Lima Korban Kecelakaan Beruntun di Tol Merak Masih Dirawat
Senin, 18 Oktober 2021 - 21:13 WIB
loading...
A
A
A
Shinto menyampaikan, truk kimia yang mengalami kecelakaan bermuatan h2so4 atau asam sulfat, zat kimia tersebut bisa melukai dan membuat iritasi bagian tubuh manusia jika terkena.
"Kimia ini jika terhirup, bisa membuat sesak saluran pernapasan manusia. Sehingga saat melakukan penyemprotan, evakuasi korban dan kendaraan, personel Brimob Polda Banten harus mengenakan pakaian khusus," ujarnya.
Baca juga: Tabrakan Beruntun di Makassar, Satu Perempuan Tewas Dilindas Truk
Shinto mengatakan, saat evakuasi Unit KBR (Kimia, Bilogi dan Radiasi) Brimob Polda Banten, langsung turun menggunakan peralatan khusus anti radiasi dan anti kimia. Sehingga dapat melakukan evakuasi terhadap kendaraan dan korban kecelakaan tersebut.
Hingga sore tadi, Senin, (18/10/2021), Polda Banten belum menerima keluhan masyarakat atas bocornya zat kimia yang menimbulkan kepulan asap berwarna putih, di KM 74.900.
"Kimia ini jika terhirup, bisa membuat sesak saluran pernapasan manusia. Sehingga saat melakukan penyemprotan, evakuasi korban dan kendaraan, personel Brimob Polda Banten harus mengenakan pakaian khusus," ujarnya.
Baca juga: Tabrakan Beruntun di Makassar, Satu Perempuan Tewas Dilindas Truk
Shinto mengatakan, saat evakuasi Unit KBR (Kimia, Bilogi dan Radiasi) Brimob Polda Banten, langsung turun menggunakan peralatan khusus anti radiasi dan anti kimia. Sehingga dapat melakukan evakuasi terhadap kendaraan dan korban kecelakaan tersebut.
Hingga sore tadi, Senin, (18/10/2021), Polda Banten belum menerima keluhan masyarakat atas bocornya zat kimia yang menimbulkan kepulan asap berwarna putih, di KM 74.900.
Lihat Juga :