Dukung PTM, Kwarnas Pramuka Dorong Perluasan Vaksinasi

Sabtu, 16 Oktober 2021 - 19:54 WIB
loading...
Dukung PTM, Kwarnas...
Dukungan penuh seluruh lapisan masyarakat agar aktif mendorong perluasan vaksinasi demi mensukseskan proses Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di sekolah tetap aman terus digalakan. Foto: Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Dukungan penuh seluruh lapisan masyarakat agar aktif mendorong perluasan vaksinasi demi mensukseskan proses Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di sekolah tetap aman terus digalakan. Proses PTM terbatas yang didukung oleh berbagai pihak, termasuk Gerakan Pramuka nasional hingga ke tingkat gugus depan yang langsung terlibat di lapangan sebagai bagian dari gugus tugas penanganan COVID-19.

Demikian disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kwartir Nasional (Kwarnas) Pramuka Mayjen TNI (Purn) Bachtiar Utomo dalam Pelatihan Penguatan Gerakan Pramuka, Sabtu (16/10/2021). Baca juga: PTM di Jakarta, Kadisdik Jakarta Izin Melanggar Rekomendasi KPAI

“Gerakan Pramuka mempunyai Satya dan Dharma yang menjadi pegangan dan panduan pramuka, di dalamnya disebutkan bahwa semua anggota pramuka harus siap membantu orang lain sekaligus mampu pula menjadi teladan bagi masyarakat. Di lingkungan Gerakan Pramuka segera dibentuk satuan tugas penanggulangan COVID-19,” tuturnya.

Satgas yang telah dibentuk di Kwartir Nasional Pramuka diikuti oleh pembentukan satuan serupa di tingkat daerah, cabang, sampai ranting. Ada dua gerakan penting atas arahan Presiden selaku Ketua Majelis Nasional Pembimbing Gerakan Pramuka.

“Gerakan kedisiplinan nasional, yaitu agar pramuka disiplin dan patuh pada protokol kesehatan sekaligus mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tetap patuh pada protokol kesehatan. Kedua, gerakan kepedulian nasional yaitu agar gerakan pramuka peduli dan menaruh simpat dan empati kepada sesama, terutama mereka yang terdampak pandemi COVID-19,” terang Bachtiar.

Kepala Pusat Pendidikan dan Latihan Nasional Gerakan Pramuka Joko Mursitho mengatakan, sudah ada contoh kegiatan tatap muka yang aman di Gerakan Pramuka. Protokol kesehatan diterapkan secara ketat sejak awal sampai akhir.

Pramuka punya modal untuk ikut terlibat dalam penanggulangan pandemi. Salah satu kunci penanggulangan adalah disiplin. Di pramuka, disiplin adalah salah satu pendidikan pokok. "Gerakan Pramuka harus mampu menanggulangi COVID-19," katanya.

Dukungan Gerakan Pramuka untuk kegiatan PTM Terbatas di sekolah juga mendapat kepercayaan penuh dari Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Kemkominfo.

“Saya percaya kegiatan yang selama ini dilaksanakan pramuka untuk mendukung kegiatan PTM terbatas akan semakin kuat dilengkapi dengan informasi terkini tentang program vaksinasi yang bisa membuat semua aman, tentu dilengkapi pula dengan berbagai hal teknis yang bisa menjaga dan melindungi semua yang terlibat dalam proses pembelajaran di sekolah,” katanya.

Juru Bicara Vaksinasi Kemenkes, dr. Siti Nadia Tarmizi menyatakan, vaksinasi adalah cara untuk membentuk kekebalan kelompok di masyarakat. Vaksinasi memungkinkan tubuh membangun imun sehingga tubuh lebih siap jika terinfeksi virus.

"Karena itu, perlu perluasan vaksinasi agar kegiatan PTM terbatas bisa aman. Vaksinasi menjadi salah satu upaya pokok untuk menanggulangi pandemi yang sudah berlangsung hampir dua tahun ini.” pesannya.

Selain itu, Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Prof. Dr. dr. Soedjatmiko menekankan, pemakaian masker dan menjaga jarak harus terus dilakukan. Virus hanya butuh beberapa detik untuk masuk ke tubuh.

"Kalau harus beraktivitas di luar ruang dan berbicara, pakai masker ganda," ujarnya. Baca juga: Pembelajaran Tatap Muka, Lurah Pademangan Timur: Semua Berjalan Baik dengan Prokes Ketat

Ia juga menambahkan, vaksinasi aman untuk semua orang berusia di atas 12 tahun. Untuk anak-anak, vaksin yang dapat dipakai adalah Sinovac dan Pfizer. Sebab, sudah ada hasil uji klinisnya. Sementara bagi orang berusia di atas 18 tahun, dapat menggunakan vaksin apa pun yang tersedia.

"Jangan tunda vaksinasi. Banyak yang membahas soal vaksin ternyata belum divaksin. Karena dia takut. Padahal, vaksin aman," ujarnya.

Vaksinasi, disiplin memakai masker, menjaga jarak, dan menjaga kebersihan harus senantiasa diterapkan. Semua itu adalah ikhtiar yang perlu dilakukan di samping tetap beribadah dan berdoa.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jalur Mandiri Unesa...
Jalur Mandiri Unesa untuk Anggota OSIS dan Pramuka 2026 Masih Dibuka, Simak Syaratnya
Cerita Riko, Driver...
Cerita Riko, Driver Ojol yang Berhasil Menembus IPB University Lewat Jalur Prestasi
Perkemahan Satya Dharma...
Perkemahan Satya Dharma Bhakti Pemasyarakatan, Momentum Tingkatkan Kualitas Warga Binaan
Rekomendasi
Tata Diam-diam Gunakan...
Tata Diam-diam Gunakan Platform Freelander dan Teknologi Chery untuk Mobil Premium
Paula Verhoeven Dicecar...
Paula Verhoeven Dicecar 30 Pertanyaan soal Kasus Hanania Group, Ini Pengakuannya!
Kemenag Gandeng Mitra...
Kemenag Gandeng Mitra Strategis untuk Tingkatkan Kesiapan Kerja Mahasiswa PTKI
Berita Terkini
Kejar Target Jadi Ibu...
Kejar Target Jadi Ibu Kota Negara pada 2028, Otorita IKN Usul Tambahan Rp15,5 Triliun
Perbaikan Aceh Alami...
Perbaikan Aceh Alami Kemajuan Signifikan, Satgas PRR: Warga Mulai Tatap Masa Depan
Fundamental Solid, Perbanas...
Fundamental Solid, Perbanas Tegaskan Kesiapan Perbankan Dukung Ekonomi RI
Kapolda Riau Namai Anak...
Kapolda Riau Namai Anak Gajah Tesso Nilo Nona Seroja, Simbol Harapan Baru Konservasi
Pramono Buka Peluang...
Pramono Buka Peluang Tambah Golongan Penerima Tarif Gratis Transportasi Umum
Polres Jakpus Ungkap...
Polres Jakpus Ungkap Kasus Dugaan Pemerasan Pengusaha Muda
Infografis
128.000 Warga Israel...
128.000 Warga Israel Dukung Penghentian Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved