Tragedi Susur Sungai, Permintaan Terakhir Dea Rizki Berfoto Bareng Kedua Orang Tuanya

Sabtu, 16 Oktober 2021 - 12:39 WIB
loading...
Tragedi Susur Sungai,...
Saidin Alju menunjukan poto terakhir bersama istri dan anaknya, almarhumah Dea Rizki, salah satu korban tenggelam susur sungai di Ciamis. Foto/MPI/Inin Nastain
A A A
MAJALENGKA - Tangis keluarga pecah. Suasana duka menyelimuti rumah duka almarhumah Dea Rizki di Desa Sukasari, Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Dea Rizki, salah satu korban meninggal tragedi susur sungai di Ciamis.

Ayah almarhumah, Saidin Alju tidak mengira hari Minggu pekan lalu menjadi pertemuan terakhirnya bersama sang anak yang sedang mesantren di Pondok Pesantren Alquran Cijantung, Ciamis.

Saidin mengatakan, pekan lalu, tepatnya hari Minggu dirinya bersama sang istri sempat menjenguk sang anak di pesantren. Aktivitas tersebut, sudah sering dilakukan sejak anaknya menjadi santri di pesantren itu.

Baca juga: Kronologi Susur Sungai Cileueur di Ciamis Berujung Maut, 11 Siswa Tewas

“Terakhir ketemu itu hari Minggu, saya ke sana menjenguk. Ya biasa, selain ingin tahu kondisi kesehatan anak, saya bawa bekal, makanan dan biaya sehari-hari di pondok,” kata Saidin, Sabtu (16/10/2021).

Dalam pertemuan terakhir itu, Dea sempat minta foto bareng dengan orang kedua orang tuanya. “Setelah itu, saya sempat foto-foto dengan anak saya. Nah anak saya itu minta foto bareng. Kami bertiga, saya sama istri foto dengan Dea,” jelas dia.

Kabar meninggalnya Dea sendiri didapat dari kakak almarhum yang sama-sama jadi santri di pesantren yang sama. Mendapat kabar itu, Saidin berinisiatif langsung berangkat ke pesantren anaknya itu.

“Saya tahu dari kakaknya yang mondok juga di situ, bahwa Dea meninggal. Kondisi seperti itu, membuat saya langsung nyusul ke Ciamis. Dea Kelas 1,” ujarnya.

Baca juga: Jumat Kelabu! 2 Tragedi Susur Sungai Telan Banyak Korban Jiwa

Saidin sendiri sebelumnya mengira hanya Dea yang meninggal dalam peristiwa itu. Namun, setelah sampai di pesantren, banyak juga keluarga santri yang datang, dengan nasib sama seperti dirinya.

“Di sana sudah banyak orang, macet, mungkin orang tua dari para korban juga. Saya awalnya mengira anak saya saja yang meninggal, tapi setelah dijelaskan oleh pihak pondok, bahwa ada beberapa korban lainnya,” papar dia.

Tak Tahu Ada Kegiatan Pramuka

Kabar meninggalnya Dea saat kegiatan pramuka, cukup memukul perasaan Saidin dan keluarga. Apalagi, dia mengaku tidak mengetahui kalau anaknya itu ada kegiatan Pramuka susur sungai maut itu.

“Tidak ada izin dari pondok ke orang tua siswa. Saya saja sebagai orang tuanya tidak tahu kalau mau ada kegiatan Pramuka itu,” ujarnya menyesalkan.

Dia mengaku baru mengetahui kegiatan tersebut setelah mendapat keterangan dari pihak pondok, saat datang memastikan kabar meninggalnya Dea. Dari keterangan pihak pondok, lanjut dia, Dea sedang mengikuti program sekolah.

“Katanya lagi kegiatan Pramuka pengenalan alam. Menurut informasi, para korban terpeleset di pinggir sungai lalu tenggelam,” ungkap dia.

“Ya jelas terpukul. Orang tua manapun mengalami anaknya menjadi korban lalu meninggal pasti kaget. Nggak nyangka,” paparnya lirih.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bidik Basis Santri Jawa...
Bidik Basis Santri Jawa Timur, Partai Perindo Resmi Lantik Cak Jaz sebagai Ketua DPW
Gus Miftah Soroti Bullying...
Gus Miftah Soroti Bullying hingga Judi Online, Pesantren Diminta Jadi Ruang Aman Santri
LPSK Telusuri Jumlah...
LPSK Telusuri Jumlah Pasti Santriwati Korban Kekerasan Seksual di Ponpes Pati
Kasus Pencabulan Puluhan...
Kasus Pencabulan Puluhan Santriwati, Izin Ponpes Ndolo Kusumo Pati Dicabut dan Ditutup Permanen
Temui Hotman Paris,...
Temui Hotman Paris, Korban Pencabulan di Ponpes Ndolo Kusumo Pati Ungkap Intimidasi dari Keluarga Pelaku
Korban Pencabulan Pendiri...
Korban Pencabulan Pendiri Ponpes Ndolo Kusumo Pati Sudah Lapor Polisi sejak 2024, tapi Malah Dapat Intimidasi
Sari Yuliati Minta Kasus...
Sari Yuliati Minta Kasus Pembakaran Santri di Lombok Diusut Tuntas
PBNU: Segelintir Kasus...
PBNU: Segelintir Kasus Kekerasan Seksual Tak Mewakili Wajah Pesantren
Kemenag Cabut Izin Ponpes...
Kemenag Cabut Izin Ponpes Ndolo Kusumo Pati Buntut Kasus Pencabulan Santriwati
Rekomendasi
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Mesir vs Iran: Misi...
Mesir vs Iran: Misi Bersejarah Tim Melli Berlanjut atau Berakhir?
Berita Terkini
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved