Kesehatan Mahasiswa Dibanting Polisi Sempat Memburuk, Dokter Tirta: Harus MRI Lengkap

Jum'at, 15 Oktober 2021 - 23:31 WIB
loading...
Kesehatan Mahasiswa...
Dokter sekaligus influencer, Tirta Mandira Hudhi alias dr Tirta, melalui akun Twitter pribadinya @tirta_cipeng, menyesalkan tindakan medis yang tidak melakukan MRI lengkap terhadap MFA. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kondisi kesehatan MFA (21), mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Serang, Banten, yang dibanting dan diinjak aparat kepolisian, menjadi perhatian banyak masyarakat. Apalagi MFA kondisinya sempat memburuk dan menjalani perawatan di rumah sakit.

Dokter sekaligus influencer, Tirta Mandira Hudhi alias dr Tirta, melalui akun Twitter pribadinya @tirta_cipeng, menyesalkan tindakan medis yang tidak melakukan MRI lengkap terhadap MFA. "Saya dah bilang dari kemarin, follow up 24 jam. Bahaya. Harus MRI lengkap," katanya, Jumat (15/10/2021).

Hal ini, harus menjadi pelajaran agar jangan main banting-bantingan, karena dapat berakibat fatal. Apalagi, yang berhubungan dengan tulang belakang yang merupakan sistem saraf pusat. (Baca juga; Bripka NP Oknum Polisi Pembanting Mahasiswa saat Demo Ditahan Polda Banten )

"Pelajaran buat teman-teman, jangan main smackdown-smackdown-an begini. Cedera tulang belakang, kalau sampai ada yang retak, atau menekan sistem saraf pusat, bisa berujung fatal," sambung Tirta lagi. (Baca juga; Di Hadapan Mahasiswa, Kapolres Tangerang Siap Dicopot Terkait Kasus Smackdown Anak Buahnya )

Dia pun mendesak aparat yang melakukan kekerasan dengan membanting korban dapat diberikan sanksi berat. Tidak hanya itu, pihak yang bersangkutan juga harus menanggung biaya pengobatan selama di rumah sakit.

Sebelumnya diberitakan, mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Serang, MFA (21) dilarikan ke RS Ciputra. Informasi yang beredar, korban kekerasan aparat saat demo HUT ke-389 Kabupaten Tangerang, ini kondisinya memburuk.

"Pundak, leher kayak nggak bisa digerakin. Sama kepala agak kliyengan (pusing). Sama tadi pagi tuh, sedikit muntah-muntah sama engap (sulit napas)," pungkas MFA.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cegah Kekerasan, Kurniasih...
Cegah Kekerasan, Kurniasih Dorong Aktivasi Satgas PPKS di Kampus
Viral Video Demo 27...
Viral Video Demo 27 Februari 2026, UI Pastikan Pelaku Bukan Mahasiswanya
Rampai Nusantara: Gerakan...
Rampai Nusantara: Gerakan Mahasiswa Jangan Sampai Ditunggangi Kepentingan Politik
Rekomendasi
Justin Hubner Bisa Absen...
Justin Hubner Bisa Absen Perkuat Timnas Indonesia Lawan Mozambik
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Tegaskan Buruh Tetap Bisa Demo Sesuai Aturan
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
Berita Terkini
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
Infografis
6 Kendaraan Polisi yang...
6 Kendaraan Polisi yang Biasa Diterjunkan dalam Aksi Demo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved