Kabupaten Wajo Dapat Penghargaan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat
Jum'at, 15 Oktober 2021 - 22:47 WIB
loading...
Bupati Wajo, Amran Mahmud (dua dari kanan) usai mengikuti penyerahan penghargaan STBM dari Kemenkes RI secara virtual, Jumat (15/10). Foto: Istimewa
A
A
A
WAJO - Kabupaten Wajo mendapat penghargaan sanitasi total berbasis masyarakat (STBM) berkelanjutan terbaik kategori Enabling Environment. Penghargaan ini diberikan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia (RI).
Bupati Wajo, Amran Mahmud mengikuti prosesi penyerahan penghargaan secara virtual, sekaligus dirangkaikan peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun (HCTPS) Sedunia. Untuk di Wajo berlangsung di ruang kerja Bupati Wajo, Jumat (15/10/2021).
Baca juga:Pemkab Wajo Raih Opini WTP Enam Kali Berturut-turut
Dari 38 kabupaten/kota yang masuk nominasi STBM berkelanjutan kategori Enabling Environment, terpilih 5 terbaik, salah satunya Wajo. Empat daerah lainnya yaitu Sleman, Kota Mojoketo dan Kota Madiun, serta Kabupaten Pinrang.
Pada kesempatan tersebut, Amran menyampaikan terima kasih kepada pemangku kebijakan atau stakeholders terkait, khususnya Dinas Kesehatan (Dinkes) atas capaian ini.
"Tentu ini adalah buah dari kerja keras dan upaya maksimal dari semua pihak. Ini juga merupakan wujud kebersamaan dan komitmen kita untuk mengawal dan terus memaksimalkan sosialisasi lima pilar sanitasi total berbasis masyarakat di Kabupaten Wajo," katanya.
Baca juga:Buka Pelatihan Kewirausahaan, Bupati Wajo Harap Motivasi Peserta Meningkat
Menurut Amran, penghargaan ini bukanlah tujuan akhir. Diharapkan dengan adanya penghargaan ini bisa menjadi motivasi dan spirit keberlanjutan dalam pelaksanaan STBM di Bumi Lamaddukelleng.
"Sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada semua stakeholders terkait atas pencapaian ini, tetap semangat. Semoga segala apa yang kita lakukan bisa membantu mewujudkan Wajo yang maju dan sejahtera," ucapnya.
Baca juga:Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Wajo Mulai Melandai
Sementara itu, Kepala Dinkes Wajo, Armin, yang ikut mendampingi Bupati saat penyerahan penghargaan menyampaikan, ada lima pilar STBM di Wajo yang sudah dilaksanakan, yaitu sosialisasi tidak buang air besar sembarangan, cuci tangan pakai sabun, mengelola air minum rumah tangga, mengelola sampah rumah tangga, dan mengolah limbah cair rumah tangga.
"Beberapa inovasi dari pelaksanaan STBM di Wajo juga sudah dilaksanakan, yaitu Gerakan Wajo Mapaccing (Wajo Bersih), Lipa Sabbe ri Wajo (Limbah dan Sampat Saatnya Bersih dan Terbebas di Wajo), serta Bosara (Bola/Rumah Sampah Sejahtera)," pungkasnya.
Bupati Wajo, Amran Mahmud mengikuti prosesi penyerahan penghargaan secara virtual, sekaligus dirangkaikan peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun (HCTPS) Sedunia. Untuk di Wajo berlangsung di ruang kerja Bupati Wajo, Jumat (15/10/2021).
Baca juga:Pemkab Wajo Raih Opini WTP Enam Kali Berturut-turut
Dari 38 kabupaten/kota yang masuk nominasi STBM berkelanjutan kategori Enabling Environment, terpilih 5 terbaik, salah satunya Wajo. Empat daerah lainnya yaitu Sleman, Kota Mojoketo dan Kota Madiun, serta Kabupaten Pinrang.
Pada kesempatan tersebut, Amran menyampaikan terima kasih kepada pemangku kebijakan atau stakeholders terkait, khususnya Dinas Kesehatan (Dinkes) atas capaian ini.
"Tentu ini adalah buah dari kerja keras dan upaya maksimal dari semua pihak. Ini juga merupakan wujud kebersamaan dan komitmen kita untuk mengawal dan terus memaksimalkan sosialisasi lima pilar sanitasi total berbasis masyarakat di Kabupaten Wajo," katanya.
Baca juga:Buka Pelatihan Kewirausahaan, Bupati Wajo Harap Motivasi Peserta Meningkat
Menurut Amran, penghargaan ini bukanlah tujuan akhir. Diharapkan dengan adanya penghargaan ini bisa menjadi motivasi dan spirit keberlanjutan dalam pelaksanaan STBM di Bumi Lamaddukelleng.
"Sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada semua stakeholders terkait atas pencapaian ini, tetap semangat. Semoga segala apa yang kita lakukan bisa membantu mewujudkan Wajo yang maju dan sejahtera," ucapnya.
Baca juga:Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Wajo Mulai Melandai
Sementara itu, Kepala Dinkes Wajo, Armin, yang ikut mendampingi Bupati saat penyerahan penghargaan menyampaikan, ada lima pilar STBM di Wajo yang sudah dilaksanakan, yaitu sosialisasi tidak buang air besar sembarangan, cuci tangan pakai sabun, mengelola air minum rumah tangga, mengelola sampah rumah tangga, dan mengolah limbah cair rumah tangga.
"Beberapa inovasi dari pelaksanaan STBM di Wajo juga sudah dilaksanakan, yaitu Gerakan Wajo Mapaccing (Wajo Bersih), Lipa Sabbe ri Wajo (Limbah dan Sampat Saatnya Bersih dan Terbebas di Wajo), serta Bosara (Bola/Rumah Sampah Sejahtera)," pungkasnya.
(luq)
Lihat Juga :