Marah-marah ke Aktivis dan Mahasiswa, Risma: Kamu Jangan Fitnah Aku Ya!
Rabu, 13 Oktober 2021 - 19:46 WIB
loading...
A
A
A
Sekan tak puas dengan jawaban Risma, kedua aktivis itu terus meminta Risma untuk mendengarkan aspirasi mereka dan meminta Risma menerima bahwa kepala desa dan TKSK menjadi suplier bansos. Namun, Risma tetap menuntut data yang mereka perjuangkan itu.
"Sebentar, sebentar, kamu jangan fitnah aku ya! Kamu berhak ngomong, saya juga berhak ngomong," tegas Risma lagi.
Risma menekankan bahwa dirinya tidak tahu menahu terkait tudingan kedua aktivis tersebut. Oleh karenanya, dia meminta data yang lengkap, agar tudingan tersebut dapat dibuktikan.
"Kalau gak ada niat baik ngapain saya ke sini, itu yang pertama. Yang kedua, saya tidak tahu apakah ini supplier atau tidak. Saya menteri tidak ngurus. Yang ketiga, kalau anda mau memperjuangkan silakan, data tak terima sekarang, saya tunggu," tandas Risma sambil meninggalkan kedua aktivis itu.
Usai meladeni kedua aktivis itu, suasana pun mulai kondusif. Risma pun langsung mengecek proses penyaluran bansos tunai dan program Keluarga Harapan dari Kementerian Sosial (Kemensos).
"Sebentar, sebentar, kamu jangan fitnah aku ya! Kamu berhak ngomong, saya juga berhak ngomong," tegas Risma lagi.
Risma menekankan bahwa dirinya tidak tahu menahu terkait tudingan kedua aktivis tersebut. Oleh karenanya, dia meminta data yang lengkap, agar tudingan tersebut dapat dibuktikan.
"Kalau gak ada niat baik ngapain saya ke sini, itu yang pertama. Yang kedua, saya tidak tahu apakah ini supplier atau tidak. Saya menteri tidak ngurus. Yang ketiga, kalau anda mau memperjuangkan silakan, data tak terima sekarang, saya tunggu," tandas Risma sambil meninggalkan kedua aktivis itu.
Usai meladeni kedua aktivis itu, suasana pun mulai kondusif. Risma pun langsung mengecek proses penyaluran bansos tunai dan program Keluarga Harapan dari Kementerian Sosial (Kemensos).
(shf)
Lihat Juga :