Antisipasi Relokasi Industri, Apindo Dukung SE Ridwan Kamil Soal Pengembangan Ekonomi

Rabu, 13 Oktober 2021 - 03:24 WIB
loading...
Antisipasi Relokasi...
Apindo dukung SE Ridwan Kamil soal pengembangan ekonomi. Foto dok SINDOnews
A A A
BANDUNG - Asosiasi Pengusaha Indonesia ( Apindo ) Jawa Barat (Jabar) mendukung sepenuhnya Surat Edaran (SE) Gubernur Jawa Barat tentang Peningkatan Peran Sektor Industri terhadap Pengembangan Ekonomi di Jabar. Apindo menilai, SE itu merupakan kebijakan untuk mendorong pemulihan ekonomi.

Ketua DPP ApindoJawa Barat Ning Wahyu Astutik menjelaskan, SE tersebut didasari oleh keprihatinan karena begitu banyaknya perusahaan–perusahaan yang relokasi ke luar dari Jawa Barat. Mereka pindah ke Jawa Tengah atau daerah lain. Sementara kepindahan mereka tidak terdeteksi atau tercatat dengan baik. Begitupun perusahaan yang tutup tidak tercatat.

"Kami berpikir, kalau datanya baik, maka ada beberapa hal yang bisa kami deteksi lebih awal, kami pelajari, petakan dan dicarikan langkah-langkah solutif terbaik. Sehingga bisa kita cegah adanya relokasi maupun penutupan perusahaan-perusahaan," jelas Ning. Baca juga: Percepat Pemulihan Ekonomi, Erick Thohir Minta Apindo Jabar Bangun Roadmap Bersama

Menurutnya, relokasi dan tutupnya perusahaan ini berdampak sangat besar terutama dengan naiknya jumlah pengangguran secara signifikan. Apalagi banyak sekali perusahaan-perusahaan yang relokasi dan tutup ini adalah perusahaan padat karya dengan jumlah perusahaan berkisar 150 perusahaan sampai saat ini. "Jumlah pengangguran terbuka kita (Jawa Barat) di tahun 2021 sekitar 2,1 juta atau 24,9 persen dari total pengangguran nasional," ujarnya

Pihaknya berharap, perusahaan yang memiliki jumlah karyawan lebih dari 200 orang agar dapat bergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo). Ini untuk memudahkan koordinasi dan kerjasama berkaitan dengan ketenagakerjaan dan hubungan industrial. "Kami berpikir dari sisi dampaknya aja sih," katanya

Dia menilai semakin banyak jumlah karyawan dari perusahaan yang tutup atau melakukan relokasi, maka semakin besar juga dampak yang ditimbulkan secara ekonomi di Jawa Barat ini. Sebab, bukan hanya karyawan perusahaan yang kehilangan pekerjaan, tetapi efek domino dari hal tersebut sangat luar biasa. Misalnya, akan berdampak langsung kepada masyarakat yang biasa hidup dari gaji karyawan, penjual makanan di sekitar perusahaan.

Menurut Ning, SE tersebut meminta Apindo membantu Pemerintah Propinsi Jawa Barat dalam beberapa hal. Diantaranya tentang perusahaan yang memiliki kegiatan usaha di wilayah Jabar, agar dapat memiliki cabang/kantor administratif yang berada diwilayah Jawa Barat. Baca juga: Elektabilitas Moncer di Bursa Pilpres 2024, Ridwan Kamil: Saya Masih Istikharah

"Jadi, pengusaha tidak hanya berproduksi di Jabar dan mendapatkan income dari Jabar tetapi kemudian menyetorkan pajak melalui kantor pusat di daerah lain, namun sebaliknya, sudah seharusnya bersedia membayar pajak di Jabar untuk pembangunan Jabar juga, melalui kantor-kantor perwakilan mereka," jelasnya.

Ning menyebutkan di saat situasi yang sedang penuh perjuangan untuk pengusaha ini, dibutuhkan kolaborasi serta suasana yang teduh untuk berusaha. Apindo Jabar membantu pengusaha mempersiapkan diri bangkit dari suasana pandemi.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KPK Belum Panggil Ridwan...
KPK Belum Panggil Ridwan Kamil di Kasus BJB, Setyo Budiyanto: Sedang Dikaji
Kemendagri Bakal Batalkan...
Kemendagri Bakal Batalkan Surat Edaran Soal Larangan Truk Sumbu 3 Jika Tak Sesuai Hukum
Kisah Cinta Atalia Praratya...
Kisah Cinta Atalia Praratya - Ridwan Kamil selama 29 Tahun Bakal Berakhir di Januari 2026?
Isu Perempuan Lain Jadi...
Isu Perempuan Lain Jadi Pemicu Gugatan Cerai ke Ridwan Kamil, Ini Respons Atalia
Atalia Praratya Datang...
Atalia Praratya Datang saat Sidang Cerai dengan Ridwan Kamil: Doain Saja Ya!
Masyarakat Desak Gubernur...
Masyarakat Desak Gubernur Jabar Atasi Macet Horor di Cileungsi
Ayu Aulia Minta Maaf...
Ayu Aulia Minta Maaf ke Ridwan Kamil dan Roby Kurniawan, Akui Unggahan soal Kehamilan Hanya Halusinasi
Rupiah Berantakan Sentuh...
Rupiah Berantakan Sentuh Rp17.500, Pengusaha Cemaskan Kelangsungan Bisnis
Pengusaha Diminta Tak...
Pengusaha Diminta Tak Usah Was-was Soal Pemeriksaan WP Tax Amnesty Jilid II
Rekomendasi
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
3 Tim Pertama Tersingkir...
3 Tim Pertama Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Dua Jadi Korban Aturan Baru FIFA
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Berita Terkini
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Kasus Pemuda Tewas di...
Kasus Pemuda Tewas di Selokan Mustikajaya: 4 Orang Ditangkap, Motif Digali Polisi
Dukung Rumah Pastori...
Dukung Rumah Pastori GPdI Eklesia Amban, Kemenag Komitmen Pembangunan Sarana Keagamaan
Aktivitas Gunung Anak...
Aktivitas Gunung Anak Krakatau Meningkat, Masyarakat Diimbau Waspada
Pemerintah Paksa Daerah...
Pemerintah Paksa Daerah Hentikan Open Dumping Sampah dengan Skema Stick and Carrot
Infografis
Kaleidoskop 2025: 7...
Kaleidoskop 2025: 7 Peristiwa Ekonomi Paling Heboh di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved