Lima Tahun, 4.508 Anak di Kota Makassar Putus Sekolah

Senin, 11 Oktober 2021 - 14:02 WIB
loading...
Lima Tahun, 4.508 Anak...
Sejumlah anak tampak mengikuti pembelajaran jarak jauh alias secara online. Foto: SINDOnews/Istimewa
A A A
MAKASSAR - Angka anak putus sekolah di Kota Makassar masih cukup tinggi. Sejak 2016 hingga 2020, tercatat ada 4.508 anak yang tidak bersekolah lagi.

Hal tersebut terungkap pada sosialisasi strategi penanganan anak tidak sekolah dan anak berisiko putus sekolah akibat dampak Covid-19 di Kota Makassar. Kegiatan itu berlangsung di Swissbell Hotel, Senin (11/10/2021).

Baca juga: DPRD Makassar Minta Disdik Data Siswa Putus Sekolah Imbas PJJ

Data anak putus sekolah itu terhimpun dari murid sekolah dasar (SD) alias usia 7-12 tahun dan siswa sekolah menengah pertama (SMP) usia 13-15 tahun. Rinciannya, 1.784 untuk SD dan 2.724 untuk tingkat SMP.

Angka ini pun terbilang cukup tinggi. Khususnya dalam dua tahun terakhir sejak 2019 hingga 2020. Angkanya melonjak drastis dibandingkan tiga tahun sebelumnya, yaitu sejak 2016 hingga 2018.

Pada 2019 misalnya, 906 anak putus sekolah untuk tingkat SD. Sementara di tahun sebelumnya, angkanya berada di 153 anak. Kemudian untuk SMP menjadi 1.362 pada 2019, dari sebelumnya 417 anak.

Memasuki tahun 2020, angkanya masih tetap tinggi, meski cenderung turun. Untuk tingkat SD ada 639 anak putus sekolah. Sementara untuk tingkat SMP tercatat ada 895 anak yang statusnya tidak bersekolah lagi.

Baca juga: Absen Belajar Daring, Jumlah Siswa Tinggal Kelas Diprediksi Meningkat

Bunda PAUD Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail pun menyayangkan kondisi pendidikan yang ada saat ini. Angka putus sekolah yang masih terbilang tinggi, disebutnya menjadi cerminan kualitas pendidikan di Kota Makassar.

Menurutnya, salah satu yang menyebabkan angka anak putus sekolah tinggi adalah fasilitas atau sarana dan prasarana pendidikan. Sebab, kata dia, sejauh ini fasilitas pendidikan di sekolah-sekolah negeri masih sangat jauh dari sekolah swasta.

“Saya turun melihat fasilitas yang ada tidak memadai menurut saya. Beda dengan swasta. Ini mestinya kita lebih baik, dan harapan saya berharap sekolah itu bisa gratis,” kata dia.

Program sekolah terintegrasi yang dicanangkan Pemkot Makassar disebutnya bakal menjadi solusi. Keberadaan sekolah terintegrasi akan membantu anak-anak untuk terus melanjutkan pendidikan.

Baca juga: Kualitas Pendidikan Selama Pandemi Dievaluasi, Siswa Ikuti Asesmen Kompetensi

“Sampai saat ini pemkot melalui Bappeda (Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah) sudah merancang untuk lima sekolah. Jadi nanti mulai TK sampai SMA di situ terintegrasi,” paparnya.

Ke depan, lanjutnya, pemkot berencana membangun sekolah berfasilitas sangat bagus minimal satu di setiap kecamatan. “Kita akan menghadapi tantangan. Jadi kita harus terus berbenah terutama dari sisi fasilitas,” bebernya.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasbata Bantu Ahmad...
Pasbata Bantu Ahmad Tri Efendi, Bocah yang Putus Sekolah demi Rawat Orang Tuanya yang Sakit
Angka Anak Putus Sekolah...
Angka Anak Putus Sekolah Tinggi, Bonnie Triyana Ingatkan Orang Tua untuk Peduli Pendidikan
Workshop Kemendikdasmen,...
Workshop Kemendikdasmen, Dorong Wajib Belajar 13 Tahun di Sigi dan Donggala
Pelindo Dirikan Rumah...
Pelindo Dirikan Rumah Belajar untuk Anak Rentan Putus Sekolah di Jakarta Utara
22.563 Anak di Lebak...
22.563 Anak di Lebak Putus Sekolah, Pemerintah Diminta Bertindak Cepat
Miris! 11.340 Anak di...
Miris! 11.340 Anak di Pandeglang Terpaksa Putus Sekolah karena Kendala Ekonomi dan Perceraian
Perpres ATS 2026 Diresmikan,...
Perpres ATS 2026 Diresmikan, Pemerintah dan Daerah Bersinergi Cegah Anak Putus Sekolah
Prabowo Minta Isu 700.000...
Prabowo Minta Isu 700.000 Anak Papua Tak Sekolah Segera Ditangani
Program Sekolah Rakyat...
Program Sekolah Rakyat Dinilai Efektif Atasi Kemiskinan Ekstrem di Indonesia
Rekomendasi
Nobu Bank Hadirkan Soundbox...
Nobu Bank Hadirkan Soundbox QRIS Gratis dan MDR 0% bagi Pedagang Pasar Sukawati
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
RSM Indonesia Umumkan...
RSM Indonesia Umumkan Bergabungnya Mahendra Siregar sebagai Senior Advisor
Berita Terkini
Polda Metro Jaya: Korban...
Polda Metro Jaya: Korban Penipuan Hanania Travel Capai 1.430 Orang
PN Jaktim Tutup Area...
PN Jaktim Tutup Area Parkir Jelang Sidang Perdana Dokter Tifa Besok
TMII: Temuan Benda di...
TMII: Temuan Benda di Anjungan Sumbar Bukan Bom Tapi Mortir Peninggalan Lama
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Kapolri Bedah Rumah Guru Ngaji Tak Layak Huni di Palembang
Perkuat Kerja Sama Perbatasan...
Perkuat Kerja Sama Perbatasan RI-Malaysia, Ditjen Bina Adwil Kenalkan Bridge System
Ratusan Peserta Ramaikan...
Ratusan Peserta Ramaikan AllPack Surabaya dan East Beauty Pack Expo 2026
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved