Tak Digubris Pemkot Bandung, Pedagang Pasar Mengadu ke DPRD Jabar
Selasa, 02 Juni 2020 - 20:45 WIB
loading...
A
A
A
"Kami mendesak pemerintah membuka kembali pasar, tentunya dengan protokol kesehatan yang telah ditetapkan. Sudah tiga bulan lebih kami tidak berpendapatan dan tidak ada solusi apapun dari pemerintah, kasihan termasuk para karyawannya," paparnya.
Aliansi pedagang juga meminta Komisi II mengawal secara politis urusan pembebasan biaya pengelolaan pasar selama tiga bulan berjalan. Sebab Perusahaan Daerah (PD) Pasar Bermartabat sebagai pengelola pasar di Kota Bandung masih memungut biaya kepada para pedagang.
"Kami-kami sudah tidak berjualan, masa listrik tempat yang tidak kami pakai harus tetap kami bayar, kami minta itu semua dibebaskan," imbuhnya.
(Baca: Dua Pedagang Positif Corona, Pasar Sumber Cirebon Ditutup Dua Pekan)
Terakhir, Rahmat meminta pemerintah daerah memfasilitasi realisasi program relaksasi kredit sesuai kebijakan yang telah dikeluarkan pemerintah pusat.
”Tiga poin itu paling pokok, dan yang lebih utama pasar dibuka lagi. Apalagi, pasar-pasar ini pasar pelat merah yang dapat dijadikan percontohan terkait penerapan protokol kesehatan," tegasnya.
Aliansi pedagang juga meminta Komisi II mengawal secara politis urusan pembebasan biaya pengelolaan pasar selama tiga bulan berjalan. Sebab Perusahaan Daerah (PD) Pasar Bermartabat sebagai pengelola pasar di Kota Bandung masih memungut biaya kepada para pedagang.
"Kami-kami sudah tidak berjualan, masa listrik tempat yang tidak kami pakai harus tetap kami bayar, kami minta itu semua dibebaskan," imbuhnya.
(Baca: Dua Pedagang Positif Corona, Pasar Sumber Cirebon Ditutup Dua Pekan)
Terakhir, Rahmat meminta pemerintah daerah memfasilitasi realisasi program relaksasi kredit sesuai kebijakan yang telah dikeluarkan pemerintah pusat.
”Tiga poin itu paling pokok, dan yang lebih utama pasar dibuka lagi. Apalagi, pasar-pasar ini pasar pelat merah yang dapat dijadikan percontohan terkait penerapan protokol kesehatan," tegasnya.
Lihat Juga :