Belajar dari YouTube, Pemuda Asal Riau Nekat Edarkan Uang Palsu di Gowa
Jum'at, 08 Oktober 2021 - 18:15 WIB
loading...
A
A
A
Mangatas membenarkan pelaku belajar mencetak uang palsu dari media sosial YouTube. Setelah mengetahui cara mencetak lalu pelaku membeli printer dan kertas HVS. Selanjutnya, aksi pencetakan uang palsu dimulai.
Pelaku mulai mencetak uang palsu pada 23 September mulai pukul 19.00 Wita hingga 23.00 Wita. Total ada sebanyak 60 lembar uang palsu pecahan Rp100.000 yang dibuatnya.
Berselang dua hari, tepatnya pada akhir pekan, sang pemuda mulai mengedarkan uang palsu di berbagai warung tradisional. Modusnya dengan membeli berbagai kebutuhan dengan harapan agar uang palsu yang dikuasainya dapat bertukar menjadi uang asli.
"Jadi modus pelaku mencetak uang palsu dengan cara meng-copy uang asli menggunakan printer lalu diedarkan ke warung tradisional dengan harapan dapat berganti menjadi uang asli," kata dia.
Terkait kasus ini, pihak penyidik telah mengamankan berbagai barang bukti berupa uang palsu sebanyak 34 lembar pecahan Rp100.000, 1 unit printer, 1 unit ponsel dan 1 buah kartu ATM BCA milik pelaku.
Pelaku mulai mencetak uang palsu pada 23 September mulai pukul 19.00 Wita hingga 23.00 Wita. Total ada sebanyak 60 lembar uang palsu pecahan Rp100.000 yang dibuatnya.
Berselang dua hari, tepatnya pada akhir pekan, sang pemuda mulai mengedarkan uang palsu di berbagai warung tradisional. Modusnya dengan membeli berbagai kebutuhan dengan harapan agar uang palsu yang dikuasainya dapat bertukar menjadi uang asli.
"Jadi modus pelaku mencetak uang palsu dengan cara meng-copy uang asli menggunakan printer lalu diedarkan ke warung tradisional dengan harapan dapat berganti menjadi uang asli," kata dia.
Terkait kasus ini, pihak penyidik telah mengamankan berbagai barang bukti berupa uang palsu sebanyak 34 lembar pecahan Rp100.000, 1 unit printer, 1 unit ponsel dan 1 buah kartu ATM BCA milik pelaku.
Lihat Juga :