Stafsus Wakil Presiden Apresiasi Kinerja Krakatau Steel
Jum'at, 08 Oktober 2021 - 12:41 WIB
loading...
Staf Khusus (Stafsus) Wakil Presiden Arif Rahman menyikapi pernyataan negatif terhadap PT Krakatau Steel (Persero) Tbk di saat kondisi perusahaannya sudah membaik. (Ist)
A
A
A
CILEGON - Staf Khusus (Stafsus) Wakil Presiden Arif Rahman menyikapi pernyataan negatif terhadap PT Krakatau Steel (Persero) Tbk di saat kondisi perusahaannya sudah membaik.
Krakatau Steel sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), sangat berkaitan langsung dengan kemajuan industri baja Indonesia, oleh sebab itu Arif sangat menyayangkan kepada pihak-pihak yang justru tidak memihak kepada kemajuan bangsa sendiri. Sebagai Sekretaris Jenderal Majelis Pertimbangan Nasional Pemuda Pancasila dirinya juga mendukung penggunaan produk baja dalam negeri untuk kemandirian industri nasional.
Arief menjelaskan, di era globalisasi ini, seharusnya mendukung penggunaan karya-karya anak bangsa, mendukung kemajuan perusahaan kebanggaan negeri seperti BUMN ini, agar dapat bersaing dengan perusahaan lain di dunia. Jangan malah mencari-cari kesalahan untuk menjatuhkan bangsa sendiri.
"Krakatau Steel yang sudah bersusah payah mencetak laba setelah delapan tahun merugi harusnya kita apresiasi, bukan malah diserang dengan tanggapan-tanggapan negatif,” kata Arif Rahman mewakili dukungan Pemuda Pancasila untuk Krakatau Steel melalui siaran tertulisnya, Jumat (8/10/2021(.
Selain itu lanjut Arif, tanggapan negatif itu sangat tidak berdasar. Ada banyak kesalahan persepsi dan tidak didukung dengan data-data yang valid. Mereka hanya bermodalkan persepsi tanpa pikir panjang apa dampaknya.
Krakatau Steel sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), sangat berkaitan langsung dengan kemajuan industri baja Indonesia, oleh sebab itu Arif sangat menyayangkan kepada pihak-pihak yang justru tidak memihak kepada kemajuan bangsa sendiri. Sebagai Sekretaris Jenderal Majelis Pertimbangan Nasional Pemuda Pancasila dirinya juga mendukung penggunaan produk baja dalam negeri untuk kemandirian industri nasional.
Arief menjelaskan, di era globalisasi ini, seharusnya mendukung penggunaan karya-karya anak bangsa, mendukung kemajuan perusahaan kebanggaan negeri seperti BUMN ini, agar dapat bersaing dengan perusahaan lain di dunia. Jangan malah mencari-cari kesalahan untuk menjatuhkan bangsa sendiri.
"Krakatau Steel yang sudah bersusah payah mencetak laba setelah delapan tahun merugi harusnya kita apresiasi, bukan malah diserang dengan tanggapan-tanggapan negatif,” kata Arif Rahman mewakili dukungan Pemuda Pancasila untuk Krakatau Steel melalui siaran tertulisnya, Jumat (8/10/2021(.
Selain itu lanjut Arif, tanggapan negatif itu sangat tidak berdasar. Ada banyak kesalahan persepsi dan tidak didukung dengan data-data yang valid. Mereka hanya bermodalkan persepsi tanpa pikir panjang apa dampaknya.
Lihat Juga :