Soal Kadar Paracetamol di Teluk Jakarta, Peneliti: Perlu Penelitian Lebih Lanjut
Kamis, 07 Oktober 2021 - 12:27 WIB
loading...
Peneliti dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB University, Prof Etty Riani. Foto: Tangkapan layar
A
A
A
JAKARTA - Temuan kontaminasi paracetamol di Perairan Teluk Jakarta dianggap perlu penelitian lanjutan. Kadar paracetamol yang ditemukan di Teluk Jakarta itu juga masih terhitung kecil.
Demikian disampaikan oleh Peneliti dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB University, Prof Etty Riani saat menyampaikan paparan “Paracetamol: Penyebab Laut Terkontaminasi, Dampak, Pengelolaannya” pada Media Briefing secara virtual di Jakarta, Selasa 5 Oktober 2021.
“Kalau dilihat dari jumlah 600 ng/L, itu sifatnya non akut. Sehingga tidak akan menjadi mematikan dalam jumlah tersebut,” kata Etty. Baca juga: Dinas LH DKI: Temuan Paracetamol di Teluk Jakarta Data 2-3 Tahun Lalu
Hal yang perlu diperhatikan, kata dia, lingkungan itu merupakan sistem yang saling terkait. Oleh karena itu, dia mengingatkan perlu ada penanganan lebih lanjut agar tidak menimbulkan gangguan.
“Sosialisasi kepada masyarakat juga perlu dilakukan. Jika ingin lingkungan bersih, sehat dan nyaman, maka setiap individu harus peduli lingkungan,” katanya.
Demikian disampaikan oleh Peneliti dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB University, Prof Etty Riani saat menyampaikan paparan “Paracetamol: Penyebab Laut Terkontaminasi, Dampak, Pengelolaannya” pada Media Briefing secara virtual di Jakarta, Selasa 5 Oktober 2021.
“Kalau dilihat dari jumlah 600 ng/L, itu sifatnya non akut. Sehingga tidak akan menjadi mematikan dalam jumlah tersebut,” kata Etty. Baca juga: Dinas LH DKI: Temuan Paracetamol di Teluk Jakarta Data 2-3 Tahun Lalu
Hal yang perlu diperhatikan, kata dia, lingkungan itu merupakan sistem yang saling terkait. Oleh karena itu, dia mengingatkan perlu ada penanganan lebih lanjut agar tidak menimbulkan gangguan.
“Sosialisasi kepada masyarakat juga perlu dilakukan. Jika ingin lingkungan bersih, sehat dan nyaman, maka setiap individu harus peduli lingkungan,” katanya.
Lihat Juga :