Prodi Keperawatan Unimerz Lokakarya Kurikulum Menuju Akreditasi Unggul
Kamis, 07 Oktober 2021 - 10:54 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Syaiful, perbedaan mendasar pada kurikulum itu adalah jumlah semester untuk mencapai gelar Sarjana Keperawatan dan Ners, butuh minimal 5 tahun atau 10 semester. Kurikulum yang baru ini, bisa lebih cepat, yakni untuk program sarjana hanya 7 semester dan profesi 2 semester.
"Launchingnya kurikulum AIPNI 2021 tentu Prodi Pendidikan profesi Ners harus terus update dan berbenah. Semoga dengan Lokakarya Kurikulum ini visi misi kami bisa terwujud menjadi program studi yang unggul di bidang keperawatan komunitas (home care) berbasis teknologi," jelas Syaiful.
Dekan FKK Unimerz, Syamsuriyati, mengatakan untuk menuju akreditasi unggul, tentu Prodi harus banyak berbenah terutama dalam peningkatan kapasitas SDM, serta mendorong untuk lanjut studi pada jenjang Doktoral linear minimal 5 orang.
"Selain itu, publikasi jurnal nasional maupun internasional, pengabdian masyarakat dan mendorong dosen untuk meningkatkan level jabatan fungsionalnya," urainya.
Baca Juga: Pendaftaran Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 5 Kembali Dibuka
Rektor Unimerz, Prof Ali Aspar Mappahya menjelaskan kurikulum adalah bagian komponen vital dari sistem pendidikan, sehingga perbaikan kurikulum merupakan salah satu cara untuk menjawab tantangan di era 4.0 ini.
"Launchingnya kurikulum AIPNI 2021 tentu Prodi Pendidikan profesi Ners harus terus update dan berbenah. Semoga dengan Lokakarya Kurikulum ini visi misi kami bisa terwujud menjadi program studi yang unggul di bidang keperawatan komunitas (home care) berbasis teknologi," jelas Syaiful.
Dekan FKK Unimerz, Syamsuriyati, mengatakan untuk menuju akreditasi unggul, tentu Prodi harus banyak berbenah terutama dalam peningkatan kapasitas SDM, serta mendorong untuk lanjut studi pada jenjang Doktoral linear minimal 5 orang.
"Selain itu, publikasi jurnal nasional maupun internasional, pengabdian masyarakat dan mendorong dosen untuk meningkatkan level jabatan fungsionalnya," urainya.
Baca Juga: Pendaftaran Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 5 Kembali Dibuka
Rektor Unimerz, Prof Ali Aspar Mappahya menjelaskan kurikulum adalah bagian komponen vital dari sistem pendidikan, sehingga perbaikan kurikulum merupakan salah satu cara untuk menjawab tantangan di era 4.0 ini.
Lihat Juga :