Tekan Kasus Baru Covid-19, Pemkot Bogor Terapkan Karantina Mikro di Enam Kelurahan

Selasa, 02 Juni 2020 - 15:08 WIB
loading...
Tekan Kasus Baru Covid-19,...
Pemkot Bogor segera menerapkan karantina mikro di enam kelurahan guna menekan kasus baru Covid-19 di tingkat wilayah terkecil. Foto: Dok SINDOnews
A A A
BOGOR - Untuk menekan kasus baru Covid-19 di tingkat wilayah terkecil, Pemkot Bogor segera menerapkan karantina mikro di enam kelurahan yang ada di tiga kecamatan yakni Bogor Selatan, Bogor Barat, dan Bogor Tengah pada Sabtu (6/6/2020). Upaya tersebut menindaklanjuti surat edaran Pemprov Jawa Barat (Jabar) yang meminta Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota/Kabupaten se-Jabar agar menerapkan karantina mikro.

Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan, dalam menentukan wilayah desa/kelurahan yang layak diterapkan karantina mikro untuk suspect isolasi mandiri itu yang tingkat penyebaran masuk dalam kategori level 5 kritis. (Baca juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Bima Arya Ziarah dan Tinjau TPU Khusus Covid-19)

"Karantina mikro akan diarahkan untuk memperkuat dan mengintensifkan isolasi mandiri, khususnya pada titik penyebaran kasus positif yang tinggi (lebih dari 6 kasus di desa/kelurahan) dan memiliki laju pertumbuhan kasus baru positif signifikan pada setiap rentang 14 hari," ujar Dedie, Selasa (2/6/2020).

Dedie yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Bogor menyebutkan dari 68 kelurahan yang ada hanya 6 kelurahan yang akan diterapkan karantina mikro yakni Kelurahan Empang (Kecamatan Bogor Selatan), Bubulak, Loji, Menteng, Cilendek Barat (Bogor Barat), serta Babakan Pasar (Bogor Tengah). "Untuk Kecamatan Tanah Sareal dan Kecamatan Bogor Timur masih proses sosialisasi," ungkapnya.

Idealnya karantina mikro dilakukan di kediaman masing-masing dibantu pengawasan oleh tim surveilance Puskesmas masing-masing area dibantu tim RW Siaga Corona dan pasokan logistik oleh kelurahan melalui program gasibu, dapur umum, serta lumbung logistik kelurahan. "Kecuali di beberapa tempat di atas yang mampu dibangun oleh warga bersama pihak kelurahan. Basisnya peran serta dan kepedulian," kata Dedie. (Baca juga: Kawasan Puncak Dipadati Pengunjung, Bupati Bogor: Tahan Dulu Nafsu Berwisatanya)
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eipstein Files : Covid-19,...
Eipstein Files : Covid-19, Konspirasi Tingkat Atas?
Epstein Files Singgung...
Epstein Files Singgung Bill Gates dan Simulasi Pandemi, Benarkah Covid-19 Sengaja Dibuat?
Rekor! Pria Ini Terinfeksi...
Rekor! Pria Ini Terinfeksi Covid-19 selama 2 Tahun Nonstop
Rekomendasi
Minat Makin Tinggi,...
Minat Makin Tinggi, Perdagangan Pasar Fisik Emas secara Digital di ICDX Tumbuh 338%
Gugatan terhadap Waketum...
Gugatan terhadap Waketum dan Sekjen PPP Dicabut, Kader Pilih Fokus Konsolidasi Partai
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Berita Terkini
Gejolak PPP Banten,...
Gejolak PPP Banten, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi
Kemenhut Bangun Rumah...
Kemenhut Bangun Rumah untuk Warga Terdampak Bencana Aceh Tamiang
Polisi Bakal Panggil...
Polisi Bakal Panggil Pengemudi Alphard dan Satpam yang Terlibat Cekcok di Bundaran HI
Sekda Tangsel Bambang...
Sekda Tangsel Bambang Ingatkan ASN Berikan Pelayanan Publik Sesuai Standar
Pramono Ungkap Alphard...
Pramono Ungkap Alphard Penerobos Lampu Merah di Bundaran HI Pakai Pelat Palsu
Minta Satpam Tak Dipecat,...
Minta Satpam Tak Dipecat, Pramono Ungkap CCTV Alphard Terobos Lampu Merah di Bundaran HI
Infografis
Kocak! Trump Terapkan...
Kocak! Trump Terapkan Tarif di Kepulauan Tak Dihuni Manusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved