Jelang KBM, 12 Ribu Guru Bekasi Bakal Jalani Tes Covid-19

Selasa, 02 Juni 2020 - 14:52 WIB
loading...
Jelang KBM, 12 Ribu...
Foto/Ilustrasi/SINDOphoto
A A A
BEKASI - Belasan ribu guru di Kota Bekasi bakal menjalani Rapid Test sebelum normal masuk sekolah atau berhentinya masa belajar di rumah. Hal ini guna mencegah adanya penularan masif Covid-19 kepada siswa ketika proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) kembali normal.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Inayatullah mengatakan, pemerintah bakal melakukan cek kesehatan terhadap ribuan guru sebelum proses kegiatan belajar kembali normal. "Kita ingin memastikan guru yang mengajar dalam kondisi sehat dan tidak terpapar Corona," katanya di Bekasi, Selasa (2/6/2020). (Baca juga: Belum Siap Jalani New Normal, Tangerang Raya Perpanjang PSBB )

Saat ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi sendiri telah menyiapkan skema new normal sejak kedatangan Presiden Joko Widodo di Mal Summarecon Bekasi pekan kemarin. Kota Bekasi ditunjuk presiden sebagai percontohan era kehidupan baru. Apalagi, mulai hari ini aktivitas pelayanan di Kota Bekasi sudah mulai normal dengan batasan.

Menurut dia, di Kota Bekasi terdapat kurang lebih 12.000 guru. Mereka tersebar di PAUD/SD/SMP/SMA sederajat. Skema Rapid Test nantinya masih terus di bahas dengan sejumlah intansi Dinas Kesehatan Kota Bekasi dan Tim Gugus Tugas Covid-19. "Gurunya harus kita pastikan sehat, agar tidak menularkan ke anak-anak," ujarnya.

Dalam Kepwal Kota Nomor 420/Kep.346-Disdik/V/2020 tentang protokol pelaksanaan kegiatan belajar mengajar dalam ruang kelas pada masa new normal, guru-guru yang memiliki obesitas, diabetes, penyakit jantung, paru, dan pembuluh darah, kehamilan, kanker, daya tahan tubuh lemah tidak disarankan mengajar.

Guru yang memiliki penyakit bawaan tersebut nantinya dapat diberikan opsi work from home (WFH) dengan surat keterangan dari dokter. Selain itu, guru-guru yang tinggal di zona merah disarankan bekerja di lokasi sekolah dekat tempat tinggalnya. "Ini masih kami sosialiasikan kepada guru dan wali murid," tegasnya. (Baca juga: AS Masih Rusuh, Trump Kerahkan Ribuan Tentara Garda Nasional )
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jadwal, Jalur, dan Syarat...
Jadwal, Jalur, dan Syarat SPMB Kota Bekasi 2026 Jenjang SD dan SMP
Eks Bos CDC Klaim Peran...
Eks Bos CDC Klaim Peran Penting AS dalam Memulai Pandemi Covid
Perkuat Reformasi Birokrasi,...
Perkuat Reformasi Birokrasi, Heri Koswara Janji Bentuk Satgas Anti Korupsi
Rekomendasi
Cover Musik Jadi Cara...
Cover Musik Jadi Cara Generasi Digital Menunjukkan Kreativitas
Babak Pertama: Gol Ole...
Babak Pertama: Gol Ole Romeny Bawa Timnas Indonesia Ungguli Mozambik
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
Berita Terkini
Kasus Penipuan Hanania...
Kasus Penipuan Hanania Travel, Polda Metro Periksa 70 Saksi
Kuasa Hukum Roy Suryo...
Kuasa Hukum Roy Suryo Beberkan Konstruksi Laporan Terhadap Lechumanan dan Rismon
Kader PPP Segera Laporkan...
Kader PPP Segera Laporkan Taj Yasin, Agus Suparmanto, dan Thobahul Aftoni ke Polda Metro
PTUN Serang Tutup Gugatan...
PTUN Serang Tutup Gugatan Yayasan Syarif Hidayatullah, Pengacara: Kepemilikan UIN Jakarta Kian Tegas
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
Infografis
Anggota DPR Bakal Dapat...
Anggota DPR Bakal Dapat Tanda Penghargaan Jelang Purnatugas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved