Tak Diperhatikan Pemkab Bekasi, Warga Setu Ancam Tutup TPAS Burangkeng
Senin, 04 Oktober 2021 - 16:48 WIB
loading...
A
A
A
Aksi serupa pernah dilakukan sebelumnya oleh warga Burangkeng. Hasil dari aksi itu, akhirnya Pemkab Bekasi memberikan insentif kepada setiap Kepala Keluarga (KK) Rp100.000 per bulan. Tercatat, sebanyak 1.500 warga mendapatkan insentif tersebut. Tapi sekarang, insentif itu sudah sembilan bulan tidak diberikan lagi ke warga.
”Saat ini sudah tidak ada lagi pemberian insentif. Jadi, harus ada aksi baru keluar, tak ada aksi, maka insentifnya tidak keluar. Dan masyarakat Burangkeng ini dididik agar melakukan aksi demo setiap tahun,” katanya. Baca: Diduga Gara-gara Pembakaran Sampah, Rumah dan Gudang di Cikarang Hangus Terbakar
Camat Setu, Joko Dwijatmoko mengungkapkan, akan berkoordinasi dengan Kepala Desa Burangkeng perihal rencana aksi penutupan TPAS yang bakal dilakukan oleh warga. Sebenarnya, dia mengaku kepala desa sudah memberitahu, bahwa sudah ada pengajuan untuk melakukan aksi demo. Mengenai kompensasi, menurutnya sudah ada setiap tahun.
Bahkan, belum lama ini ada rapat pencairan uang kompensasi. Termasuk pengobatan gratis kepada warga Burangkeng terus berjalan. Dengan begitu, Joko berharap agar setiap ada persoalan bisa diselesaikan dengan cara komunikasi.”Harus dikomunikasikan dengan baik, karena dana kompensasi sudah disiapkan,” ucapnya.
”Saat ini sudah tidak ada lagi pemberian insentif. Jadi, harus ada aksi baru keluar, tak ada aksi, maka insentifnya tidak keluar. Dan masyarakat Burangkeng ini dididik agar melakukan aksi demo setiap tahun,” katanya. Baca: Diduga Gara-gara Pembakaran Sampah, Rumah dan Gudang di Cikarang Hangus Terbakar
Camat Setu, Joko Dwijatmoko mengungkapkan, akan berkoordinasi dengan Kepala Desa Burangkeng perihal rencana aksi penutupan TPAS yang bakal dilakukan oleh warga. Sebenarnya, dia mengaku kepala desa sudah memberitahu, bahwa sudah ada pengajuan untuk melakukan aksi demo. Mengenai kompensasi, menurutnya sudah ada setiap tahun.
Bahkan, belum lama ini ada rapat pencairan uang kompensasi. Termasuk pengobatan gratis kepada warga Burangkeng terus berjalan. Dengan begitu, Joko berharap agar setiap ada persoalan bisa diselesaikan dengan cara komunikasi.”Harus dikomunikasikan dengan baik, karena dana kompensasi sudah disiapkan,” ucapnya.
(hab)
Lihat Juga :