Bupati Luwu Tinjau Posko Induk Bencana Banjir Bandang Walmas
Senin, 04 Oktober 2021 - 12:45 WIB
loading...
Bupati Luwu, Basmin Mattayang saat meninjau posko banjir bandang Walmas, Senin (4/10). Foto: SINDOnews/Chaeruddin
A
A
A
LUWU - Bupati Luwu, Basmin Mattayang turun meninjau posko induk bancana banjir bandang dan longsor di Batusitanduk Kecamatan Walenrang, Senin (4/10).
Bupati didampingi perwakilan dari Kementerian Sosial dan Komandan Batalyon (Danyon) D Pelopor, Kompol Muh Agus, serta seluruh kepala OPD lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu .
Baca juga:Banjir Bandang Terjang Walmas, Sejumlah Rumah Hanyut
Pada peninjaun ini, Bupati Luwu, ingin memastikan ketersediaan bantuan di posko induk, ketersediaan makanan dan minuman, termasuk perlengkapan tidur masyarakat korban banjir.
"Hari ini kita turun meninjau posko induk dan beberapa posko lainnya di beberapa desa yang terkena banjir di Walenrang Barat dan Walenrang Utara," ujarnya.
"Alhamdulillah, saya lihat ketersediaan bantuan di posko cukup, ini sesuai perintah saya agar seluruh OPD di Luwu, seluruh kepala dinas turun langsung membantu sesuai kemampuan, sesuai tupoksi mereka dan membantu atas rasa kemanusiaan," lanjutnya.
Baca juga:1 Orang Tewas Akibat Banjir Bandang dan Tanah Longsor di Luwu
Bupati Luwu menyampaikan, dari data terakhir yang ia terima dari BPBD Luwu, dari 4 warga Desa Ilan Batu yang dinyatakan hilang, 1 orang ditemukan dalam keadaan meninggal atas nama Sofyan umur 11 tahun. Sementara 3 orang lainnya masih dinyatakan hilang. Oleh karena itu, Bupati memerintahkan BPBD untuk memaksimalkan pencarian.
Untuk diketahui, Minggu 3 Oktober sekira pukul 16.30 Wita, Walmas diterjang banjir bandang dan longsor di sejumlah titik. Data BPBD Luwu menyebutkan, longsor terjadi di 6 desa yakni, Desa Ilan Batu di mana 1 rumah kepala desa tertimbun. Di desa ini ada sekitar 100 rumah yang terisolir.
Selanjutnya Desa Ilan Batu Uru, Desa Lempe masih terisolir, Desa Lempe masih terisolir, Desa Lewandi masih terisolir, Desa Lamasi Hulu masih terisolir, total jiwa yang terisolir akibat longsor ada sekira 12 ribu jiwa.
Baca juga:Sukses Seleksi Atlet, Forki Luwu Siap Turun di Pra Porprov
Sementara yang terdampak banjir bandang yaitu Kecamatan Walenrang Utara yakni Desa Sangtandung, tepatnya Dusun Padang Durian di mana 2 rumah hanyut dan 2 rumah terancam.
Selanjutnya Kecamatan Lamasi Timur yakni, Desa Seriti, Desa Pelalan, Desa Pompengan, Desa Pompengan Timur. Kecamatan Walenrang Timur yakni Desa Kendekan, Desa Rante Damai, Desa Suka Damai, Desa Taba, Desa Seba-Seba di mana ada 70 warga mengungsi di rumah kepala desa.
Bupati didampingi perwakilan dari Kementerian Sosial dan Komandan Batalyon (Danyon) D Pelopor, Kompol Muh Agus, serta seluruh kepala OPD lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu .
Baca juga:Banjir Bandang Terjang Walmas, Sejumlah Rumah Hanyut
Pada peninjaun ini, Bupati Luwu, ingin memastikan ketersediaan bantuan di posko induk, ketersediaan makanan dan minuman, termasuk perlengkapan tidur masyarakat korban banjir.
"Hari ini kita turun meninjau posko induk dan beberapa posko lainnya di beberapa desa yang terkena banjir di Walenrang Barat dan Walenrang Utara," ujarnya.
"Alhamdulillah, saya lihat ketersediaan bantuan di posko cukup, ini sesuai perintah saya agar seluruh OPD di Luwu, seluruh kepala dinas turun langsung membantu sesuai kemampuan, sesuai tupoksi mereka dan membantu atas rasa kemanusiaan," lanjutnya.
Baca juga:1 Orang Tewas Akibat Banjir Bandang dan Tanah Longsor di Luwu
Bupati Luwu menyampaikan, dari data terakhir yang ia terima dari BPBD Luwu, dari 4 warga Desa Ilan Batu yang dinyatakan hilang, 1 orang ditemukan dalam keadaan meninggal atas nama Sofyan umur 11 tahun. Sementara 3 orang lainnya masih dinyatakan hilang. Oleh karena itu, Bupati memerintahkan BPBD untuk memaksimalkan pencarian.
Untuk diketahui, Minggu 3 Oktober sekira pukul 16.30 Wita, Walmas diterjang banjir bandang dan longsor di sejumlah titik. Data BPBD Luwu menyebutkan, longsor terjadi di 6 desa yakni, Desa Ilan Batu di mana 1 rumah kepala desa tertimbun. Di desa ini ada sekitar 100 rumah yang terisolir.
Selanjutnya Desa Ilan Batu Uru, Desa Lempe masih terisolir, Desa Lempe masih terisolir, Desa Lewandi masih terisolir, Desa Lamasi Hulu masih terisolir, total jiwa yang terisolir akibat longsor ada sekira 12 ribu jiwa.
Baca juga:Sukses Seleksi Atlet, Forki Luwu Siap Turun di Pra Porprov
Sementara yang terdampak banjir bandang yaitu Kecamatan Walenrang Utara yakni Desa Sangtandung, tepatnya Dusun Padang Durian di mana 2 rumah hanyut dan 2 rumah terancam.
Selanjutnya Kecamatan Lamasi Timur yakni, Desa Seriti, Desa Pelalan, Desa Pompengan, Desa Pompengan Timur. Kecamatan Walenrang Timur yakni Desa Kendekan, Desa Rante Damai, Desa Suka Damai, Desa Taba, Desa Seba-Seba di mana ada 70 warga mengungsi di rumah kepala desa.
(luq)
Lihat Juga :