Pelaku Industri Rumahan di Kota Bogor Dilatih Kewirausahaan Digital

Sabtu, 02 Oktober 2021 - 23:37 WIB
loading...
Pelaku Industri Rumahan...
Universitas Pakuan memberikan pelatihan kewirausahaan digital bagi pelaku industri rumahan Kemangi Seruni dan Sintasan Handmade. Foto/Ist
A A A
BOGOR - Pandemi Covid-19 yang terjadi sejak 2020 telah menyebabkan krisis di hampir semua sektor kegiatan ekonomi, salah satunya industri rumahan. Kemangi Seruni dan Sintasan Handmade adalah dua dari pelaku industri rumahan di Kota Bogor, Jawa Barat yang mengalami penurunan omzet semenjak pandemi.

Kemangi Seruni memasarkan produk makanan dan Sintasan Handmade berupa produk kerajinan tangan. Kedua industri rumahan yang dikelola oleh ibu-ibu rumah tangga ini, sejak memulai usaha pada 2018 silam memasarkan produknya dengan mendatangi pelanggan dari pintu ke pintu.

Kebijakan Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB) dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang dilakukan pemerintah pada masa pandemi membuat pelanggan melakukan physical distancing dan mengurangi aktivitas ekonomi. Kondisi ini berdampak pada pemasaran produk Kemangi Seruni dan Sintasan Handmade. Baca juga: Erick Thohir Jadikan Akun Instagramnya Sebagai Ajang Promosi Produk UMKM

Permasalahan yang dihadapi Kemangi Seruni dan Sintasan Handmade melatarbelakangi dosen-dosen Universitas Pakuan Bogor melakukan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dengan memberikan edukasi dan praktik kewirausahaan digital (digital entrepreneurship). Pelaku UMKM dilatih menerapkan strategi pemasaran digital dalam menjalankan usaha mereka. Baca juga: Perekonomian Nasional Mulai Tunjukkan Pemulihan, Serapan PEN Terus Didorong

"Kegiatan PkM dilaksanakan selama 3 hari dengan materi-materi yang meliputi pengenalan kewirausahaan digital, teknologi informasi dan komunikasi, pencarian informasi menggunakan internet, desain konten pemasaran digital, dan pemasaran produk melalui media sosial," kata Ketua Tim PkM Universitas Pakuan Bogor Boldson Herdianto Situmorang, Sabtu (2/10/2021).

Kegiatan PkM yang difasilitasi serta mendapat dukungan finansial dari Yayasan Pakuan Siliwangi ini, telah berhasil memberikan pemahaman kepada ibu-ibu rumah tangga dalam memasarkan produk Kemangi Seruni dan Sintasan Handmade melalui media sosial. Hal itu diketahui dari rata-rata nilai pre-test 77,08 dan post-test 91,67 atau ada kenaikan pemahaman sekitar 14,59.

"Kenaikan tersebut menunjukkan adanya peningkatan angka pemahaman dan pengetahuan ibu-ibu rumah tangga terhadap pemasaran digital. Kegiatan PkM ini telah mampu mengembangkan kewirausahaan digital bagi Kemangi Seruni dan Sintasan Handmade sehingga akan meningkatkan omzet penjualan dan mewujudkan pelaku industri rumahan yang sejahtera," katanya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Belajar Mengelola Keuangan...
Belajar Mengelola Keuangan di UMKM Digital Finance Tour
Cara Bank Raya Memacu...
Cara Bank Raya Memacu Pertumbuhan UMKM Digital yang Berdaya Saing di Momen Ramadan
APF Canada Hadirkan...
APF Canada Hadirkan Pemimpin APEC untuk Perkuat Keuangan Digital UMKM Perempuan
Rekomendasi
Lagi-lagi, Rupiah Kembali...
Lagi-lagi, Rupiah Kembali Tembus Rp18.000 per Dolar AS
2 Geng Kriminal Ditarget...
2 Geng Kriminal Ditarget Trump, Brasil: Invasi AS di Depan Mata
AS dan Portugal Tersingkir,...
AS dan Portugal Tersingkir, Tiket Perempat Final Piala Dunia 2026 Ambruk
Berita Terkini
Pengadilan Agama Jaksel...
Pengadilan Agama Jaksel Gandeng Pemkot, Siapkan Isbat Nikah Terpadu bagi Warga
Menyemarakkan Tahun...
Menyemarakkan Tahun Baru Islam, MNC Lido dan MNC Peduli Gelar Lomba Kaligrafi hingga Cerdas Cermat
Dilaporkan ke Kemenhaj...
Dilaporkan ke Kemenhaj Sulsel, JFT Siap Memberikan Keterangan dan Langkah Hukum
Produk Olahan Singkong...
Produk Olahan Singkong Sleman Terus Dikembangkan
Perkuat Konektivitas...
Perkuat Konektivitas dan Kesejahteraan Masyarakat Riau, Kapolri Resmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi
Update Kebakaran TPA...
Update Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang, Titik Api Tersisa 30 Persen
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved