Gempar Video Klarifikasi Pengangkatan Waliyullah, Pelaku Masih Keluarga Ustaz Encep

Sabtu, 02 Oktober 2021 - 18:52 WIB
loading...
Gempar Video Klarifikasi...
Arif Rahman Hakim, Ketua Forum Aliansi dan juga Ketua LSM Komunitas Pemberantasan Korupsi (KPK) Pasundan DPC Surade, diduga pemilik pesan suara yang tersebar. Foto/iNews TV/Dharmawan Hadi
A A A
SUKABUMI - Pesan suara yang tersebar di WhatsApp (WA) group tentang pengangkatan seorang ustaz menjadi wali Allah atau Waliyullah oleh Nabi Haidir, dan Nyi Roro Kidul di Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, masih ditangani oleh Polres Sukabumi.

Baca juga: Heboh Ustaz di Sukabumi Dilantik Nabi Haidir dan Nyi Roro Kidul Jadi Waliyullah, Ini Faktanya

Teka teki pemilik suara yang ada dalam pesan suara tersebut akhirnya terungkap, yakni Arif Rahman Hakim, Ketua Forum Aliansi dan juga Ketua LSM Komunitas Pemberantasan Korupsi (KPK) Pasundan DPC Surade. Dirinya mengakui bahwa pesan suara tersebut adalah perkataan dirinya di dalam WA internal LSM KPK Pasundan.



Setelah hebohnya kejadian tersebut, Arif Rahman lalu memberikan video klarifikasi yang dibagikan kepada masyarakat untuk meluruskan kejadian ini. "Ada banyak video klarifikasi yang saya buat, dan dibagikan kepada masyarakat, terkait pesan suara yang beredar luas di masyarakat," ujarnya.

Baca juga: Tangis Yanto Pecah di Atas Pohon, Kenakan Toga Ikut Wisuda Daring di Tengah Sulitnya Internet

Dalam video klarifikasi tersebut, Arif Rahman menyatakan, bahwa masalah tersebut sudah diklarifikasi oleh kedua belah pihak antara dirinya dengan Ustaz Encep melalui Ujang Hamdin yang menjelaskan semuanya. Tidak hanya kedua belah pihak, pihak Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) diakuinya sudah melakukan konferensi pers terkait permasalahan ini.

"Artinya sudah ada tabayun, jadi sekarang sudah tidak ada lagi, sudah tidak perlu lagi ada hal-hal yang dibicarakan, dipermasalahkan, karena sesuai hasil klarifikasi, hasil konfirmasi, bahwa Kang Encep tidak mengaku wali. Adapun dia memakai baju itu karena sedang mempelajari ilmu Tarekat Naqsyabandiyah," ujar Arif dalam video klarifikasinya.

Baca juga: Pecah Ban, Truk Kontainer Hantam Pohon Sopir Terluka Parah

Namun permasalahan ini sudah dilaporkan kepada Polres Sukabumi, dan Arif sendiri sudah menerima surat pemanggilan kepada dirinya untuk datang pada hari Senin (4/10/2021) pukul 10.00 WIB untuk dimintai keterangan terkait kasus ini.

"Saya sudah memberikan video klarifikasi, dan rencananya hari ini mau mendatangi kediaman Kang Encep. Namun karena permasalahan ini sudah terlanjur dilaporkan, dan saya harus berkoordinasi dengan laywer saya untuk tahapan selanjutnya. Besok saya mau mediasi mendatangi kediaman Kang Encep, terus antara saya dengan Kang Encep masih satu keluarga besar," ujar Arif kepada wartawan.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Nestapa Siswi SD di...
Nestapa Siswi SD di Sukabumi, Sudah Belajar 6 Bulan tapi Gagal Tuntaskan Ujian Olimpiade karena Listrik Mati
Pemeriksaan Mata Gratis...
Pemeriksaan Mata Gratis di Kadudampit MNC Peduli dan RSI Assyifa Sukabumi Dinilai Sangat Membantu Warga
MNC Peduli, RSI Assyifa...
MNC Peduli, RSI Assyifa Sukabumi, dan Kecamatan Kadudampit Gelar Pemeriksaan Mata Gratis
Peringati Hari Bumi,...
Peringati Hari Bumi, MNC Peduli dan MNC Tourism Gelar Edukasi Lingkungan bagi Murid SD
Perkuat Literasi, MNC...
Perkuat Literasi, MNC Peduli Salurkan Ratusan Buku ke SDN Cibilik Sukabumi
Ibu Tiri Ditetapkan...
Ibu Tiri Ditetapkan Jadi Tersangka Penganiaya Anaknya hingga Tewas di Sukabumi
Dewi Perssik Geram Diberitakan...
Dewi Perssik Geram Diberitakan Meninggal, Bongkar Modus Hoaks di TikTok
16 WNA Pelaku Love Scamming...
16 WNA Pelaku Love Scamming Ditangkap di Sukabumi, Imigrasi Ungkap Modusnya
Berita Hoaks Buatan...
Berita Hoaks Buatan AI Terkait Penembakan Targetkan Trump Bertebaran
Rekomendasi
BPDP dan AKPY Latih...
BPDP dan AKPY Latih Petani Kotim Tingkatkan Kualitas Panen Sawit Rakyat
Ketum PSOI Pandu Sjahrir...
Ketum PSOI Pandu Sjahrir Apresiasi Dukungan Prabowo untuk Anggaran Pelatnas Multiyears
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Berita Terkini
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Kasus Pemuda Tewas di...
Kasus Pemuda Tewas di Selokan Mustikajaya: 4 Orang Ditangkap, Motif Digali Polisi
Dukung Rumah Pastori...
Dukung Rumah Pastori GPdI Eklesia Amban, Kemenag Komitmen Pembangunan Sarana Keagamaan
Aktivitas Gunung Anak...
Aktivitas Gunung Anak Krakatau Meningkat, Masyarakat Diimbau Waspada
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved