Polisi Gerebek Rumah Perakit dan Penjual Senjata Api Ilegal, Puluhan Amunisi Diamankan

Jum'at, 01 Oktober 2021 - 13:21 WIB
loading...
Polisi Gerebek Rumah...
Tim Buser dari Polres Dhamasraya menggerebek sebuah pondok yang berada di tengah perkebunan sawit dan mengamankan perakit senjata api ilegal. iNews TV/Budi Sunandar
A A A
DHAMASRAYA - Tim Buser dari Polres Dhamasraya menggerebek sebuah pondok yang berada di tengah perkebunan sawit di dareah Jorong Baru, Nagari Bonjol, Kecamatan Koto Besar, Kabupaten Dhamasraya, Sumatera Barat.

Di lokasi, petugas berhasil mengamankan Peni Gusrianto (25), seorang petani sawit yang diduga merupakan pelaku perakit senjata api dan terlibat aksi jual beli senjata api ilegal di pasar gelap.

Setelah melakukan penggeledahan di sekitar TKP, petugas berhasil mengamankan tiga pucuk senjata api laras panjang beserta 30 butir peluru dan amunisi aktif.

Tersangka bersama barang bukti selanjutnya diboyong ke Mapolres Dhamasraya guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

Dari keterangan tersangka, senjata api ilegal tersebut dibeli dari seorang temannya di daerah aceh dengan harga Rp 5 juta sejak tahun 2014 yang lalu. Pelaku mengaku menggunakan senjata api untuk mengusir hama babi yang banyak berkeliaran di sekitar perkebunan sawit. Baca: Nahas! Pengendara Motor Tewas Terlindas dan Terjepit di Ban Truk, Istri Korban Histeris.

Penangkapan pelaku dilakukan berdasarkan hasil pengembangan dari penangkapan pelaku perakit senjata api yang sebelumnya ditangkap polisi.

"Atas perbuatannya, pelaku diancam dengan Undang-Undang Darurat Nomor 12 tahun 1951, tentang Pemilikan Senjata Api dan Bahan Peledak Tanpa Izin, dengan ancaman hukuman di atas 20 tahun penjara," pungkasnya. Baca Juga: Mitigasi Bencana, Pemkot Bandung Gandeng Sejumlah Relawan.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2 Petugas Lapas Blitar...
2 Petugas Lapas Blitar Diperiksa terkait Dugaan Jual Beli Sel Khusus Rp100 Juta
Jual Senjata Organik...
Jual Senjata Organik ke Papua Nugini, Oknum TNI Ditangkap di Papua
Gempa Magnitudo 5,2...
Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Agam Sumatra Barat
Polisi Bongkar Pabrik...
Polisi Bongkar Pabrik Senpi Rakitan di Sumedang, Ini Penampakannya
5 Kali Gempa Dangkal...
5 Kali Gempa Dangkal Guncang Solok Selatan Sumbar, Berpusat di Darat
AKPI Distribusikan Bantuan...
AKPI Distribusikan Bantuan untuk Korban Bencana Sumbar
Fokus Penataan Portofolio,...
Fokus Penataan Portofolio, TelkomMetra Gandeng Fullerton Health untuk Ekspansi AdMedika Group
Lagi, Abu Janda Diadukan...
Lagi, Abu Janda Diadukan ke Bareskrim soal Pernyataan Sumbar Intoleran dan Barbar
Dua Hari Terganggu,...
Dua Hari Terganggu, Sistem Kelistrikan di Sumbar Kembali Pulih 100%
Rekomendasi
Hasil Prancis vs Senegal:...
Hasil Prancis vs Senegal: Skor 3-1, Dendam 2002 Lunas
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Bolehkah Menggabungkan...
Bolehkah Menggabungkan Niat Puasa Sunnah?
Berita Terkini
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Guguran Lava Meluncur 2 Kilometer ke Arah Barat
Infografis
Alasan AS Hindari Perlombaan...
Alasan AS Hindari Perlombaan Senjata Nuklir Lawan Rusia dan China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved