Gowa Masuk Nominasi Kabupaten Sehat 2021
Kamis, 30 September 2021 - 16:42 WIB
loading...
Verifikasi lapangan kabupaten sehat yang dilaksanakan tim penilai di Kabupaten Gowa, Rabu (30/9). Foto: SINDOnews/Herni Amir
A
A
A
GOWA - Kabupaten Gowa masuk dalam nominasi kabupaten/kota sehat tingkat nasional tahun 2021. Saat ini penilaian memasuki tahap verifikasi lapangan setelah dinyatakan lolos administrasi berkas.
Asisten Deputi Bidang Agama, Kesehatan, Pemuda dan Olahraga Sekretariat Kabinet Republik Indonesia, Teguh Supriadi menuturkan, keberhasilan ini tentu menjadi berita baik, sekaligus sebuah prestasi dan capaian yang perlu diapresiasi.
Baca juga:Dinkes-PKK Kebut Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Gowa
"Gowa merupakan kabupaten metropolitan di mana sebagai kabupaten penyangga Kota Makassar mampu menjadi kabupaten/kota yang sehat dengan masyarakat yang metropolitan cukup susah. Saya pikir capaian ini menjadi sebuah prestasi yang patut diapresiasi, dan bahkan perlu ditingkatkan," ujar Teguh, Kamis (30/9/2021).
Teguh menyebutkan pada verifikasi lapangan ini, pihaknya memantau sejumlah tatanan, seperti bagaimana pengelolaan transportasi, dan juga forum kecamatan di lapangan.
"Melihat atau verifikasi apa saja tatanan yang diimplementasikan di lapangan sejauh ini. Secara dokumen sudah masuk ke dalam kajian untuk penilaian tahap selanjutnya," pungkasnya.
Baca juga:Pemerintah Daerah Diminta untuk Kembangkan Peran UMKM
Untuk di Sulawesi Selatan, selain Kabupaten Gowa, ada dua kabupaten/kota lain yang juga dinyatakan lolos tahap verifikasi, yakni Kabupaten Luwu dan Kota Palopo.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Gowa, Taufiq Mursad mengatakan, verifikasi lapangan ini dilakukan untuk menilai sejauh mana pelaporan yang dilakukan di dalam dokumen administrasi itu bisa dibuktikan atau sesuai dengan yang ada di lapangan.
"Untuk saat ini verifikator pusat dan dari Kemenkes serta didampingi oleh Dinkes Sulsel untuk melakukan verifikasi penilaian kabupaten sehat dan Kabupaten Gowa sebagai salah satu yang mengajukan untuk penghargaan swasti saba dalam rangka penilaian kabupaten sehat," jelasnya.
Baca juga:150 Dosen Perguruan Tinggi Swasta Lakukan Pengabdian di Gowa
Taufiq menyebutkan dalam verifikasi ini ada tujuh tahapan yang menjadi penilaian, yaitu pemukiman sarana dan prasarana sehat, kehidupan masyarakat sehat yang mandiri, kawasan pariwisata sehat, ketahanan pangan dan gizi, kawasan tertib lalu lintas dan pelayanan transportasi, kehidupan sosial yang sehat, dan industri dan perkantoran sehat.
"Verifikasi ini akan dilakukan selama dua hari ke kecamatan dan ke sekretariat forum melihat sejauh mana upaya-upaya yang dilakukan pemerintah Kabupaten Gowa untuk menuju kabupaten sehat," ujarnya.
Asisten Deputi Bidang Agama, Kesehatan, Pemuda dan Olahraga Sekretariat Kabinet Republik Indonesia, Teguh Supriadi menuturkan, keberhasilan ini tentu menjadi berita baik, sekaligus sebuah prestasi dan capaian yang perlu diapresiasi.
Baca juga:Dinkes-PKK Kebut Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Gowa
"Gowa merupakan kabupaten metropolitan di mana sebagai kabupaten penyangga Kota Makassar mampu menjadi kabupaten/kota yang sehat dengan masyarakat yang metropolitan cukup susah. Saya pikir capaian ini menjadi sebuah prestasi yang patut diapresiasi, dan bahkan perlu ditingkatkan," ujar Teguh, Kamis (30/9/2021).
Teguh menyebutkan pada verifikasi lapangan ini, pihaknya memantau sejumlah tatanan, seperti bagaimana pengelolaan transportasi, dan juga forum kecamatan di lapangan.
"Melihat atau verifikasi apa saja tatanan yang diimplementasikan di lapangan sejauh ini. Secara dokumen sudah masuk ke dalam kajian untuk penilaian tahap selanjutnya," pungkasnya.
Baca juga:Pemerintah Daerah Diminta untuk Kembangkan Peran UMKM
Untuk di Sulawesi Selatan, selain Kabupaten Gowa, ada dua kabupaten/kota lain yang juga dinyatakan lolos tahap verifikasi, yakni Kabupaten Luwu dan Kota Palopo.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Gowa, Taufiq Mursad mengatakan, verifikasi lapangan ini dilakukan untuk menilai sejauh mana pelaporan yang dilakukan di dalam dokumen administrasi itu bisa dibuktikan atau sesuai dengan yang ada di lapangan.
"Untuk saat ini verifikator pusat dan dari Kemenkes serta didampingi oleh Dinkes Sulsel untuk melakukan verifikasi penilaian kabupaten sehat dan Kabupaten Gowa sebagai salah satu yang mengajukan untuk penghargaan swasti saba dalam rangka penilaian kabupaten sehat," jelasnya.
Baca juga:150 Dosen Perguruan Tinggi Swasta Lakukan Pengabdian di Gowa
Taufiq menyebutkan dalam verifikasi ini ada tujuh tahapan yang menjadi penilaian, yaitu pemukiman sarana dan prasarana sehat, kehidupan masyarakat sehat yang mandiri, kawasan pariwisata sehat, ketahanan pangan dan gizi, kawasan tertib lalu lintas dan pelayanan transportasi, kehidupan sosial yang sehat, dan industri dan perkantoran sehat.
"Verifikasi ini akan dilakukan selama dua hari ke kecamatan dan ke sekretariat forum melihat sejauh mana upaya-upaya yang dilakukan pemerintah Kabupaten Gowa untuk menuju kabupaten sehat," ujarnya.
(luq)
Lihat Juga :