Kodam XVIII/Kasuari Gelar Harmonisasi Papua Barat, Wujud Kebersamaan dan Persatuan Bangsa
Kamis, 30 September 2021 - 06:38 WIB
loading...
A
A
A
“Kita disini diibaratkan seperti musik dan jika kompak semua alat instrumen akan mengeluarkan suara senandung yang merdu begitu juga jika semua kompak akan menjadi suatu wujud yang luar biasa," tegasnya.
Pangdam juga mengingatkan Papua adalah warisan leluhur dan para nenek moyang yang diraih dengan perjuangan. Jika semua pihak bersatu dalam satu visi dan tujuan, maka semua tantangan itu dapat diatasi, Sinergi semua pihak menjadi kunci kekuatan dalam menghadapi tantangan.
Disamping silaturahmi hari ini, kegiatan ini juga untuk merawat, memelihara dan meningkatkan hubungan antara seluruh elemen dan sebagai bangsa yang beragam harus membangun harmonisasi.
“Harmonisasi Papua Barat ini mengandung maksud kita bersama dalam perbedaan, ada suku, ras, agama dan golongan yang berbeda bukan berarti musuh dan kita beragam dan bukan berarti kita harus seragam yang terpenting adalah berbeda namun bersama-sama membangun Tanah Papua Barat membangun Indonesia," sebutnya.
“Papua Barat mempunyai pola dan sistem kelembagaan adat yang memiliki peran dan fungsi dalam segala aspek. Persatuan dan kesatuan bangsa harus dijaga dengan menumbuhkan kesadaran untuk menghargai perbedaan," tambahnya. Baca: Bobol Kotak Amal Musala buat Judi Online, Pemuda Ini Babak Belur Dihajar Massa.
Pangdam juga mengatakan Indonesia ditakdirkan untuk menjadi bangsa yang beragam Ia menghimbau untuk mempererta Bhinneka Tunggal Ika, sehingga perbedaan jangan dijadikan konflik tetapi justru keberagaman menjadi kekuatan potensi untuk membangun Papua Barat.
Pangdam juga mengingatkan Papua adalah warisan leluhur dan para nenek moyang yang diraih dengan perjuangan. Jika semua pihak bersatu dalam satu visi dan tujuan, maka semua tantangan itu dapat diatasi, Sinergi semua pihak menjadi kunci kekuatan dalam menghadapi tantangan.
Disamping silaturahmi hari ini, kegiatan ini juga untuk merawat, memelihara dan meningkatkan hubungan antara seluruh elemen dan sebagai bangsa yang beragam harus membangun harmonisasi.
“Harmonisasi Papua Barat ini mengandung maksud kita bersama dalam perbedaan, ada suku, ras, agama dan golongan yang berbeda bukan berarti musuh dan kita beragam dan bukan berarti kita harus seragam yang terpenting adalah berbeda namun bersama-sama membangun Tanah Papua Barat membangun Indonesia," sebutnya.
“Papua Barat mempunyai pola dan sistem kelembagaan adat yang memiliki peran dan fungsi dalam segala aspek. Persatuan dan kesatuan bangsa harus dijaga dengan menumbuhkan kesadaran untuk menghargai perbedaan," tambahnya. Baca: Bobol Kotak Amal Musala buat Judi Online, Pemuda Ini Babak Belur Dihajar Massa.
Pangdam juga mengatakan Indonesia ditakdirkan untuk menjadi bangsa yang beragam Ia menghimbau untuk mempererta Bhinneka Tunggal Ika, sehingga perbedaan jangan dijadikan konflik tetapi justru keberagaman menjadi kekuatan potensi untuk membangun Papua Barat.
Lihat Juga :