Aktivis Minta Pengadaan Alkes dan APD Diawasi dengan Ketat

Rabu, 22 April 2020 - 08:25 WIB
loading...
Aktivis Minta Pengadaan...
Salah satu sektor yang patut diawasi sangat ketat di daerah saat ini adalah sektor pengadaan barang dan jasa, utamanya pengadaan alkes dan APD. Foto : Ilustrasi/Istimewa
A A A
MAKASSAR - Perilaku KKN dengan cara memafaatkan kondisi darurat pandemi covid-19, untuk meraup keuntungan, dikhawatirkan bakal mulai dipraktekkan para pemangku kebijakan di daerah.

Kata aktivis anti korupsi ACC Sulawesi, Angga Reksa, perilaku tersebut merupakan efek domino dari kebijakan pemerintah pusat yang memberi contoh buruk yakni melalui bantuan pra kerja, padahal sesungguhnya hanya menguntungkan pihak ketiga.

"Contoh buruknya sudah dipertontonkan saat ini, makanya kita sangat khawatir jangan sampai efek domino terjadi sampai ke daerah," tukas Angga kepada SINDOnews.

Ia menuturkan, salah satu sektor yang patut diawasi sangat ketat di daerah saat ini adalah sektor pengadaan barang dan jasa, utamanya pengadaan alkes dan APD.

"Kami minta, Kejaksaan, Kepolisian hingga KPK jangan terbuai dengan dalih kemanusiaan, akhirnya melupakan pengadaan barang dan jasa dalam kategori kecil atau dalam bentuk penunjukan langsung," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar, Nurni Farahyanti, berjanji pendampingan hukum dan pengawasan dalam pengadaan barang dan jasa di tengah situasi darurat saat ini terus dilakukan.

"Kita berharap pengadaan tetap dilakukan dengan efesien dan teliti, selebihnya koordinasi harus dilakukan dan jika sewaktu-waktu ada masalah, pihak Kejari Makassar juga sudah siap dengan langkah langkah pendampingan hukumnya," pungkas Dia.
(sri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bareskrim Batal Periksa...
Bareskrim Batal Periksa Ketua Kadin Sultra Hari Ini, Alasan Sakit
Dugaan Korupsi Aset...
Dugaan Korupsi Aset UIN Syarif Hidayatullah Diselidiki Kejati, Mantan Rektor Turut Dipanggil
Sidang Sri Purnomo,...
Sidang Sri Purnomo, 3 Ahli Sebut Tidak Tepat Kasus Hibah Pariwisata Sleman 2020 Dijerat Korupsi
Ditjenpas Pastikan Eks...
Ditjenpas Pastikan Eks Walkot Bekasi Rahmat Effendi Masih Jalani Hukuman di Lapas Cibinong
Kiai Jabar-DKI Gelar...
Kiai Jabar-DKI Gelar Forum Bahtsul Masail Bahas Pengurus PBNU Jadi Tersangka Korupsi
Kejati Jakarta Tetapkan...
Kejati Jakarta Tetapkan 4 Tersangka Baru di Kasus Dugaan Korupsi Pembiayaan Ekspor LPEI
Kejagung: Proyek Motor...
Kejagung: Proyek Motor Listrik BGN Rp1 Triliun Jatuh ke Vendor yang Tak Penuhi Syarat
Terbitkan Sprindik Baru,...
Terbitkan Sprindik Baru, KPK Kembangkan Kasus DJKA Sumatera
KPK Sebut Sudewo Bakal...
KPK Sebut Sudewo Bakal Jalani Persidangan di Pengadian Negeri Semarang
Rekomendasi
Timnas Indonesia dan...
Timnas Indonesia dan Oman Tiba, Lautan Suporter Padati Stadion GBK
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Klarifikasi Purbaya...
Klarifikasi Purbaya soal Isu Mundur: Sebagian Informasinya Betul, Sebagian Salah
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
Membuka Peluang Mandiri:...
Membuka Peluang Mandiri: Pemuda Disabilitas Karawang Dibekali Keterampilan Cetak Sablon
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved