Tamu Penginapan di Tebinggtinggi Tewas, Tim Medis Lakukan Evakuasi Gunakan APD Lengkap
Senin, 01 Juni 2020 - 23:53 WIB
loading...
Polisi dengan menggunakan APD lengkap saat mengevakuasi mayat dalam kamar nomor 13 di Penginapan Delima, Kota Tebingtinggi. (Foto: iNews/A Sani Hasibuan)
A
A
A
TEBINGTINGGI - Tamu pengunjung di penginapan di Jalan Bukit Tempurung, Kecamatan Rambutan, Kota Tebingtinggi ditemukan tewas, Minggu (31/5/2020).
Petugas yang mengevakuasi jenazah menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap. (BACA JUGA: UP DATE Covid-19 Sumut: Pasien Positif Bertambah 8 hingga Menjadi 417 Orang)
Informasi dirangkum iNews, korban merupakan tamu Losmen Delima yang menyewa kamar nomor 13. Identitasnya diketahui bernama Adnan (51) warga Kota Tebingtinggi.
Kronologi penemuan mayat bermula saat pegawai penginapan melakukan pengecekan terhadap para pengunjung. Saat itu pintu kamar diketuk namun tidak ada jawaban. Pegawai akhirnya membuka pintu kamar dan menemukan korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.
"Awalnya saya ketuk-ketuk pintu mau tanya apa lanjut menginap atau tidak karena sudah habis jam. Karena tak ada jawaban, saya buka pintu dan melihat korban sudah meninggal," ujar Dharma, pegawai penginapan, Senin (1/6/2020). (BACA JUGA: Pesanggrahan Bung Karno di Parapat Kembali Ramai Dikunjungi Wisatawan Lokal)
Petugas yang mengevakuasi jenazah menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap. (BACA JUGA: UP DATE Covid-19 Sumut: Pasien Positif Bertambah 8 hingga Menjadi 417 Orang)
Informasi dirangkum iNews, korban merupakan tamu Losmen Delima yang menyewa kamar nomor 13. Identitasnya diketahui bernama Adnan (51) warga Kota Tebingtinggi.
Kronologi penemuan mayat bermula saat pegawai penginapan melakukan pengecekan terhadap para pengunjung. Saat itu pintu kamar diketuk namun tidak ada jawaban. Pegawai akhirnya membuka pintu kamar dan menemukan korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.
"Awalnya saya ketuk-ketuk pintu mau tanya apa lanjut menginap atau tidak karena sudah habis jam. Karena tak ada jawaban, saya buka pintu dan melihat korban sudah meninggal," ujar Dharma, pegawai penginapan, Senin (1/6/2020). (BACA JUGA: Pesanggrahan Bung Karno di Parapat Kembali Ramai Dikunjungi Wisatawan Lokal)
Lihat Juga :