Khofifah Minta Daerah Lumbung Pangan di Jatim Maksimalkan Produktifitas
Senin, 01 Juni 2020 - 20:36 WIB
loading...
Gubernur Khofifah Indar Parawansa meminta kesiapan enam daerah di Jatim menjadi lumbung pangan menghadapi waktu tanam April sampai September tahun ini. Foto/dok
A
A
A
SURABAYA - Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa meminta kesiapan enam daerah di Jatim menjadi lumbung pangan dalam menghadapi waktu tanam pada bulan April sampai September tahun ini.
Demikian disampaikan Khofifah saat menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama enam kepala daerah yang merupakan wilayah lumbung pangan Jatim. Antara lain, Bupati Bojonegoro, Bupati Jember, Bupati Ngawi, Bupati Nganjuk, Bupati Tuban dan Bupati Tulungagung di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin (1/6/2020).
“Sebagai antisipasi dampak pandemi Covid-19, kita harus mengupayakan produktivitas pangan di musim kemarau 2020 dapat dimaksimalkan,” kata Khofifah.
Khofifah menjelaskan, instruksi tersebut didasari oleh arahan Presiden Joko Widodo dan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo untuk bisa mempercepat masa tanam.
Hal tersebut juga sebagai salah satu upaya antisipasi akan kekhawatiran PBB terhadap kemungkinan kelangkaan pangan dunia. Maka dari itu, dirinya kembali mengingatkan keenam bupati wilayah lumbung pangan untuk bisa mengawal dan memonitor jalannya masa tanam.
Demikian disampaikan Khofifah saat menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama enam kepala daerah yang merupakan wilayah lumbung pangan Jatim. Antara lain, Bupati Bojonegoro, Bupati Jember, Bupati Ngawi, Bupati Nganjuk, Bupati Tuban dan Bupati Tulungagung di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin (1/6/2020).
“Sebagai antisipasi dampak pandemi Covid-19, kita harus mengupayakan produktivitas pangan di musim kemarau 2020 dapat dimaksimalkan,” kata Khofifah.
Khofifah menjelaskan, instruksi tersebut didasari oleh arahan Presiden Joko Widodo dan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo untuk bisa mempercepat masa tanam.
Hal tersebut juga sebagai salah satu upaya antisipasi akan kekhawatiran PBB terhadap kemungkinan kelangkaan pangan dunia. Maka dari itu, dirinya kembali mengingatkan keenam bupati wilayah lumbung pangan untuk bisa mengawal dan memonitor jalannya masa tanam.
Lihat Juga :