Mobilitas Turun 25%, Begini Evaluasi Uji Coba Ganjil Genap di Puncak Bogor
Minggu, 26 September 2021 - 12:19 WIB
loading...
A
A
A
"Nah, ini nanti yang akan menjadi evaluasi kita. Setelah kita melihat masyarakat sudah paham, sudah mengerti bahwa ke Puncak harus sesuai dengan ganjil genapnya, nanti kita lihat itu tingkat kepadatan atau kuantitas mobilitas masyarakat tinggi apa tidak.Karena kita lihat masyarakat ini apalagi masyarakat Jakarta, banyak yang punya mobil lebih dari satu dan mereka sudah pengalaman dengan ganjil genap. Kalau kita lihat nanti apakah intensitas semakin tinggi ke sini," jelas Harun.
Apabila dalam perjalanannya volume kendaraan tetap meningkat maka akan dikombinasi dengan rekayasa lainnya seperti buka tutup atau sistem one way.Baca juga: Ditanya Ganjil Genap Jumat-Minggu di Puncak Bogor, Polisi: Lanjut
"Nanti kalau memang intensitasnya makin tinggi, kita tambahkan lagi dengan opsi kedua yaitu dengan buka tutup kemudian juga akan kita lakukan one way.Itu opsi kebijakan yang diambil oleh kepolisian," tuturnya.
Di sisi lain, Harun menambahkan, sejauh ini belum ada keputusan ganjil genap menuju kawasan Puncak akan dipermanenkan. Selama itulah, pihaknya akan terus melakukan uji coba setiap akhir pekan.
"Nah, terkait dengan kebijakan ini masih digodok. Kapan ditandatanganinya, kapan diresmikannya, kita masih belum tahu. Karena proses itu masih lama kalau sampai ke kementerian. Hanya selama belum ada kebijakan, belum ada peraturan dari sana, pusat, maka kita akan uji coba terus," tutup Harun.
Apabila dalam perjalanannya volume kendaraan tetap meningkat maka akan dikombinasi dengan rekayasa lainnya seperti buka tutup atau sistem one way.Baca juga: Ditanya Ganjil Genap Jumat-Minggu di Puncak Bogor, Polisi: Lanjut
"Nanti kalau memang intensitasnya makin tinggi, kita tambahkan lagi dengan opsi kedua yaitu dengan buka tutup kemudian juga akan kita lakukan one way.Itu opsi kebijakan yang diambil oleh kepolisian," tuturnya.
Di sisi lain, Harun menambahkan, sejauh ini belum ada keputusan ganjil genap menuju kawasan Puncak akan dipermanenkan. Selama itulah, pihaknya akan terus melakukan uji coba setiap akhir pekan.
"Nah, terkait dengan kebijakan ini masih digodok. Kapan ditandatanganinya, kapan diresmikannya, kita masih belum tahu. Karena proses itu masih lama kalau sampai ke kementerian. Hanya selama belum ada kebijakan, belum ada peraturan dari sana, pusat, maka kita akan uji coba terus," tutup Harun.
(mhd)
Lihat Juga :