Kisah Nakes Gerald Sokoy Terjun ke Jurang Sedalam 300 Meter saat Diserang KKB

Minggu, 26 September 2021 - 05:49 WIB
loading...
Kisah Nakes Gerald Sokoy...
Nakes Gerald Sokoy (dua kanan) saat dipertemukan dan diserahkan ke keluarganya di Sentani, Jayapura usai dibebaskan dari KKB. Foto/iNews TV/Edy Siswanto
A A A
JAYAPURA - Tenaga Kesehatan (nakes) Gerald Sokoy menyelamatkan diri dari serangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Puskesmas Kiwirok, Pegunungan Bintang, Papua dengan terjun ke jurang sedalam 300 meter. Peristiwa yang nyaris merenggut nyawanya itu terjadi pada Senin 13 September 2021 lalu.

Gerald Sokoy menceritakan kejadian saat KKB melakukan penyerangan Puskesmas dan fasilitas lain termasuk menganiaya rekan sejawatnya, almarhum Gabriella Meilani.

"Saya sangat bersyukur kepada Tuhan karena saya bisa sampai dengan selamat di sini. Kejadian itu tanggal 13 September. Pagi-pagi kami siap pelayanan namun tiba tiba ada yang datang dan berteriak mau bakar rumah," ujarnya yang nampak masih shock atar peristiwa yang dialami, Sabtu (25/9/2021).

Baca juga: Gugur Dianiaya KKB, Nakes Gabriela Meilani Baru 3 Bulan Tugas di Puskesmas Kiwirok

"Namun, karena takut jadi kami di dalam rumah saja. Dan sempat ada tembakan dari dalam kita punya rumah sendiri ini," tuturnya mengisahkan peristiwa mencekam yang dialaminya.

Tembakan dari dalam rumah yang dimaksud Gerald adalah dari KKB. Tembakan itu membuat dia kaget dan memutuskan untuk lompat kejurang yang berada di belakang Puskesmas dengan kedalaman sekitar 300 meter.

"Bunyi tembakan itu yang saya kaget dan lompat ke dalam jurang. Habis itu saya terus lari-lari dan tidak pernah saya balik ke belakang (melihat ke belakang). Langsung saya turun ke kali (sungai) sampai sudah mulai tenang, saya mulai jalan sampai di mana ada tempat untuk tidur sedikit saya tidur lalu bangun dan jalan lagi. Sampai saya bisa selamat," ungkapnya.

Baca juga: 9 Nakes Dievakuasi Usai Disiksa dan Dipanah KKB di Pegunungan Bintang Papua

Meski tidak menceritakan perihal penyanderaannya oleh KKB, Gerald Sokoy nampak mengiyakan saat fotonya bersama pentolan KKB yang menenteng senjata diperlihatkan kepadanya.

Gerald menceritakan jika dalam upayanya menyelamatkan diri tersebut, dirinya bertemu masyarakat.

"Saya jalan dari kali (sungai) sampai saya ketemu masyarakat. Mereka kasih makan minum dan karena saya bilang mau pulang ke Sentani karena mama saya sakit. Kemudian mereka persilahkan saya balik. Lalu saya ketemu masyarakat lagi kemudian panggil menggunakan radio SSB," jelasnya.

Setelah terjadi komunikasi melalui SSB dengan pihak gereja, kemudian Gerald dibawa ke Distrik Okika hingga bisa dievakuasi ke Sentani Kabupaten Jayapura.

Kini, Gerald Sokoy yang sempat disandera Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Lamek Taplo pasca penyerangan Puskesmas Kiwirok lalu akhirnya berhasil dibebaskan.

Upaya pembebasannya dilakukan oleh tokoh masyarakat dan gereja di Kiwirok bekerjasama dengan pemerintah daerah Kabupaten Pegunungan Bintang.

Usai dibebaskan, Nakes Gerald Sokoy didampingi Bupati Pegunungan Bintang Spei Yan Bidana, perwakilan DPRD, perwakilan Polres Pegubin dan TNI tiba di Bandara Sentani dan dibawa ke salah satu hotel di Sentani untuk diserahterimakan kepada pihak keluarga.

Dia menceritakan kisahnya didampingi Emanuel Gobay selaku Koordinator LBH Papua. Emanuel Gobay dalam kesempatan itu meminta awak media tidak terlalu menggali informasi terkait peristiwa dugaan penyanderaan dengan alasan kondisi psikologis Gerald Sokoy.

"Nanti kita akan beri waktu lagi, dan soal ini sudah kita sampaikan ke Komnas HAM perwakilan Papua," katanya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perlindungan Warga Sipil...
Perlindungan Warga Sipil Jadi Kunci Keberlanjutan Pembangunan Papua
Anggota KKB Pelaku Pembakaran...
Anggota KKB Pelaku Pembakaran Perumahan Pemkab dan Penembakan Pesawat Ditangkap
Wadanyon HSSBI KKB Kodap...
Wadanyon HSSBI KKB Kodap XVI Yahukimo Ditangkap, Satgas Cartenz Sita Amunisi dan Sajam
Satgas Tetapkan 1 Jaringan...
Satgas Tetapkan 1 Jaringan KKB Tersangka Pembunuhan di Yahukimo
MPSI: Pengungsian Moskona...
MPSI: Pengungsian Moskona Teluk Bintuni Butuh Perhatian Khusus Pemerintah Pusat Pascaserangan Kelompok Separatis
Kondisi Pengungsi Moskona...
Kondisi Pengungsi Moskona Teluk Bintuni Memprihatinkan Pascaserangan Separatis Papua
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
Perempuan Cantik Ini...
Perempuan Cantik Ini Tewas dalam Atraksi Lompat Jembatan 30 Meter karena Petugas Lupa Pasang Tali Pengaman
Pengamat Militer: Pembangunan,...
Pengamat Militer: Pembangunan, Keamanan, dan Keadilan Sosial Kunci Atasi Konflik Papua
Rekomendasi
RCTI Hadirkan Sinetron...
RCTI Hadirkan Sinetron Komedi Komunal Terbaru Tobat Jatuh Cinta, Kisah Empat Janda di Kampung Sindang Barang!
PPM sebagai Solusi Ketahanan...
PPM sebagai Solusi Ketahanan Nasional di Bawah Naungan Bacadnas
Indonesia Perkuat Regenerasi...
Indonesia Perkuat Regenerasi Atlet demi Kuasai Panggung MMA Asia
Berita Terkini
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved