49 Tanggul Citarum Rusak, Warga Bekasi Diminta Waspada Banjir

Kamis, 23 September 2021 - 11:40 WIB
loading...
49 Tanggul Citarum Rusak,...
Sebanyak 49 tanggul Citarum di Kabupaten Bekasi dalam kondisi kritis. Bahkan 26 titik di antaranya masuk zona merah. Foto/SINDOnews
A A A
BEKASI - Sebanyak 49 tanggul Citarum di Kabupaten Bekasi dalam kondisi kritis. Bahkan 26 titik di antaranya masuk zona merah. Kondisi ini harus segera diperbaiki karena berpotensi menimbulkan banjir besar dan mengancam keselamatan warga.

Untuk itu, masyarakat diminta untuk mewaspadai potensi jebolnya tanggul tersebut. Penjabat Bupati Dani Ramdan mengatakan, secara keseluruhan terdapat 55 titik tanggul Citarum yang kritis, sebanyak 49 titik di antaranya berlokasi di Kabupaten Bekasi.

Menurut dia, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum sudah diminta untuk segera melakukan penguatan tanggul. Puluhan tanggul kritis itu harus segera diperbaiki agar tidak terjadi lagi bencana banjir besar seperti di Pebayuran pada awal tahun lalu. (Baca juga; Pemkab Bekasi Kantongi Perusahaan Pencemar Lingkungan )

”Ternyata ada 55 titik kritis yang di antaranya yaitu 26 titik merah, 26 titik kuning, dan 3 titik hijau. Yang masuk dalam wilayah Kabupaten Bekasi sendiri ada 49 titik. Ini sangat bahaya harus segera ditangani. Tentu saja harus segera diperbaiki karena ini mengancam banjir,” katanya, Kamis (23/9/2021).

Kepala BPBD Provinsi Jawa Barat ini menyebutkan seluruh titik merah berada di Kabupaten Bekasi. Untuk itu, dari hasil rapat koordinasi, sebanyak 26 tanggul yang paling kritis diprioritaskan agar diperbaiki lebih awal. Pemerintah Bekasi akan mengirimkan surat kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat agar segera perbaikan tanggul.

”Sebanyak 26 titik yang merah ini tadi kami sudah sepakati akan menyurati Kementerian PUPR untuk dapat diberikan anggaran tambahan kepada BBWS Citarum agar dapat segera dilakukan perbaikannya. Sedangkan untuk 26 titik kuning akan dilaksanakan pada 2022,” ucapnya. (Baca juga; Bekasi Wajibkan Pengunjung Minimarket Gunakan Aplikasi PeduliLindungi )

Dani pun menginstruksikan kepada camat yang ada di wilayah 26 titik tanggul merah untuk menerapkan early warning system. Mereka diminta mengamati tinggi muka air di wilayah hulu sungai. Hal itu dimaksudkan agar pada saat air di wilayah hulu sungai sudah meninggi, Pemkab Bekasi dapat segera melakukan evakuasi pada warga yang tinggal di bantaran sungai. Selain perbaikan tanggul, pihaknya akan melaksanakan penghijauan pada daerah aliran sungai Citarum.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rumah Katon Bagaskara...
Rumah Katon Bagaskara Terendam Banjir, Desak Pramono Anung Bertindak
Meksiko Akan Tenggelam...
Meksiko Akan Tenggelam Lebih Cepat Dibanding Negara Lain di Dunia
Buntut Tabrakan Kereta...
Buntut Tabrakan Kereta di Bekasi, Izin Taksi Green SM Terancam Dicabut
Rekomendasi
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Kapolri Respons Usulan...
Kapolri Respons Usulan Pigai soal Sipil Duduki Jabatan Utama Polri: Sudah Ada Ruang Resiprokal
Jelang Timnas Indonesia...
Jelang Timnas Indonesia Vs Mozambik, Beckham Putra Tulis Pesan Motivasi
Berita Terkini
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
Tembus 16,46 Juta Pengguna,...
Tembus 16,46 Juta Pengguna, LinkUMKM BRI Sukses Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
Infografis
Diskon dan Pembebasan...
Diskon dan Pembebasan BBNKB untuk Warga Jakarta!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved