Manata Presiden Iran Ahmadinejad Kecam Pembunuhan George Floy

Senin, 01 Juni 2020 - 10:27 WIB
loading...
Manata Presiden Iran...
Mantan Presiden Iran, Mahmoud Ahmadinejad turut angkat bicara mengenai pembunuhan George Floyd oleh polisi Amerika Serikat (AS) di Minessota. Foto/Ist
A A A
TEHERAN - Mantan Presiden Iran, Mahmoud Ahmadinejad turut angkat bicara mengenai pembunuhan George Floyd oleh polisi Amerika Serikat (AS) di Minessota. Dalam kecamannya terhadap kejadian itu, Ahmadinejad mengutip lirik lagu legeda musik hip hop AS, Tupac Shakur.

Melalui akun Twitternya, seperti dilansir Al Arabiya pada Senin (1/6/2020), Ahmadinejad mengatakan, pembunuhan Floyd adalah sesuatu yang menganggu dan mengecewakan, dan ini adalah hasil dari tatanan dunia yang ada saat ini. (Baca juga:Gubernur Minnesota Sebut Demonstrasi Bukan Lagi Tentang George Floyd)

"Skema kekuatan dunia adalah untuk menyebabkan perpecahan agar semua masyarakat di bawah kendali. Pembunuhan George Floyd sangat mengganggu dan mengecewakan, dan adalah hasil dari tatanan dunia saat ini yang harus kita satukan," kicaunya.

Di akhir kicauannya, Ahmadinejad mengambil lirik Tupac dari lagunya yang berjudul Changes yang berbunyi "Pull the trigger, kill a Nigga, he's a hero". Lagu ini menceritakan bagaimana kehidupan masyarakat Afrika-Amerika di AS dan bagaimana polisi sering dianggap "pahlawan" ketika mereka menindak atau menembak orang kulit hitam.

Namun, pernyataan Ahmadinejad tersebut mengundang kontroversi karena penggunaan kata-kata "nigga" di dalamnya, yang berarti negro. Kata-kata tersebut dianggap rasis, terutama jika diucapkan bukan oleh orang Afrika-Amerika.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pilot Amerika Serikat...
Pilot Amerika Serikat Korban Serangan KKB di Yahukimo Diduga Tewas Ditembak Jarak Dekat
Momen Menegangkan Pasukan...
Momen Menegangkan Pasukan TNI Evakuasi Jenazah Pilot AS yang Ditembak OPM di Yahukimo
Imigrasi Surabaya Gagalkan...
Imigrasi Surabaya Gagalkan Keberangkatan 18 Calon Haji Ilegal, Korban Rugi hingga Rp290 Juta
Imigrasi Tangkap Warga...
Imigrasi Tangkap Warga Negara Amerika Serikat Buronan Kasus Pembunuhan di South Carolina
Menguak Tabir Hubungan...
Menguak Tabir Hubungan Rahasia Kerajaan Nusantara dan Kesultanan Persia: Diplomasi Rempah yang Mengubah Wajah Indonesia!
Timur Tengah Memanas,...
Timur Tengah Memanas, Imigrasi Jaksel Gencarkan Pengawasan Orang Asing
Trump Tolak Seruan Netanyahu...
Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Trump Keliru Sebut Iran...
Trump Keliru Sebut Iran 'Republik Islam Jepang': 111 Rudalnya Serang Kapal Induk AS
AS Gempur 90 Target...
AS Gempur 90 Target di Iran, Teheran Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Rekomendasi
Kasus Mafia Hukum dalam...
Kasus Mafia Hukum dalam Pemberantasan Korupsi
Polri Usut 3 Kasus Besar...
Polri Usut 3 Kasus Besar Korupsi, Pakar: Siapa pun yang Menghalangi Harus Ditindak
Dokter Tifa Sebut Dakwaan...
Dokter Tifa Sebut Dakwaan JPU Lemah: Sidang Tidak Bisa Lagi Dilanjutkan
Berita Terkini
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Rantis Brimob Siaga...
Rantis Brimob Siaga di Mabes Polri di Tengah Pengusutan Dugaan Korupsi Batu Bara-Asabri
Pengamanan di Polda...
Pengamanan di Polda Metro Diperketat usai Penggeledahan, Puluhan Brimob Bersenjata Siaga
Rayakan Hari Jadi, Ancol...
Rayakan Hari Jadi, Ancol Gratiskan Tiket Masuk pada 10 Juli Besok
Latih Desa Binaan Hadapi...
Latih Desa Binaan Hadapi Bencana, Astra Gandeng BNPB Gelar Pelatihan Tanggap Darurat
Gempa Magnitudo 4,7...
Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Polewali Mandar Pagi Ini, Dirasakan hingga Makassar
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved