Pengangguran di Tangsel Tembus 84.000 Orang Akibat Pandemi, Kadisnaker: Sedikit Segitu Mah
Kamis, 16 September 2021 - 18:55 WIB
loading...
Kawasan pergudangan Taman Tekno Tangsel. Pengangguran di Tangsel naik menjadi 84.000 orang akibat pandemi Covid-19. Foto: SINDOnews/Hasan Kurniawan
A
A
A
TANGERANG SELATAN - Pengangguran di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) naik menjadi 84.000 orang akibat pandemi Covid-19 . Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) menganggap angka tersebut masih sedikit.
"Angka terakhir 84.000 pengangguran, nambah bisa. Apalagi ditambah tamatan sekolah, malah bisa nambah lagi, mana ada yang turun," ujar Kadisnaker Kota Tangsel Sukanta, Kamis (16/9/2021).
Baca juga: Kemnaker Ajak Pemerintah Daerah untuk Atasi Pengangguran Secara Konsisten
Menurut dia, dibandingkan dengan wilayah lain di Tangerang Raya, angka pengangguran di Tangsel masih tergolong kecil dari jumlah penduduk. Data BPS 2021, jumlah penduduk Kota Tangsel sebesar 1,7 juta jiwa.
"Sedikit segitu mah jika dibanding dengan kota dan kabupaten lain. Coba Kabupaten Tangerang, coba Kota Tangerang, kita (Tangsel) termasuk yang paling kecil," ungkapnya.
Sukanta pun mengaku bangga dengan jumlah pengangguran yang tergolong sedikit itu. Hal ini juga membuat kemiskinan di Tangsel menjadi yang paling sedikit dibanding kota dan kabupaten lain di Tangerang Raya.
Baca juga: Pengangguran Jadi 'Profesi' Kebanyakan Anak Muda Saat Ini
Di sisi lain, tingginya angka pengangguran berpotensi membuat tingkat kriminal tinggi. Apalagi, tidak semua pengangguran itu merupakan warga asli Tangsel. Mereka banyak yang berasal dari urban luar Tangsel.
"Itu tugas kita bersama. Kalau jadi kriminal tugasnya polisi. Tinggal gebuk-gebukin saja," tandasnya.
"Angka terakhir 84.000 pengangguran, nambah bisa. Apalagi ditambah tamatan sekolah, malah bisa nambah lagi, mana ada yang turun," ujar Kadisnaker Kota Tangsel Sukanta, Kamis (16/9/2021).
Baca juga: Kemnaker Ajak Pemerintah Daerah untuk Atasi Pengangguran Secara Konsisten
Menurut dia, dibandingkan dengan wilayah lain di Tangerang Raya, angka pengangguran di Tangsel masih tergolong kecil dari jumlah penduduk. Data BPS 2021, jumlah penduduk Kota Tangsel sebesar 1,7 juta jiwa.
"Sedikit segitu mah jika dibanding dengan kota dan kabupaten lain. Coba Kabupaten Tangerang, coba Kota Tangerang, kita (Tangsel) termasuk yang paling kecil," ungkapnya.
Sukanta pun mengaku bangga dengan jumlah pengangguran yang tergolong sedikit itu. Hal ini juga membuat kemiskinan di Tangsel menjadi yang paling sedikit dibanding kota dan kabupaten lain di Tangerang Raya.
Baca juga: Pengangguran Jadi 'Profesi' Kebanyakan Anak Muda Saat Ini
Di sisi lain, tingginya angka pengangguran berpotensi membuat tingkat kriminal tinggi. Apalagi, tidak semua pengangguran itu merupakan warga asli Tangsel. Mereka banyak yang berasal dari urban luar Tangsel.
"Itu tugas kita bersama. Kalau jadi kriminal tugasnya polisi. Tinggal gebuk-gebukin saja," tandasnya.
(thm)
Lihat Juga :