Rumah Duka Pilot Pesawat Rimbun Air Mulai Didatangi Pelayat
Kamis, 16 September 2021 - 10:27 WIB
loading...
rumah duka pilot Pesawat Rimbun Air H. Mirza di Jalan Kompleks AURI Blok C, RT 02 RW 08, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Jawa Barat, mulai ramai didatangi para pelayat, Kamis (16/9/2021). Foto/Putra Ramadhani Astyawan
A
A
A
BOGOR - Rumah duka pilot Pesawat Rimbun Air H. Mirza di Jalan Kompleks AURI Blok C, RT 02 RW 08, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Jawa Barat, mulai ramai didatangi para pelayat, Kamis (16/9/2021). Jenazah akan tiba nanti malam.
Pantauan MNC Portal, bendera kuning terpasang di akses jalan masuk menuju rumah duka. Terlihat kerabat dan tetangga sekitar mulai datang untuk menyampaikan ucapan belasungkawa.
Tenda berukuran cukup besar dan beberapa karangan bunga berisi ucapan turut berdukacita juga sudah berdiri di halaman depan rumah duka H. Mirza.
Anak kedua almarhum, Yudistira mengatakan berdasarkan infomasi yang diterima keluarga jenazah almarhum akan tiba di rumah duka malam nanti.
Baca juga: Kronologi Evakuasi 3 Jenazah Kru Pesawat Rimbun Air ke Bandara Sugapa Papua
"Paling cepat tiba mungkin malam jam 11-an karena terakhir saya dapat info itu masih terkendala cuaca, evakuasi dari Sugapa ke Timika," kata Yudistira kepada wartawan, Kamis (16/9/2021).
Ia bercerita, kontak terakhir dengan almahum dilakukan sang ibu, satu jam sebelum keberangkatan. Hal itu memang menjadi rutinitas dari ayahnya.
Pantauan MNC Portal, bendera kuning terpasang di akses jalan masuk menuju rumah duka. Terlihat kerabat dan tetangga sekitar mulai datang untuk menyampaikan ucapan belasungkawa.
Tenda berukuran cukup besar dan beberapa karangan bunga berisi ucapan turut berdukacita juga sudah berdiri di halaman depan rumah duka H. Mirza.
Anak kedua almarhum, Yudistira mengatakan berdasarkan infomasi yang diterima keluarga jenazah almarhum akan tiba di rumah duka malam nanti.
Baca juga: Kronologi Evakuasi 3 Jenazah Kru Pesawat Rimbun Air ke Bandara Sugapa Papua
"Paling cepat tiba mungkin malam jam 11-an karena terakhir saya dapat info itu masih terkendala cuaca, evakuasi dari Sugapa ke Timika," kata Yudistira kepada wartawan, Kamis (16/9/2021).
Ia bercerita, kontak terakhir dengan almahum dilakukan sang ibu, satu jam sebelum keberangkatan. Hal itu memang menjadi rutinitas dari ayahnya.
Lihat Juga :