Gelar Syawalan Online, KAGAMA Jadikan Momentum Menggerakan Energi Positif

Minggu, 31 Mei 2020 - 18:46 WIB
loading...
Gelar Syawalan Online,...
Sekitar 1000 alumni Universitas Gadjah Mada (UGM) terdaftar mengikuti acara Syawalan KAGAMA se-Indonesia Raya pada Minggu (31/05/2020).Foto/Istimewa
A A A
SEMARANG - Sekitar 1000 alumni Universitas Gadjah Mada (UGM) terdaftar mengikuti acara Syawalan KAGAMA se-Indonesia Raya pada Minggu (31/05/2020), termasuk di dalamnya alumni UGM yang tersebar di 15 negara.

Selain dari jajaran Pengurus Pusat KAGAMA, Pengurus Pengcab, Pengda, maupun KAGAMA komunita, mereka antara lain berasal dari Pengurus Kagama Cabang Luar Negeri seperti Kuwait, Arab Saudi, India, Inggris, Perancis, Jerman, Malaysia, Singapura, Timor Leste, dan lainnya.

Syawalan KAGAMA ini diinisiasi oleh KAGAMA dan UGM. Ketua panitia acara, Sulastama Rahardja mengatakan, syawalan secara daring ini bisa menjadi ajang bagi alumni untuk berlatih menghadapi new normal.

Menggerakan Energi Positif dan Solutif
Dalam momen syawalan itu, Ketua Umum Pengurus Pusat KAGAMA Ganjar Pranowo, menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 H dan mendoakan kesehatan para alumni UGM di seluruh dunia.

"Pada situasi seperti ini, sekiranya akan baik jika energi kita terus didorong untuk melakukan hal-hal yang positif dan solutif, agar bermanfaat bagi rakyat," jelas Ganjar, Minggu (31/5/2020).

Gubernur Jawa Tengah itu, mengapresiasi langkah KAGAMA di masa pandemi ini yang sudah banyak menunjukkan kepedulian kepada masyarakat. Mulai dari pembagian APD hingga merumuskan solusi ketahanan pangan.

Dia mengajak semua alumnus untuk menjaga sinerginya. Sebab, saat ini negara sedang ditantang untuk menerapkan new normal, sehingga perlu dibahas bagaimana melakukan pemulihan di berbagai sektor.

"Kita terdiri dari berbagai macam suku, agama, budaya, dan partai politik. Saat ini, masyarakat sedang membutuhkan bantuan untuk menyelesaikan berbagai masalah di masa pandemi.”

"Untuk itu, mari kita hilangkan sekat-sekat tersebut. Kemudian bersatu untuk menemukan solusi sesuai dengan keahlian dan kemampuan kita masing-masing," tuturnya.

Ajakan Saling Membantu
Dalam kesempatan tersebut, Rektor UGM Prof Panut Mulyono, menyampaikan rasa bangganya kepada para alumnus dari penjuru dunia.

Rektor UGM juga berpesan, "Jelang Hari Lahir Pancasila, pandemi Corona (COVID-19) telah menyadarkan kita bahwa, situasi ini turut mewujudkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila,” ujar rektor.

"Berbagai inisiatif untuk saling membantu muncul seiring dengan pandemi yang terus bergulir," pungkasnya

Menyambung hal tersebut, Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat KAGAMA, Ang Ari Dwipayana, menyampaikan pesan agar dalam situasi pandemi ini, masyarakat jangan merasa sendirian. Semua orang akan saling bantu, berbagi, dan mengingatkan.

"Saya mengajak seluruh Anggota KAGAMA di Indonesia maupun luar negeri untuk terus bergandengan tangan dan berkarya. Supaya kondisi normal bisa kita rasakan kembali," jelas Koordinator Staf Khusus Presiden RI itu.

SItuasi Sulit, Tetap Kreatif
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Pengurus Pusat KAGAMA yang juga Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi menyebut banyak sekali kegiatan Kagama yang positif, salah satunya kegiatan Kagama Inkubasi Bisnis (KIB) yang sampai saat ini sudah berjalan sepuluh kali.

Ini kegiatan rutin yang positif bertujuan meningkatkan kompetensi alumni UGM khususnya dalam aspek pengetahuan dan keterampilan bisnis. Kegiatan ini ditujukan untuk alumni UGM yang berminat memulai bisnis maupun yang sudah memiliki usaha dan ingin memperbesar usahanya.

Sebagaimana disebutkan olah Sulastama, di masa pandemi ini, KAGAMA juga berusaha memberikan terobosan dan kreativitas dalam kegiatan pengabdian masyarakat. "Salah satunya mengadopsi gerakan canthelan dalam kegiatan pembagian sembako ke masyarakat.”

"Selain itu ada juga konser virtual yang digelar oleh komunitas Adiswara dan KAGAMA Beksan, yang berhasil memgumpulkan donasi sekitar Rp 100 juta," ujar alumnus Teknik Geologi UGM itu.

Dia menerangkan, donasi yang terkumpul akan dimanfaatkan KAGAMA untuk merealisasikan program ketahanan pangan.
(zil)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Budiman Sudjatmiko Ungkap...
Budiman Sudjatmiko Ungkap Dialog dengan Mahasiswa di UGM Gagal Terjadi: Ada Penghakiman
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Soal Insiden di UGM,...
Soal Insiden di UGM, Wamentan: Kita Demokratis, Siap Diskusi dengan Siapapun
Kronologi Mahasiswa...
Kronologi Mahasiswa Geruduk Budiman Sudjatmiko, Sudaryono dan Nusron Wahid saat Diskusi di UGM
Rooting for Future,...
Rooting for Future, PAMA Bersama UGM dan OIKN Penanaman Pohon Bersama
Jaga Ketahanan Pangan,...
Jaga Ketahanan Pangan, UGM-Ewindo Kembangkan Bank Sayuran
Kisah Fathan Diterima...
Kisah Fathan Diterima Kuliah Gratis di UGM, Anak Penjual Kantin yang Pantang Menyerah
Bonatua Ungkap Alasan...
Bonatua Ungkap Alasan Gugat Penyelenggara Pemilu hingga UGM terkait Legalisir Ijazah Jokowi
Cerita Leni, Anak Buruh...
Cerita Leni, Anak Buruh Tani yang Lolos Akuntansi UGM Lewat SNBP dan Kuliah Gratis
Rekomendasi
Pangeran William Tampil...
Pangeran William Tampil di Acara 'New Heights' pada Hari Pernikahan Taylor Swift dan Travis Kelce
IHSG Lesu dalam Sepekan,...
IHSG Lesu dalam Sepekan, Cermati Saham-saham yang Cuan dan Boncos
Pertamina Pastikan Kesiapan...
Pertamina Pastikan Kesiapan Pasokan Energi di Ujung Timur Jawa
Berita Terkini
UI Tegaskan Kajian BEM...
UI Tegaskan Kajian BEM Psikologi soal LGBT Bukan Sikap Resmi Kampus
Warga Pertanyakan Perubahan...
Warga Pertanyakan Perubahan Aliran Kali Cikokol dan Luas Taman Potret
BMKG Operasikan Radar...
BMKG Operasikan Radar Laut Canggih di Sumatera, Percepat Peringatan Dini Tsunami
Soroti Kasus Penyiksaan...
Soroti Kasus Penyiksaan di Bandung, Wakil Ketua DPRD Jabar Gagas Siskamling Digital
Gunung Semeru Erupsi...
Gunung Semeru Erupsi Setinggi 1,4 Km, PVMBG: Waspada Awan Panas dan Guguran Lava
BNN dan Bea Cukai Gagalkan...
BNN dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Kuncup Bunga Kanabis Asal Thailand
Infografis
10 Fakta Konflik AS...
10 Fakta Konflik AS - Venezuela: Perebutan Pengaruh dan Energi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved