COVID-19 Melandai, PWNU DIY Minta Muktamar Ke-34 NU Digelar Tahun Ini

Rabu, 15 September 2021 - 15:35 WIB
loading...
COVID-19 Melandai, PWNU...
PWNU DIY meminta agar Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) segera digelar tahun 2021 ini kendati dalam situasi pandemi COVID-19 yang belum sepenuhnya normal. Foto/Ilustrasi/Fatayatdiy
A A A
YOGYAKARTA - Dorongan agar Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) yang sempat tertunda pada 2020 bisa digelar pada tahun ini terus bermunculan dari berbagai daerah. Setelah Jawa Timur, PWNU DIY juga meminta agar muktamar segera digelar tahun 2021 ini kendati dalam situasi pandemi COVID-19 yang belum sepenuhnya normal.

Wakil Ketua PWNU DIY, KH Fahmy Akbar Idries mengatakan, usulan muktamar dari DIY ini harus dimusyawarahkan dengan pengurus lain secara nasional. Fahmy optimistis melihat pentingnya agenda organisasi dan situasi terkini COVID-19 yang semakin terkendali, para pengurus akan menyepakati usulan tersebut.

“Usulan ini akan kami sampaikan dalam forum Munas Alim Ulama dan Konbes NU yang digelar di Jakarta pada 25-26 September mendatang untuk mendapatkan kesepakatan bersama,” ujar Fahmy di Yogyakarta, Rabu (15/9/2021).

Baca juga: PWNU Jatim Usulkan Muktamar NU Tahun 2021

Fahmy mengungkapkan setidaknya ada dua landasan kuat mengapa muktamar bisa digelar pada tahun ini. Pertama, kondisi pandemi COVID-19 secara nasional yang sudah terkendali.

Menurut dia, Indonesia telah berhasil mengatasi gelombang kasus COVID-19 dengan optimal baik di Pulau Jawa dan Luar Jawa. Kendati saat ini kasus baru masih bermunculan, namun tren kasus terus mengalami penurunan. Melihat perkembangan baik ini, muktamar sangat mungkin digelar tentu tetap berkoordinasi dengan Satgas COVID-19.

“Memungkinkan saja muktamar digelar karena pembatasan-pembatasan juga mulai dilonggarkan. Tentu tetap mengacu pada arahan pemerintah dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” terangnya.

Baca juga: PBNU Ajak Masyarakat Sambut Hari Santri Nasional 2021 dengan Gegap-gempita

Kedua, tandas Fahmy, muktamar adalah forum tertinggi yang juga menjadi ajang sangat penting bagi terus berjalannya roda organisasi NU ke depan. Dengan menggelar muktamar tahun ini maka ketersendatan organisasi maupun pangkaderan bisa diantisipasi lebih dini.

"Organisasi ini harus berjalan dengan baik. Pandemi memang situasi yang tidak mudah, tapi bahaya terjadinya krisis legitimasi di PBNU juga harus disikapi dengan tegas," katanya.

Melihat pentingnya muktamar tersebut, KH Fahmy berharap para peserta Munas Alim Ulama dan Konbes nanti bisa menyepakatinya. Jika tidak bisa digelar pada Oktober, maka dia berharap muktamar paling lambat bisa dilaksanakan pada Desember tahun ini.

Lampung Siap Tuan Rumah Tahun Ini

Keinginan agar Muktamar ke-34 NU bisa digelar tahun ini juga disampaikan Ketua PWNU Lampung Prof Muhammad Mukri. Bahkan Mukri menyatakan Provinsi Lampung siap menjadi tuan rumah sebagaimana keputusan hasil Konbes NU tahun lalu. “Kami sepenuhnya siap Muktamar digelar, termasuk jika pilihannya nanti digelar secara offline,” ujarnya.

Meski demikian, pihaknya menunggu hasil keputusan resmi soal muktamar ini dari munas alim ulama dan konbes yang digelar akhir September mendatang. Pihaknya berharap, munas dan konbes menghasilkan keputusan yang tepat sehingga bisa berdampak positif terhadap organisasi NU ke depan.

Muktamar Ke-34 NU sesuai rencana digelar di Provinsi Lampung pada 2020. Namun karena situasi pandemi Covid, agenda terbesar NU tersebut diputuskan ditunda pelaksanaannya. Menurut rencana, muktamar akan digelar pada Oktober pada 2021 ini.

Usulan agar muktamar bisa digelar tahun ini Selasa (14/9/2021) lalu juga disampaikan PWNU Jawa Timur. Rais Syuriah PWNU Jawa Timur KH Anwar Iskandar mengatakan, keputusan mengusulkan muktamar tahun ini adalah hasil rapat gabungan antara syuriah dan tanfidziyah.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Syiar Islam Harus Dekat...
Syiar Islam Harus Dekat dengan Masyarakat
Lulus PMKNU, Gus Salam...
Lulus PMKNU, Gus Salam Penuhi Syarat Administratif Calon Ketua Umum PBNU
Nahdliyin Muda Batang:...
Nahdliyin Muda Batang: Siapa pun Ketum PBNU Harus Bisa Memperkuat Posisi NU
PCNU Cirebon Ajukan...
PCNU Cirebon Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah Muktamar ke-35 NU
Momen Tiga Tokoh NU...
Momen Tiga Tokoh NU Mengikuti Pendidikan Kepemimpinan di PMKNU Cirebon
Muktamar ke-35 NU, Masyayikh...
Muktamar ke-35 NU, Masyayikh Sarang Restui dan Doakan Gus Salam Menakhodai PBNU
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
Kritik Menggema Jelang...
Kritik Menggema Jelang Muktamar, Warga NU Depok Soroti Tata Kelola PBNU
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
Rekomendasi
Rueibin Chen Ungkap...
Rueibin Chen Ungkap Alasan Pilih Musik Karya Brahms untuk Konser Eksklusif di Jakarta
Implementasi B50 Dimulai...
Implementasi B50 Dimulai 1 Juli 2026, Jubir ESDM: Bisa Hemat Devisa Rp157 Triliun
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
Berita Terkini
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved