Covid-19 Melandai, Pemkab Bekasi Uji Coba Pembukaan Central Park Meikarta
Senin, 13 September 2021 - 20:44 WIB
loading...
Pemkab Bekasi uji coba pembukaan kembali tempat rekreasi olah raga terbesar di dunia, Central Park Meikarta. Foto: SINDOnews/Abdullah M Surjaya
A
A
A
BEKASI - Covid-19 di Kabupaten Bekasi perlahan terus melandai. Teranyar, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Bekasi turun ke Level 3 dan tidak lagi masuk kategori zona merah. Untuk itu, sejumlah relaksasi dilakukan, salah satunya pembukaan kembali tempat rekreasi olah raga terbesar di dunia, Central Park Meikarta.
Penjabat Bupati Bekasi, Dani Ramdan, mengatakan, wilayahnya kini sudah mulai melakukan uji coba pembukaan tempat wisata seiring melandainya Covid-19. Namun, pihaknya hanya memberikan kelonggaran dengan kuota maksimal 50 persen.
”Yang diuji coba di tempat rekreasi olahraga, di Central Park Meikarta,” ujarnya, Senin (13/9/2021).
Baca juga: Kabupaten Bekasi Persiapkan Uji Coba Pembukaan Tempat Wisata
Dia menegaskan, warga yang ingin datang ke tempat wisata itu wajib sudah divaksin dan masuk menggunakan aplikasi PeduliLindungi. Hal itu untuk menimalisir adanya penyebaran kembali corona di wilayahnya.
”Jadi semua tempat pariwisata yang dikunjungi, warga wajib sudah divaksin dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat,” katanya.
Penjabat Bupati Bekasi, Dani Ramdan, mengatakan, wilayahnya kini sudah mulai melakukan uji coba pembukaan tempat wisata seiring melandainya Covid-19. Namun, pihaknya hanya memberikan kelonggaran dengan kuota maksimal 50 persen.
”Yang diuji coba di tempat rekreasi olahraga, di Central Park Meikarta,” ujarnya, Senin (13/9/2021).
Baca juga: Kabupaten Bekasi Persiapkan Uji Coba Pembukaan Tempat Wisata
Dia menegaskan, warga yang ingin datang ke tempat wisata itu wajib sudah divaksin dan masuk menggunakan aplikasi PeduliLindungi. Hal itu untuk menimalisir adanya penyebaran kembali corona di wilayahnya.
”Jadi semua tempat pariwisata yang dikunjungi, warga wajib sudah divaksin dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat,” katanya.
Lihat Juga :