Pertama di Indonesia, Bupati Bogor Luncurkan Sekolah Pemerintahan Desa

Senin, 13 September 2021 - 16:40 WIB
loading...
Pertama di Indonesia,...
Bupati Bogor Ade Yasin meluncurkan program Sekolah Pemerintahan Desa bekerja sama dengan IPB University, Senin (13/9/2021). Foto: Dok Pemkab Bogor
A A A
BOGOR - Bupati Bogor Ade Yasin meluncurkan program Sekolah Pemerintahan Desa bekerja sama dengan IPB University, Senin (13/9/2021). Sekolah Pemerintahan Desa IPB University ini diklaim yang pertama dan satu-satunya di Indonesia.

Ade Yasin mengatakan, Pemerintah Kabupaten Bogor tengah berupaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para aparatur desa tentang tata kelola pemerintahan desa di era digital ini. Nantinya, para aparatur desa didampingi tenaga pengajar yang profesional dan kompeten dari IPB University.

"Selain prestisius, program Sekolah Pemerintahan Desa diharapkan akan membawa perubahan besar menuju tata kelola pemerintahan desa di era digital yang jauh lebih maju dan lebih baik," kata Ade Yasin.

Baca juga: Mayoritas Kades Lulusan SMA, Mendagri Genjot Pembinaan Tata Kelola Desa

Menurut dia, permasalahan pembangunan di desa adalah terbatasnya informasi, pengetahuan, teknologi, dan kapasitas SDM aparatur dalam tata kelola pemerintahan desa. Pengolahan data desa dilakukan secara manual dan perencanaan masih disusun atas dasar perkiraan, bukan berdasar data yang akurat dan presisi. Sehingga, banyak program-program pembangunan desa menjadi tidak tepat sasaran.

"Semoga dengan program Sekolah Pemerintahan Desa, program Desa Membangun di Kabupaten Bogor semakin tepat sasaran dan efektif, demi tercapainya masyarakat desa yang maju, mandiri dan sejahtera, serta terwujudnya visi Kabupaten Bogor Termaju, Nyaman dan Berkeadaban," ungkap Ade Yasin.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bogor Renaldi Yushab Fiansyah menerangkan, Sekolah Pemerintahan Desa akan menjadikan data desa presisi sebagai bahan praktikum. Data presisi dikumpulkan dengan teknologi 4.0, berbentuk data citra desa dengan resolusi tinggi hingga 5 cm plus data numerik dan deskriptif, sehingga memiliki tingkat akurasi tinggi untuk menggambarkan potensi desa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IPB University dan Pesantren...
IPB University dan Pesantren Darunnajah 14 Gelar Pelatihan Produk Unggulan Pesantren
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
SNI Bukan Sekadar Regulasi,...
SNI Bukan Sekadar Regulasi, Mahasiswa IPB Diajak Memahami Budaya Mutu di Industri Pangan
Rekomendasi
Finnet dan Kemenhub...
Finnet dan Kemenhub Kolaborasi Percepat Digitalisasi Pembayaran Layanan Maritim
Korea Selatan vs Republik...
Korea Selatan vs Republik Ceko: Konsistensi Kontra Jago Bola Mati
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Berita Terkini
BEM UI Gelar Aksi di...
BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI, Pengendara Diimbau Cari Rute Alternatif
Mahasiswa Turun ke Jalan...
Mahasiswa Turun ke Jalan Hari Ini, 4.151 Personel Gabungan Dikerahkan
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
Infografis
7 Negara Penghafal Alquran...
7 Negara Penghafal Alquran Terbanyak di Dunia, Indonesia Peringkat Berapa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved