Pria di Lutim Terkena Sabetan Parang Saat Coba Melerai Perkelahian
Senin, 13 September 2021 - 15:00 WIB
loading...
Aslan (44) menjalani pemeriksaan di Polsek Towuti atas dugaan penganiayaan berat terhadap Aco. Foto: SINDOnews/Fitra Budin
A
A
A
LUWU TIMUR - Aparat Polsek Towoti Luwu Timur (Lutim) menahan seorang pria bernama Tolakaming alias Aslan (44), warga Dusun Kawatan, Desa Tokalimbo, Kecamatan Towuti, Senin (13/9). Aslan ditahan atas dugaan penganiayaan berat terhadap Hasbi alias Aco (55).
Kapolsek Towuti, Iptu Simon Siltu menjelaskan, penganiayaan tersebut bermula saat Aco mencoba menghentikan perkelahian antara anaknya dengan Aslan. Namun, Aco malah terkena sabetan dari parang yang dibawa Aslan.
Baca juga: Tren Kasus Narkotika dan Penganiayaan di Luwu Timur Naik
"Saat pelaku datang, korban hanya ingin melerai. Namun untuk melindungi anaknya sehingga korban yang terkena serangan dari pelaku," jelas Kapolsek Towuti.
"Kejadiannya pada hari Sabtu lalu (11/9/2021), sekitar pukul 18.00 Wita, keduanya adalah pekerja kebun," sambung Simon.
Baca juga: Layanan Vaksin Covid-19 di Luwu Timur Dibuka Hingga ke Polsek
Simon melanjutkan, akibat sabetan parang Aslam itu, Aco mengalami luka di bagian wajah. Saat ini Aco telah berada Rumah Sakit Sawerigading Palopo untuk mendapat perawatan intensif.
"Korban dievakuasi oleh keluarganya dari Desa Kawatan menuju Timampu dengan menggunakan kapal katinting, korban sempat dirawat di Puskesmas Wondula, lalu dirujuk di RS Awal Bros Sorowako, dan dirujuk ke RS Palopo," jelas Simon.
Baca juga: Kominfo Lutim Sosialisasi Penyebarluasan Informasi Pembangunan Daerah
Menurut Simon, Aslan diserahkan sendiri oleh keluarganya kepada pihak berwajib, setelah sebelumnya aparat mendatangi rumah pelaku untuk melakukan penggalangan terhadap kepala desa dan keluarga, agar pelaku menyerahkan diri.
"Sekitar pukul 01.00 Wita pihak keluarga menyerahkan pelaku ke kantor Polsek Towuti," kata dia.
Kapolsek Towuti, Iptu Simon Siltu menjelaskan, penganiayaan tersebut bermula saat Aco mencoba menghentikan perkelahian antara anaknya dengan Aslan. Namun, Aco malah terkena sabetan dari parang yang dibawa Aslan.
Baca juga: Tren Kasus Narkotika dan Penganiayaan di Luwu Timur Naik
"Saat pelaku datang, korban hanya ingin melerai. Namun untuk melindungi anaknya sehingga korban yang terkena serangan dari pelaku," jelas Kapolsek Towuti.
"Kejadiannya pada hari Sabtu lalu (11/9/2021), sekitar pukul 18.00 Wita, keduanya adalah pekerja kebun," sambung Simon.
Baca juga: Layanan Vaksin Covid-19 di Luwu Timur Dibuka Hingga ke Polsek
Simon melanjutkan, akibat sabetan parang Aslam itu, Aco mengalami luka di bagian wajah. Saat ini Aco telah berada Rumah Sakit Sawerigading Palopo untuk mendapat perawatan intensif.
"Korban dievakuasi oleh keluarganya dari Desa Kawatan menuju Timampu dengan menggunakan kapal katinting, korban sempat dirawat di Puskesmas Wondula, lalu dirujuk di RS Awal Bros Sorowako, dan dirujuk ke RS Palopo," jelas Simon.
Baca juga: Kominfo Lutim Sosialisasi Penyebarluasan Informasi Pembangunan Daerah
Menurut Simon, Aslan diserahkan sendiri oleh keluarganya kepada pihak berwajib, setelah sebelumnya aparat mendatangi rumah pelaku untuk melakukan penggalangan terhadap kepala desa dan keluarga, agar pelaku menyerahkan diri.
"Sekitar pukul 01.00 Wita pihak keluarga menyerahkan pelaku ke kantor Polsek Towuti," kata dia.
(luq)
Lihat Juga :