Kementan Kirim 200 Sapi Perah Asal Australia ke Gowa pada November 2021

Jum'at, 10 September 2021 - 14:46 WIB
loading...
Kementan Kirim 200 Sapi...
Pj Sekkab Gowa Kamsina saat mendampingi pejabat Kementan RI untuk meninjau lokasi kandang sapi perah di wilayahnya, belum lama ini. Foto: Herni Amir
A A A
SUNGGUMINASA - Kementerian Pertanian (Kementan) RI akan mendistribusikan 200 ekor sapi perah ke Kabupaten Gowa pada November mendatang. Langkah itu dilakukan sebagai upaya percepatan pelaksanaan kegiatan pengembangan sapi perah di daerah berjuluk Butta Bersejarah.

"November 200 ekor (sapi perah-red) sudah sampai di Kabupaten Gowa. Maka harapan kita untuk hijauannya atau untuk pakannya, minggu depan sudah mulai tanam karena bibitnya sudah siap," ujar Direktur Pakan Direktorat Jenderal (Ditjen) Peternakan Kesehatan Hewan (PKH) Kementan RI , Agus Sunanto, belum lama ini.

Agus diketahui kembali berkunjung ke Gowa untuk meninjau kesiapan lokasi kandang dan hijauan pakan di Desa Tonasa dan Desa Bolaromang, Kecamatan Tombolopao.

Baca Juga: Program Sapi Perah di Gowa Ditargetkan Berjalan Agustus 2021

Dari hasil peninjauan, kata dia, lahan untuk kandang dan hijauan pakan sudah siap. Untuk itu, pihaknya meminta agar persiapan yang belum tuntas agar segera diselesaikan.

"Kalau hasil peninjauan lokasi kadang sudah oke, kemudian lokasi hijauan juga sudah oke, tidak masalah dan mudah-mudahan minggu depan sudah mulai dikerjakan terkait dengan yang hijauan, kandang, dan lain sebagainya sudah diselesaikan," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Agus juga menyampaikan keyakinannya bahwa program pengembangan sapi perah bisa berjalan dan berkembang dengan baik di Gowa . Dengan begitu, bisa bermanfaat bagi masyarakat dari segi pekerjaan dan penghasilan.

Di tempat yang sama, Kepala Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BBPTUHPT) Baturraden, Sintong HMT Hutasoit, menyebutkan sapi yang akan didatangkan jenis Friesian Holstein (FH) dari Australia. Sapi jenis FH ini bisa menghasilkan susu 20 hingga 25 liter per hari.

"Tahun ini kita harapkan ternak, kandang dan lahannya bisa dilaksanakan sehingga 2022 nanti APBD bisa membantu pengembangan selanjutnya dan Kabupaten Gowa ini bisa menjadi sumber sapi perah dan susu," ujarnya.

Selain itu, Sintong menyebut agar program ini bisa berjalan dengan baik, para peternak nantinya akan mengikuti pelatihan pengolahan sapi perah . Mulai dari pemeliharaan, pemberian pakan, pengelolaan susu hingga pengembangbiakan di BBPTUHPT Baturraden.

Menurutnya beternak sapi perah berbeda dengan sapi potong. Olehnya itu, dibutuhkan pengetahuan tambahan untuk menghasilkan susu yang berkualitas.

Baca Juga: Hibah Sapi Laktasi dari Kementan Akan Tiba di Kabupaten Gowa Bulan Juli

Dirinya berharap program ini berjalan dengan sehingga akan menambah kesejahteraan masyarakat Gowa. Dia yakin program ini akan berdampak bagi pendapatan masyarakat dan bagi pengembangan pariwisata di Kabupaten Gowa.

Penjabat Sekretaris Kabupaten Gowa , Kamsina, juga berharap program ini bisa berjalan dengan baik dan masyarakat daerahnya dapat semakin sejahtera di masa yang akan datang.

"Kita berharap ini cepat bisa terealisasi dan masyarakat bisa menikmati program ini. Dan saya kira ini akan bermanfaat bagi masyarakat dan akan meningkatkan pendapatan masyarakat," harapnya.
(tri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ditjen Hortikultura...
Ditjen Hortikultura dan Ewindo Perluas Peran Masyarakat Kota dalam Ketahanan Pangan
Kementan Bersama DPD...
Kementan Bersama DPD RI Pastikan Pembangunan Food Estate di Merauke Berjalan
Gelar Depok Animal Expo,...
Gelar Depok Animal Expo, Wali Kota Supian: Edukasi dan Pencegahan Rabies
Kementan: Program Cetak...
Kementan: Program Cetak Sawah Rakyat di Kalteng Terus Berjalan
Sosialisasi Inpres Nomor...
Sosialisasi Inpres Nomor 3/2025 di Kaltim, Kementan Perkuat Peran Penyuluh Pertanian
Kasus Beras Oplosan...
Kasus Beras Oplosan Seret BUMD DKI, Dinas KPKP: Masih Tunggu Hasil Pemeriksaan Sampel
Potensi Gula Non-Tebu...
Potensi Gula Non-Tebu yang Dianaktirikan
Krisis Bahan Baku Plastik,...
Krisis Bahan Baku Plastik, Pemerintah Jajaki Impor Kemasan dari Malaysia hingga Rusia
Stok Beras Indonesia...
Stok Beras Indonesia Cetak Rekor Tembus 4,3 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah
Rekomendasi
Harga Emas Terjun Rp18...
Harga Emas Terjun Rp18 Ribu, Hari Ini 1 Gram Dijual Rp2.655.000 per Gram
Prabowo Prediksi Indonesia...
Prabowo Prediksi Indonesia Swasembada BBM 3 Tahun Lagi
2 Calon Manajer Kopdes...
2 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal saat Latsarmil, TB Hasanuddin Berharap Lakukan Evaluasi Menyeluruh
Berita Terkini
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Pacar Ditahan di Sel Khusus
Prakiraan Cuaca Jakarta...
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu 24 Juni 2026: Berawan Sejak Pagi, Berpotensi Hujan Ringan Sore Hari
Di Diskusi Partai Perindo,...
Di Diskusi Partai Perindo, JJ Rizal Minta Gubernur Jakarta Belajar dari Soekarno
Infografis
Kronologi Kasus Perdagangan...
Kronologi Kasus Perdagangan 25 Bayi Asal Jabar ke Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved