Pemkab Pinrang Target 42 Ribu Pelajar Terima Vaksin Covid-19
Rabu, 08 September 2021 - 16:32 WIB
loading...
Seorang pelajar di Kabupaten Pinrang menjalani tahapan screening sebelum menerima vaksin Covid-19. Foto: SINDONews/Darwiaty Dalle
A
A
A
PINRANG - Pemerintah Kabupaten Pinrang melalui Dinas Kesehatan, menargetkan 42.785 pelajar menerima suntikan vaksin Covid-19. Saat ini, realisasi vaksinasi pelajar sudah berada di angka 24,6% dari target.
Kadis Kesehatan Pinrang, Dyah Puspita Dewi mengemukakan, meski realisasi vaksinasi Covid-19 pelajar sudah lumayan, namun angka realisasi sebenarnya masih bisa dimaksimalkan.
Baca juga:Vaksinasi untuk Anak di Kabupaten Pinrang Mulai Digelar
"Tapi kita terkendala dengan terbatasnya jumlah vaksin yang stoknya terbatas. Padahal, minat pelajar di Pinrang mengikuti kegiatan ini, sangat tinggi. Tapi terpaksa kita batasi sesuai jumlah vaksin yang ada," katanya.
Guna mencapai target tersebut, Pemkab Pinrang terus menggencarkan vaksinasi untuk pelajar. Seperti yang dilakukan pekan ini di berbagai tempat, contohnya indoor kantor bupati, Kecamatan Duampanua dan Kecamatan Suppa.
Tingginya animo masyarakat mengikuti vaksinasi, kata Dyah, membuat petugas kewalahan, karena peserta yang datang secara bersamaan. Padahal sebelumnya, petugastelah menetapkan waktu masing-masing peserta.
Baca juga:Pemkab Pinrang Gelar Simulasi Pembelajaran Tatap Muka
"Kita juga tidak bisa menahan masyarakat, selain terus mengingatkan agar tetap menjaga prokes selama proses vaksinasi. Namun sejauh ini, belum ada catatan klaster penyebaran Covid-19 pada kerumunan pelaksanaan vaksinasi," jelas Dyah.
PihakDinas Kesehatan, tambah Dyah, juga menganggap kerumunan yang terjadi setiap vaksinasi massal digelar, masih bisa terpantau dengan baik, karena nama dan alamat peserta vaksinasi telah terdata oleh petugas.
"Antusias masyarakat termasuk pelajar sangat tinggi, namun kami tetap berupaya agar disiplin prokes tetap dipatuhi," katanya.
Baca juga:Vaksinasi Covid-19 di Pinrang Mulai Menyasar Ibu Hamil
Sitti Ramlah, salah seorang pelajar mengaku bersama beberapa temannya telah antre sejak pagi di lokasi vaksinasi massal. Sitti mengaku bersemangat mengikuti program vaksinasi karena meyakini manfaat vaksin meningkatkan imun tubuh.
"Apalagi kami mulai sekolah tatap muka , sehingga semakin memberi kami semangat untuk bervaksin. Agar daya tahan tubuh kami bisa lebih kuat," tandasnya.
Kadis Kesehatan Pinrang, Dyah Puspita Dewi mengemukakan, meski realisasi vaksinasi Covid-19 pelajar sudah lumayan, namun angka realisasi sebenarnya masih bisa dimaksimalkan.
Baca juga:Vaksinasi untuk Anak di Kabupaten Pinrang Mulai Digelar
"Tapi kita terkendala dengan terbatasnya jumlah vaksin yang stoknya terbatas. Padahal, minat pelajar di Pinrang mengikuti kegiatan ini, sangat tinggi. Tapi terpaksa kita batasi sesuai jumlah vaksin yang ada," katanya.
Guna mencapai target tersebut, Pemkab Pinrang terus menggencarkan vaksinasi untuk pelajar. Seperti yang dilakukan pekan ini di berbagai tempat, contohnya indoor kantor bupati, Kecamatan Duampanua dan Kecamatan Suppa.
Tingginya animo masyarakat mengikuti vaksinasi, kata Dyah, membuat petugas kewalahan, karena peserta yang datang secara bersamaan. Padahal sebelumnya, petugastelah menetapkan waktu masing-masing peserta.
Baca juga:Pemkab Pinrang Gelar Simulasi Pembelajaran Tatap Muka
"Kita juga tidak bisa menahan masyarakat, selain terus mengingatkan agar tetap menjaga prokes selama proses vaksinasi. Namun sejauh ini, belum ada catatan klaster penyebaran Covid-19 pada kerumunan pelaksanaan vaksinasi," jelas Dyah.
PihakDinas Kesehatan, tambah Dyah, juga menganggap kerumunan yang terjadi setiap vaksinasi massal digelar, masih bisa terpantau dengan baik, karena nama dan alamat peserta vaksinasi telah terdata oleh petugas.
"Antusias masyarakat termasuk pelajar sangat tinggi, namun kami tetap berupaya agar disiplin prokes tetap dipatuhi," katanya.
Baca juga:Vaksinasi Covid-19 di Pinrang Mulai Menyasar Ibu Hamil
Sitti Ramlah, salah seorang pelajar mengaku bersama beberapa temannya telah antre sejak pagi di lokasi vaksinasi massal. Sitti mengaku bersemangat mengikuti program vaksinasi karena meyakini manfaat vaksin meningkatkan imun tubuh.
"Apalagi kami mulai sekolah tatap muka , sehingga semakin memberi kami semangat untuk bervaksin. Agar daya tahan tubuh kami bisa lebih kuat," tandasnya.
(luq)
Lihat Juga :