Pelanggar Ganjil Genap Berkurang, Polisi: Orang DKI Sudah Paham Semua
Senin, 06 September 2021 - 10:46 WIB
loading...
Pihak kepolisian mengklaim masyarakat sudah patuh dengan kebijakan ganjil genap yang diberlakukan selama PPKM level 3 di Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan. Foto: Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Pihak kepolisian mengklaim masyarakat sudah patuh dengan kebijakan ganjil genap yang diberlakukan selama PPKM level 3 di Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan. Polisi menilai angka pelanggaran pengendara di ruas jalan tersebut semakin menurun.
Kasie Pelanggaran Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Sriyanto mengatakan, sejak mulai diterapkan pada 26 Agustus lalu, tiap harinya ada puluhan pelanggaran pengendara yang ditindak. Namun, angka itu terus menurun beberapa hari setelahnya. Baca juga: Ribuan Kendaraan Masih Coba Terobos Aturan Ganjil Genap di Kota Bogor
"Jadi dari mulai diterapkan di sini yang ditegur atau diputarbalikan makin hari makin menurun. Hari pertama itu ada 20 pelanggaran, lalu kemudian menurun 13, dan Kamis pekan lalu itu ada 1 (pelanggaran) aja," kata Sriyanto kepada wartawan di Jakarta, Senin (6/9/2021).
Menurut Sriyanto, para pelanggar biasanya merupakan pengendara yang berasal dari luar Jakarta. Selebihnya para pengendara di ganjil genap Rasuna Said dinilai telah mengikuti aturan tersebut.
"Jadi biasanya yang melanggar itu entah dia ngakunya lupa atau orang luar DKI. Kalau orang DKI sudah paham semua," jelas Sriyanto.
Dia menambahkan, selama pelaksanaan ganjil genap di Rasuna Said, pihaknya belum menemukan adanya pelanggar yang melawan saat ditindak. Sriyanto menyebut, para pelanggar tersebut kooperatif saat dilakukan penindakan.
"Mereka kooperatif. Kita dari jauh udah tunjuk (mobilnya) aja udah merasa dia," ujar Sriyanto. Baca juga: Ganjil Genap Jumat-Sabtu, 2.320 Kendaraan Gagal Meluncur ke Puncak Bogor
Kasie Pelanggaran Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Sriyanto mengatakan, sejak mulai diterapkan pada 26 Agustus lalu, tiap harinya ada puluhan pelanggaran pengendara yang ditindak. Namun, angka itu terus menurun beberapa hari setelahnya. Baca juga: Ribuan Kendaraan Masih Coba Terobos Aturan Ganjil Genap di Kota Bogor
"Jadi dari mulai diterapkan di sini yang ditegur atau diputarbalikan makin hari makin menurun. Hari pertama itu ada 20 pelanggaran, lalu kemudian menurun 13, dan Kamis pekan lalu itu ada 1 (pelanggaran) aja," kata Sriyanto kepada wartawan di Jakarta, Senin (6/9/2021).
Menurut Sriyanto, para pelanggar biasanya merupakan pengendara yang berasal dari luar Jakarta. Selebihnya para pengendara di ganjil genap Rasuna Said dinilai telah mengikuti aturan tersebut.
"Jadi biasanya yang melanggar itu entah dia ngakunya lupa atau orang luar DKI. Kalau orang DKI sudah paham semua," jelas Sriyanto.
Dia menambahkan, selama pelaksanaan ganjil genap di Rasuna Said, pihaknya belum menemukan adanya pelanggar yang melawan saat ditindak. Sriyanto menyebut, para pelanggar tersebut kooperatif saat dilakukan penindakan.
"Mereka kooperatif. Kita dari jauh udah tunjuk (mobilnya) aja udah merasa dia," ujar Sriyanto. Baca juga: Ganjil Genap Jumat-Sabtu, 2.320 Kendaraan Gagal Meluncur ke Puncak Bogor
Lihat Juga :