Evaluasi PTM Selama Sepekan, DPRD DKI Minta Perketat Prokes
Senin, 06 September 2021 - 05:32 WIB
loading...
Anggota Komisi E dari Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Solikhah menjelaskan hasil evaluasinya terhadap sistem Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Foto/SINDOnews/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Anggota Komisi E dari Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Solikhah menjelaskan hasil evaluasinya terhadap sistem Pembelajaran Tatap Muka (PTM).
Baca juga: Belajar Tatap Muka di Tangsel Baru Akan Dimulai, Kadis Dikbud Wanti-wanti Sekolah Bisa Dihentikan
"Jadi evaluasi PTM selama satu pekan ini saya melihat langsung di lapangan di sekolah yang saya datangi yang saya lihat langsung SDN 05 Kedawung Kaliangke, Jakarta Barat," kata Solikhah saat dihubungi Sindonews, Minggu (5/9/2021).
Baca juga: 15 SMP di Surabaya Lolos Asesmen Pembelajaran Tatap Muka, Sisanya Masih Simulasi
"Di situ ada dua SD dalam satu kompleks, SD 05 dan SD 06 kebetulan saya berkesempatan meninjau langsung dan didampingi Kasudin Pendidikan Jakbar 1, didampingi kepala sekolah SD 05 dan 06 , satlak kecamatan mereka hadir dan mendampingi," tambahnya.
Ia pun menceritakan, bahwa dirinya langsung bertemu dengan anak didik. Protokol kesehatan (Prokes) pun diterapkan dengan baik. Sekadar informasi, di DKI Jakarta telah menggelar PTM sejak 30 Agustus 2021 lalu diikuti 610 sekolah.
"Alhamdulillah saya langsung bertemu anak didik dari 6 kelas itu dengan baik belajar sesuai persyaratan yang diatur oleh Disdik DKI. Anak-anak bahagia, prokes dijaga, kepsek dan guru-guru dalam kondisi sehat dan baik," tegasnya.
Baca juga: Belajar Tatap Muka di Tangsel Baru Akan Dimulai, Kadis Dikbud Wanti-wanti Sekolah Bisa Dihentikan
"Jadi evaluasi PTM selama satu pekan ini saya melihat langsung di lapangan di sekolah yang saya datangi yang saya lihat langsung SDN 05 Kedawung Kaliangke, Jakarta Barat," kata Solikhah saat dihubungi Sindonews, Minggu (5/9/2021).
Baca juga: 15 SMP di Surabaya Lolos Asesmen Pembelajaran Tatap Muka, Sisanya Masih Simulasi
"Di situ ada dua SD dalam satu kompleks, SD 05 dan SD 06 kebetulan saya berkesempatan meninjau langsung dan didampingi Kasudin Pendidikan Jakbar 1, didampingi kepala sekolah SD 05 dan 06 , satlak kecamatan mereka hadir dan mendampingi," tambahnya.
Ia pun menceritakan, bahwa dirinya langsung bertemu dengan anak didik. Protokol kesehatan (Prokes) pun diterapkan dengan baik. Sekadar informasi, di DKI Jakarta telah menggelar PTM sejak 30 Agustus 2021 lalu diikuti 610 sekolah.
"Alhamdulillah saya langsung bertemu anak didik dari 6 kelas itu dengan baik belajar sesuai persyaratan yang diatur oleh Disdik DKI. Anak-anak bahagia, prokes dijaga, kepsek dan guru-guru dalam kondisi sehat dan baik," tegasnya.
(maf)
Lihat Juga :