Dirujuk Pakai Mobil Tahanan, Seorang Warga Binaan Rutan Gresik Meninggal di RS
Minggu, 05 September 2021 - 23:55 WIB
loading...
Imron dirujuk menggunakan mobil Transpas ke RS Ibnu Sina, Gresik. Foto: Istimewa
A
A
A
SURABAYA - Nasib malang dialami Imron Andi. Warga binaan Rumah Tahanan (Rutan) Gresik itu meninggal setelah empat hari dirawat di Rumah Sakit (RS) Ibnu Sina, Kabupaten Gresik .
Lebih menyesakkan lagi, saat dirujuk ke rumah sakit, Imron harus diangkut dari rutan ke RS dengan mobil tahanan . Penyebabnya, rutan yang terletak di daerah Banjarsari itu tak memiliki ambulance yang memadai.
Menurut Kepala Rutan Gresik Aris Sakuriyadi, Imron sudah mengeluh sakit sejak Selasa (31/8/2021). Aris menuturkan, saat itu Imron mengeluh muntah dan sesak. Pria 38 tahun itu pun sempat berobat dan dirawat di Poliklinik Rutan Gresik.
Baca juga: Lima Ekor Lumba-lumba Terdampar di Pantai Tulungagung, Tiga Kondisi Kritis
“Namun, keesokan harinya sekitar pukul 12.30 WIB, sesak napasnya memberat, yang bersangkutan kami rujuk ke RS Ibnu Sina,” ujar Aris, Minggu (5/9/2021).
Lebih menyesakkan lagi, saat dirujuk ke rumah sakit, Imron harus diangkut dari rutan ke RS dengan mobil tahanan . Penyebabnya, rutan yang terletak di daerah Banjarsari itu tak memiliki ambulance yang memadai.
Menurut Kepala Rutan Gresik Aris Sakuriyadi, Imron sudah mengeluh sakit sejak Selasa (31/8/2021). Aris menuturkan, saat itu Imron mengeluh muntah dan sesak. Pria 38 tahun itu pun sempat berobat dan dirawat di Poliklinik Rutan Gresik.
Baca juga: Lima Ekor Lumba-lumba Terdampar di Pantai Tulungagung, Tiga Kondisi Kritis
“Namun, keesokan harinya sekitar pukul 12.30 WIB, sesak napasnya memberat, yang bersangkutan kami rujuk ke RS Ibnu Sina,” ujar Aris, Minggu (5/9/2021).
Lihat Juga :