Ini Poin-poin Kesepakatan Hasil Audiensi HP2B dengan Polrestabes Bandung

Sabtu, 30 Mei 2020 - 19:58 WIB
loading...
Ini Poin-poin Kesepakatan...
Pasar Baru Trade Center Bandung, Jalan Otto Iskandardinata (Ottista), Kota Bandung. Foto/SINDOnews/Agus Warsudi
A A A
BANDUNG - Himpunan Pedagang Pasar Baru Bandung (HP2B) menggelar audiensi dengan Kepala Satuan Intelijen dan Keamanan (Satintelkam) Polrestabes Bandung AKBP Tatang di Gedung Satintelkam Polrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Jumat Jumat 29 Mei 2020.

Selain Ketua HP2B Iwan Suhermawan, Kasat Intelkam Polrestabes Bandung AKBP Tatang, audiensi juga dihadiri oleh Kasubnit Ekonomi Ditintelkam Polda Jabar AKBP Hunter Spionace. (BACA JUGA: Perhimpunan Pedagang Pasar Baru Batalkan Aksi Selasa, Ini Penyebabnya )

Pertemuan yang berlangsung selama satu jam dari pukul 18.10 sampai dengan 19.13 WIB, menghasilkan beberapa poin. Berikut resume atau rangkuman dari hasil audiensi tersebut:

1. Maksud dan tujuan audiensi tersebut pada intinya pihak HP2B ingin difasilitasi untuk beraudiensi dengan Gubernur Jabar Ridwan Kamil terkait perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan peraturan wali kota (Perwal) serta peraturan gubernur (Pergub) tentang PSBB yang tidak ada sosialisasi dari Pemerintah Kota Bandung dan Pemprov Jabar yang menyebabkan para pedagang Pasar Baru Kota Bandung dan toko-toko yang ada di Kota Bandung belum dibuka dan telah berdampak kerugian sosial dan ekonomi masyarakat, kususnya para pedagang Pasar Baru Kota Bandung.

2. Adapun hasil pertemuan/audiensi antara Ketua HP2B Iwan S dengan Kasat IK Restabes Bandung yang diwakili oleh AKBP Hunter Spionace (Kasubnit Ekonomi Polda Jabar) tersebut adalah:

a. Pihak HP2B akan membuat surat dan akan ditujukan kepada Pemkot Bandung dan Pemprov Jabar untuk meminta pihak pemerintah daerah melakukan sosialisasi kepada para pedagang Pasar Baru Kota Bandung terkait PSBB. (BACA JUGA: Pemkot Bandung Resmi Perpanjang PSBB Proporsional, Cek Poin Ditiadakan )

b. Pihak HP2B meminta jaminan pihak kepolisian dan menindak tegas kelompok lain yang diprediksikan akan memperkeruh situasi di Pasar Baru Kota Bandung dan mengatasnamakan HP2B Kota Bandung. (BACA JUGA: Langgar PSBB, Satpol PP Kota Bandung Bubarkan Pengunjung Kafe )

c. Adanya ribuan karyawan Pasar Baru Kota Bandung yang dousir dari tempat kosnya karena dampak PSBB dan meminta pemerintah Derah memberikan solusi. Di Pasar Baru Kota Bandung terdapat sekitar 3.200 pedagang dan sekitar 10.000 karyawan.

d. Rencana aksi unjuk rasa yang sebelumnya akan dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 2 Juni 2020 "DIBATALKAN" dan akan diganti dengan giat telekonferensi bahwa pihak HP2B sedang meminta kepada pemerintah untuk melakukan sosialisasi terhadap para pedagang dan umumnya kepada masyarakat Kota Bandung.

3.Berkaitan dengan hal tersebut di atas, Kasat Intelkam Polrestabes Bandung menyampaikan:

a. Bahwa terkait Perpanjangan PSBB di Kota Bandung, pihak pemerintah Kota Bandung maupun Pemprov Jabar akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang rencana kesiapan new normal dan akan segera dibuatkan Perwala dan dalam sosialisasi juga akan dibentuk tim yang melibatkan semua unsur pemerintah dan masyarakat.

b. Dalam waktu pihak pemerintah juga akan memberikan kelonggaran kepada masyarakat maupun para pelaku usaha di Kota Bandung untuk melakukan aktivitas namun tetap memperhatikan protokol PSBB.
(awd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wakil Ketua DPRD Minta...
Wakil Ketua DPRD Minta Pemprov Jabar Antisipasi Kekeringan Ekstrem
Mendagri Minta Warga...
Mendagri Minta Warga Direlokasi dan Reboisasi Kawasan Rawan Longsor di Cisarua Bandung
Banjir Rob Terjang Indramayu,...
Banjir Rob Terjang Indramayu, 1.512 Rumah Warga Terendam
Minta Pemprov Jabar...
Minta Pemprov Jabar Tutup Judol, Kemenko Polkam: Ada 2,6 Juta Pemain
Soal Pembatasan Truk...
Soal Pembatasan Truk AMDK di Jabar2026, Pengamat: Roadmap Kemenko Infrastruktur 2027
Muhammadiyah Desak Pemprov...
Muhammadiyah Desak Pemprov Jabar Bertanggung Jawab atas Serangan Digital terhadap Neni Nur Hayati
Orang Tua Siswa Datangi...
Orang Tua Siswa Datangi KPAI, Perjuangkan Hak Pendidikan 500 Lebih Siswa SMK IDN Bogor
KPK Hibahkan Tanah dan...
KPK Hibahkan Tanah dan Bangunan Senilai Rp16,39 Miliar ke Pemprov Jabar
KPK Panggil Ridwan Kamil...
KPK Panggil Ridwan Kamil Terkait Kasus BJB Hari Ini
Rekomendasi
Didesak Tegaskan Sikap...
Didesak Tegaskan Sikap ke Pemerintahan Prabowo, PDIP: Memangnya Jazilul Siapa?
BMW Mengkonfirmasi M3...
BMW Mengkonfirmasi M3 Generasi Berikutnya Tidak Akan Gunakan PHEV
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
Berita Terkini
Data NIK Jadi Penentu,...
Data NIK Jadi Penentu, Warga Diimbau Cek Syarat Pembebasan PBB-P2
5 Titik Aksi Demo di...
5 Titik Aksi Demo di Jakarta Hari Ini, 4.263 Personel Gabungan Dikerahkan
Kejati Banten Usut Dugaan...
Kejati Banten Usut Dugaan Korupsi 3 Yayasan, Warek II UIN Jakarta Beberkan Bukti Penting
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Pengadilan Eksekusi...
Pengadilan Eksekusi Kawasan Hotel Sultan, Aset Dipindahkan ke Gudang di Cikarang
Polda Metro Gandeng...
Polda Metro Gandeng Kemenhaj Cari Solusi bagi Korban Dugaan Penipuan Hanania Travel
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved