Kejar Target Vaksinasi, Ini Yang dilakukan Bupati Serang Bersama Jajarannya
Jum'at, 03 September 2021 - 02:02 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Tatu, saat ini antusias masyarakat untuk mengikuti vaksin cukup tinggi. Di Universitas Faletehan, disediakan kuota vaksin sebanyak 1.500 orang. Namun, warga yang datang lebih dari 2.000 orang. "Tapi kita sudah siapkan itu, jadi yang hadir tidak pulang kecewa karena tidak bisa di vaksin. Kita targetkan 31 Desember ini sudah selesai semua, tinggal konsistensinya saja," katanya.
Baca juga: Sadis, Pemuda di Gowa Disiksa hingga Tewas Mengenaskan, karena Dituduh Curi Sapi
Turut mendampingi Tatu, Rektor Universitas Faletehan Andiko Nugraha Kusuma, Kepala Bappeda, Rachmat Maulana, Direktur Utama RSDP Rahmat Setiadi, Kepala Dinkes Agus Sukmayadi, dan Plt Sekretaris Diskominfosatik Hartono.
Kepala Dinkes Agus Sukmayadi menambahkan, sebanyak 12 dokter disiapkan untuk melakukan vaksinasi di Universitas Faletehan. Berasal dari Dinkes, puskesmas, Rumah Sakit dr Dradjat Prawiranegara (RSDP), dan bantuan dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Serang.
“Setiap dokter didampingi dua perawat untuk skrining. Jadi awal itu pendaftaran, skrining kemudian vaksinasi dan observasi serta menerima surat keterangan vaksin secara manual, sebelum mendapatkan melalui SMS,” ujar Agus.
Baca juga: Sadis, Pemuda di Gowa Disiksa hingga Tewas Mengenaskan, karena Dituduh Curi Sapi
Turut mendampingi Tatu, Rektor Universitas Faletehan Andiko Nugraha Kusuma, Kepala Bappeda, Rachmat Maulana, Direktur Utama RSDP Rahmat Setiadi, Kepala Dinkes Agus Sukmayadi, dan Plt Sekretaris Diskominfosatik Hartono.
Kepala Dinkes Agus Sukmayadi menambahkan, sebanyak 12 dokter disiapkan untuk melakukan vaksinasi di Universitas Faletehan. Berasal dari Dinkes, puskesmas, Rumah Sakit dr Dradjat Prawiranegara (RSDP), dan bantuan dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Serang.
“Setiap dokter didampingi dua perawat untuk skrining. Jadi awal itu pendaftaran, skrining kemudian vaksinasi dan observasi serta menerima surat keterangan vaksin secara manual, sebelum mendapatkan melalui SMS,” ujar Agus.
(nic)
Lihat Juga :