Kalah Duel dengan Korbannya, Jambret HP di Tangsel Diikat Pohon dan Dipukuli Warga
Rabu, 01 September 2021 - 06:33 WIB
loading...
Penjambret HP ditangkap warga di Jalan Ceger Raya, Pondok Aren, Kota Tangsel. Pelaku kemudian diikat di pohon dan dipukuli warga yang kesal dengan aksi pelaku. Foto: Ilustrasi/ISNDOnews
A
A
A
TANGERANG SELATAN - Seorang pelaku jambret telepon genggam ditangkap warga di Jalan Ceger Raya, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan ( Tangsel ). Yang mengenaskan, pelaku ditelanjangi dan diikat dipohon, lalu dipukuli oleh warga.
Aksi penyiksaan pejambret handphone ini pun viral di media sosial. Tampak dalam video yang beredar, seorang pria bertelanjang dada, memakai celana panjang. Tangannya terikat ke belakang pohon dan duduk di tanah. Baca juga: Ponselnya Dijabret, Emak-Emak Ini Lompat dari Motor dan Tangkap Pelaku, Masih Berani?
Korban jambret, Rian mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Senin 30 Agustus 2021. Saat kejadian, dirinya sedang berjualan es kelapa muda. Tiba-tiba, pelaku berjumlah dua orang mengambil HP nya dan langsung melarikan diri.
"Iya, jadi pelaku berpura-pura memesan (es kelapa). Saat itu saya lagi melayani pembeli. Dia datang dua orang," kata korban, saat ditemui wartawan di lokasi kejadian, Pondok Aren, Selasa (31/8/2021).
Saat itu, dia menjelaskan, satu pelaku memesan es kelapa, pelaku lainnya mengambil HP korban. Yang membuat korban sadar HP miliknya diambil, karena saat itu dirinya sedang mendengarkan lagu di HP. Tiba-tiba, lagu di HP nya tersebut mati.
Aksi penyiksaan pejambret handphone ini pun viral di media sosial. Tampak dalam video yang beredar, seorang pria bertelanjang dada, memakai celana panjang. Tangannya terikat ke belakang pohon dan duduk di tanah. Baca juga: Ponselnya Dijabret, Emak-Emak Ini Lompat dari Motor dan Tangkap Pelaku, Masih Berani?
Korban jambret, Rian mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Senin 30 Agustus 2021. Saat kejadian, dirinya sedang berjualan es kelapa muda. Tiba-tiba, pelaku berjumlah dua orang mengambil HP nya dan langsung melarikan diri.
"Iya, jadi pelaku berpura-pura memesan (es kelapa). Saat itu saya lagi melayani pembeli. Dia datang dua orang," kata korban, saat ditemui wartawan di lokasi kejadian, Pondok Aren, Selasa (31/8/2021).
Saat itu, dia menjelaskan, satu pelaku memesan es kelapa, pelaku lainnya mengambil HP korban. Yang membuat korban sadar HP miliknya diambil, karena saat itu dirinya sedang mendengarkan lagu di HP. Tiba-tiba, lagu di HP nya tersebut mati.
Lihat Juga :