Pembunuh Perempuan di Ngemplak Terungkap, Pelaku Residivis Curanmor
Rabu, 25 Agustus 2021 - 04:24 WIB
loading...
A
A
A
Selanjutnya pelaku naik kapal laut ke Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim) dan terakhir di Tenggarong, Kutai Kertanegara (Kukar). "Di tempat persembunyiannya terakhir, pelaku mendapat kerja di perkebunan sawit," katanya.
Dari hasil pemeriksaan, korban menghabisi nyawa korban karena sakit hati. Pasalnya korban mendesak pelaku untuk memberikan hutang Rp 1 juta. Korban terus meminta sepanjang jalan ketika berboncengan dengan motor.
Sehingga pelaku kesal karena yang dibahas hanya uang saja. “Pelaku emosi karena korban punya hutang yang belum dibayar sebelumnya, namun meminta hutang lagi, jelasnya.
Pelaku yang bekerja sebagai penjaga kandang ayam di Ngemplak, Sleman emosi kemudian membunuh korban dengan menggunakan batu batako. Pelaku menghantam bagian kepalanya sebanyak empat kali. Satu kali di bagian belakang dan tiga kali bagian atas kepala hingga pelaku jatuh tengkurap dan menghembuskan nafas.
Setelah itu pelaku pergi meninggalkan lokasi. Kemudian hari berikutnya, pelaku kembali ke lokasi mengecek jenazah korban yang sudah bersimbah darah. Untuk menghilangkan jejak, pelaku mengubur korban tidak jauh dari lokasi pembunuhan.
"Warga setempat menginformasikan bahwa pelaku meminjam cangkul guna mengubur kucing. Ternyata untuk mengubur jenazah korban. Pelaku membawa jenazah dengan cara di seret sejauh 50 meter," paparnya.
Dari hasil pemeriksaan, korban menghabisi nyawa korban karena sakit hati. Pasalnya korban mendesak pelaku untuk memberikan hutang Rp 1 juta. Korban terus meminta sepanjang jalan ketika berboncengan dengan motor.
Sehingga pelaku kesal karena yang dibahas hanya uang saja. “Pelaku emosi karena korban punya hutang yang belum dibayar sebelumnya, namun meminta hutang lagi, jelasnya.
Pelaku yang bekerja sebagai penjaga kandang ayam di Ngemplak, Sleman emosi kemudian membunuh korban dengan menggunakan batu batako. Pelaku menghantam bagian kepalanya sebanyak empat kali. Satu kali di bagian belakang dan tiga kali bagian atas kepala hingga pelaku jatuh tengkurap dan menghembuskan nafas.
Setelah itu pelaku pergi meninggalkan lokasi. Kemudian hari berikutnya, pelaku kembali ke lokasi mengecek jenazah korban yang sudah bersimbah darah. Untuk menghilangkan jejak, pelaku mengubur korban tidak jauh dari lokasi pembunuhan.
"Warga setempat menginformasikan bahwa pelaku meminjam cangkul guna mengubur kucing. Ternyata untuk mengubur jenazah korban. Pelaku membawa jenazah dengan cara di seret sejauh 50 meter," paparnya.
Lihat Juga :