Terinspirasi Cerita Rakyat Nusantara, Erni Yurnita Hadirkan Buku Anak 'Ular Pelangi Berkepala Tujuh'
Senin, 23 Agustus 2021 - 23:41 WIB
loading...
Buku anak karya Erni Yurnita diluncurkan secara virtual. Foto/Tangkapan Layar
A
A
A
SURABAYA - Pembatasan kegiatan akibat pandemi COVID-19, tidak melumpuhkan daya kreativitas dan imajinasi Erni Yurnita. Perempuan penulis kelahiran 1989 yang tinggal di Denpasar, Bali tersebut, meluncurkan buku perdananya yang berjudul "Ular Pelangi Berkepala Tujuh".
Baca juga: Ajarkan Anak Menghargai Makanan, Brand Asal Swedia Ini Luncurkan Buku Cerita Bana
Meski tidak memiliki latar belakang pendidikan di bidang sastra, tidak menyurutkan semangat Erni untuk menulis dan berkontribusi literasi Indonesia, khususnya literasi untuk anak. Erni memutuskan untuk mengikuti program menulis "Momwriter" yang menjadi bekal dalam menulis naskah pertamanya.
Hingga akhirnya "Ular Pelangi Berkepala Tujuh" berhasil diterbitkan oleh Penerbit BIG. Buku ini berkolaborasi dengan ilustrator asal Belanda, Danielle Schothorst. Dikemas dengan ilustrasi grafik yang menarik, anak-anak tak cuma diajak membaca namun juga diajak memiliki imajinasi dan merasakan langsung kejadian yang ada di dalam cerita.
Baca juga: Cerita Pangreh Praja Bojonegoro dan Para Benalu Penghalang Revolusi Kemerdekaan Indonesia
Erni menjelaskan, "Ular Pelangi Berkepala Tujuh" adalah cerita tentang persahabatan, sikap tolong-menolong dan kerjasama dalam persahabatan yang telah terjalin. Persahabatan inilah yang diharapkan penulis dapat dicontoh oleh anak-anak, dan diterapkan pada kehidupan dengan menyertakan sikap tolong-menolong terhadap sesama.
Baca juga: Ajarkan Anak Menghargai Makanan, Brand Asal Swedia Ini Luncurkan Buku Cerita Bana
Meski tidak memiliki latar belakang pendidikan di bidang sastra, tidak menyurutkan semangat Erni untuk menulis dan berkontribusi literasi Indonesia, khususnya literasi untuk anak. Erni memutuskan untuk mengikuti program menulis "Momwriter" yang menjadi bekal dalam menulis naskah pertamanya.
Hingga akhirnya "Ular Pelangi Berkepala Tujuh" berhasil diterbitkan oleh Penerbit BIG. Buku ini berkolaborasi dengan ilustrator asal Belanda, Danielle Schothorst. Dikemas dengan ilustrasi grafik yang menarik, anak-anak tak cuma diajak membaca namun juga diajak memiliki imajinasi dan merasakan langsung kejadian yang ada di dalam cerita.
Baca juga: Cerita Pangreh Praja Bojonegoro dan Para Benalu Penghalang Revolusi Kemerdekaan Indonesia
Erni menjelaskan, "Ular Pelangi Berkepala Tujuh" adalah cerita tentang persahabatan, sikap tolong-menolong dan kerjasama dalam persahabatan yang telah terjalin. Persahabatan inilah yang diharapkan penulis dapat dicontoh oleh anak-anak, dan diterapkan pada kehidupan dengan menyertakan sikap tolong-menolong terhadap sesama.
Lihat Juga :