ICK Sebut Pembunuh Ibu dan Anak di Subang Psikopat, Telusuri Rekam Digitalnya
Sabtu, 21 Agustus 2021 - 12:45 WIB
loading...
ICK sebut pembunuh ibu dan anak di Subang Psikopat. Foto dok/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Indonesia Cinta Kamtibmas (ICK) mensinyalir pembunuh ibu dan anak di Subang, Jawa Barat adalah psikopat . Pasalnya, pelaku juga menelanjangi korban untuk memberi kesan seolah-olah pelaku bukan masalah dendam kepada kedua korban.
ICK menilai aksi biadap itu sudah direncanakan pelaku secara matang tatkala melakukan eksekusi secara rapi terhadap korban Tuti (55) dan anaknya, Amelia Mustika Ratu (23). Sebelum dimasukkan ke dalam mobil Toyota Alpart, pelaku sempat membawa korban ke kamar mandi untuk membersihkan darah dari tubuh dan pakaian korban.
"Pelakunya ada ekspresi sangat biadap dan berdarah dingin," kata Ketua Presidium ICK Gardi Gazarin dalam siaran persnya, Sabtu (21/8/2021). Baca juga: Terungkap Fakta Baru, Psikopat Pembunuhan Berantai di Bogor Incar Gadis-gadis Open BO
Belum ditemukan bukti kalau pelaku ingin membawa kabur barang milik korban yang dieksekusi secara bengis. Pelaku diperkirakan puas dengan tenang menghabisi kedua korban yang dihabisi di dalam kamarnya, sehingga tetangga sebelah sama sekali tidak mendengar ada suara teriakan minta tolong.
Ketua ICK Gardi Gazarin mendesak Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Ahmad Dofiri, serius memerintahkan Kapoles Subang Akbp Sumarni untuk segera bisa mengungkap tuntas dan menangkap pelakunya. Mengingat sudah belasan saksi diperiksa diantaranya suami korban, orang dekat dan para tetangga diperiksa. ICK menyarankan polisi untuk menelusuri jejak digital percakapan korban 24 jam sebelum terjadi pembunuhan .
Menurut Gardi Gazarin, SH dari jejak percakapan korban dengan siapa saja dia berhubungan akan membuka misteri pembunuhan ibu dan anak warga Dusun Ciseuti, Desa Jalan Cagak, Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat itu.
Dikatakan Ketua ICK, pembantai ibu dan anak ini tergolong paling sadis di masa pandemi COVID-19. Masyarakat yang berada disekitar lokasi dan mengenal korban diminta untuk sigab membantu polisi agar kasus pembantai ini cepat terungkap. Baca juga: Ibu dan Anak Gadisnya yang Ditemukan Tewas Telanjang dalam Mobil, Dibunuh di Kamar
ICK menilai aksi biadap itu sudah direncanakan pelaku secara matang tatkala melakukan eksekusi secara rapi terhadap korban Tuti (55) dan anaknya, Amelia Mustika Ratu (23). Sebelum dimasukkan ke dalam mobil Toyota Alpart, pelaku sempat membawa korban ke kamar mandi untuk membersihkan darah dari tubuh dan pakaian korban.
"Pelakunya ada ekspresi sangat biadap dan berdarah dingin," kata Ketua Presidium ICK Gardi Gazarin dalam siaran persnya, Sabtu (21/8/2021). Baca juga: Terungkap Fakta Baru, Psikopat Pembunuhan Berantai di Bogor Incar Gadis-gadis Open BO
Belum ditemukan bukti kalau pelaku ingin membawa kabur barang milik korban yang dieksekusi secara bengis. Pelaku diperkirakan puas dengan tenang menghabisi kedua korban yang dihabisi di dalam kamarnya, sehingga tetangga sebelah sama sekali tidak mendengar ada suara teriakan minta tolong.
Ketua ICK Gardi Gazarin mendesak Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Ahmad Dofiri, serius memerintahkan Kapoles Subang Akbp Sumarni untuk segera bisa mengungkap tuntas dan menangkap pelakunya. Mengingat sudah belasan saksi diperiksa diantaranya suami korban, orang dekat dan para tetangga diperiksa. ICK menyarankan polisi untuk menelusuri jejak digital percakapan korban 24 jam sebelum terjadi pembunuhan .
Menurut Gardi Gazarin, SH dari jejak percakapan korban dengan siapa saja dia berhubungan akan membuka misteri pembunuhan ibu dan anak warga Dusun Ciseuti, Desa Jalan Cagak, Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat itu.
Dikatakan Ketua ICK, pembantai ibu dan anak ini tergolong paling sadis di masa pandemi COVID-19. Masyarakat yang berada disekitar lokasi dan mengenal korban diminta untuk sigab membantu polisi agar kasus pembantai ini cepat terungkap. Baca juga: Ibu dan Anak Gadisnya yang Ditemukan Tewas Telanjang dalam Mobil, Dibunuh di Kamar
Lihat Juga :