Protes Harga Ayam Anjlok, Peternak Jabar Gelar Aksi Damai di Depan Kementan
Jum'at, 20 Agustus 2021 - 15:28 WIB
loading...
Gabungan peternak ayam UMKM dan mahasiwa dari Jawa Barat menggelar aksi damai di depan Kantor Kementerian Pertanian (Kementan) RI, di Jakarta, Jumat (20/8/2021). Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Gabungan peternak ayam UMKM dan BEM peternakan dari Jabar menggelar aksi damai di depan Kantor Kementerian Pertanian (Kementan) di Jakarta, Jumat (20/8/2021). Aksi diikuti oleh belasan orang sebagai perwakilan massa karena mempertimbangkan pelaksanaan PPKM.
Aksi yang rencananya akan digelar di Istana Kepresidenan, akhirnya gagal karena steril dengan situasi PPKM. Selanjutnya aksi hanya dilaksanakan di depan Gedung Kementan. Mereka mengibarkan kain putih untuk menandakan kesulitan peternak ayam yang sudah pada titik nadir.
Aksi damai tersebut menuntut pemerintah agar memperhatikan keberlangsungan hidup peternak ayam . Pasalnya, aturan yang akan melindungi peternak ayam ini kerap tidak mendapat jaminan komitmen dari pemerintah sehingga produk yang dihasilkan kerap mengalami gejolak harga yang tidak layak bagi peternak.
"Kami datang ke Istana Negara dan Kantor Kementan guna membawa pesan kepada Presiden Republik Indonesia bahwa saat ini peternak sudah mati akibat dari keserakahan perusahaan integrator yang tetap ingin menjual ayam hidup bersama peternak di pasar becek," kata Ketua BEM Peternakan Unpad Lendri, Jumat (20/8/2021).
Baca juga: Harga Ayam Anjlok hingga Rp12.000, Peternak Ancam Unjuk Rasa ke Jakarta
Aksi yang rencananya akan digelar di Istana Kepresidenan, akhirnya gagal karena steril dengan situasi PPKM. Selanjutnya aksi hanya dilaksanakan di depan Gedung Kementan. Mereka mengibarkan kain putih untuk menandakan kesulitan peternak ayam yang sudah pada titik nadir.
Aksi damai tersebut menuntut pemerintah agar memperhatikan keberlangsungan hidup peternak ayam . Pasalnya, aturan yang akan melindungi peternak ayam ini kerap tidak mendapat jaminan komitmen dari pemerintah sehingga produk yang dihasilkan kerap mengalami gejolak harga yang tidak layak bagi peternak.
"Kami datang ke Istana Negara dan Kantor Kementan guna membawa pesan kepada Presiden Republik Indonesia bahwa saat ini peternak sudah mati akibat dari keserakahan perusahaan integrator yang tetap ingin menjual ayam hidup bersama peternak di pasar becek," kata Ketua BEM Peternakan Unpad Lendri, Jumat (20/8/2021).
Baca juga: Harga Ayam Anjlok hingga Rp12.000, Peternak Ancam Unjuk Rasa ke Jakarta
Lihat Juga :