Di Hadapan Presiden, Gubernur Khofifah Laporkan Kondisi dan Penanganan COVID-19 di Jatim
Jum'at, 20 Agustus 2021 - 10:36 WIB
loading...
A
A
A
Terkait harga tes swab PCR, Khofifah menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan ke lapangan dan hasilnya harga sudah turun sesuai dengan arahan pemerintah pusat. Test PCR di Jatim pun sudah diatas standar WHO yaitu 40.479 test per minggu. Baca juga: Jokowi Persilakan Belajar Tatap Muka Setelah Seluruh Masyarakat Telah Divaksin
Sementara pada seminggu terakhir testing di Jatim telah mencapai 74.245 test per minggu. "Untuk tes swab PCR sudah sesuai arahan pak Presiden, untuk harga maksinum 495 di Jawa - Bali dan hasil tesnya maksimum 24 jam, sudah mulai dilaksanakan oleh beberapa tempat lab PCR," tandasnya.
Lebih lanjut disampaikan Khofifah, dalam dua minggu terakhir zona merah di Jatim terus mengalami penurunan. Dari semula 34 kabupaten/kota berzona merah, per Selasa (17/8/2021) menjadi 15 kabupaten/kota yang masuk zona merah. Kemudian untuk posisi Rate of Transmission (RT) juga sudah berada di bawah 1.
Hal ini menandakan bahwa penyebaran COVID-19 di Jatim mulai landai dan terkendali. "RT Jatim tercatat hari Rabu (18/8/2021) adalah 0,45 artinya jauh dibawah 1, jadi bahwa proses penyebaran di Jatim makin terkendali," tuturnya.
Terkait vaksinasi di Jatim, Khofifah melaporkan bahwa 8,42 juta masyarakat Jatim atau setara 26,46 persen sudah tervaksin dosis pertama. Sedangkan untuk vaksin dosis kedua, jumlah masyarakat yang sudah tervaskin mencapai 4,53 juta orang atau setara 14,26 persen.
Sementara pada seminggu terakhir testing di Jatim telah mencapai 74.245 test per minggu. "Untuk tes swab PCR sudah sesuai arahan pak Presiden, untuk harga maksinum 495 di Jawa - Bali dan hasil tesnya maksimum 24 jam, sudah mulai dilaksanakan oleh beberapa tempat lab PCR," tandasnya.
Lebih lanjut disampaikan Khofifah, dalam dua minggu terakhir zona merah di Jatim terus mengalami penurunan. Dari semula 34 kabupaten/kota berzona merah, per Selasa (17/8/2021) menjadi 15 kabupaten/kota yang masuk zona merah. Kemudian untuk posisi Rate of Transmission (RT) juga sudah berada di bawah 1.
Hal ini menandakan bahwa penyebaran COVID-19 di Jatim mulai landai dan terkendali. "RT Jatim tercatat hari Rabu (18/8/2021) adalah 0,45 artinya jauh dibawah 1, jadi bahwa proses penyebaran di Jatim makin terkendali," tuturnya.
Terkait vaksinasi di Jatim, Khofifah melaporkan bahwa 8,42 juta masyarakat Jatim atau setara 26,46 persen sudah tervaksin dosis pertama. Sedangkan untuk vaksin dosis kedua, jumlah masyarakat yang sudah tervaskin mencapai 4,53 juta orang atau setara 14,26 persen.
Lihat Juga :