Gandeng Sejumlah Pihak, BIN Papua Gelar Vaksinasi Covid-19 bagi Pelajar

Senin, 16 Agustus 2021 - 15:14 WIB
loading...
Gandeng Sejumlah Pihak,...
Pelajar memperoleh vaksinasi dalam program Vaksinasi Covid-19 untuk pelajar yang dilaksanakan BIN Daerah Papua, di Halaman SMPN 2 Sentani, Kamis (12/8/2021)
A A A
SENTANI - Setelah kalangan lanjut usia (lansia) dan pelayan publik, Kamis (12/8/2021) lalu vaksinasi menyasar kalangan pelajar di Kabupaten Jayapura.

Program vaksinasi yang difasilitasi Badan Intelijen Negara (BIN) wilayah Papua itu selain kepada kalangan pelajar untuk vaksinasi tahap pertama, dilaksanakan vaksinasi tahap kedua bagi masyarakat umum. Vaksinasi digelar di halaman SMPN 2 Sentani.

Untuk pelaksanaan vaksinasi tersebut, BIN wilayah Papua menggandeng sejumlah rumah sakit milik TNI Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL), Angkatan Udara (AU) serta rumah sakit milik Polri dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).

Kolonel Inf. Rahmat Puji Susetyo di sela pelaksanaan vaksinasi massal tersebut menjelaskan bahwa pihaknya menginisiasi dengan menggabungkan semua tenaga kesehatan baik dari rumah sakit daerah, AD, AL, AU, dan dari polisi guna mempercepat proses vaksinasi di Kabupaten Jayapura.

“Sebab Kabupaten Jayapura merupakan salah satu klaster pelaksanaan Pekan Olahraga Nasionala (PON) XX 2021 sehingga ditargetkan minimal 75 persen warga di Papua divaksin,” ujar Susetyo.

Vaksin yang dilakukan pada kesempatan tersebut mencapai 1.000 orang dari target 700 orang. “Kami juga terima informasi dari Danramil Sentani yang menyebut jumlah penerima vaksin melebihi 75 persen dan ini tentu merupakan kabar baik,” katanya.

Menurutnya, vaksinasi yang mencapai 75 masyarakat memastikan kondisi aman sehingga orang luar yang datang ke daerah ini juga merasa aman. Dia menilai banyaknya masyarakat dan pelajar yang mengikuti vaksin merupakan satu pertanda kesadaran masyarakat sudah meningkat.

“Saya lihat anak-anak diantar orang tuanya untuk vaksin, tetapi orangtua juga ikut divaksin. Hal ini menjadi bukti bahwa kesadaran telah tumbuh secara menyeluruh. Tentunya ini berkat kampanye pentingnnya vaksinasi yang dilakukan selama ini oleh berbagai pihak berjalan dengan baik,” ujarnya.

Dia berharap dengan adanya vaksinasi seperti ini dapat membentuk herd immunitiy masyarakat sehingga kegiatan bisa normal kembali. “Sebab, di saat orang sudah sehat, kita akan keluar dari zona merah. Sehingga PPKM Level 4 diakhiri dan semua kegiatan akan kembali berjalan normal. Untuk normal, ya semua harus vaksin, tidak ada cerita. Kita lihat di Eropa sana, itu semua sudah divaksin, makanya di Eropa semua kegiatan sudah berjalan hampir normal. Kita belum ya, karena belum tercapai jumlah maksimal untuk vaksinasi,” kata Susetyo.

Kepala SMPN 2 Sentani Klasina Yanggroserai menyatakan pihaknya, baik para guru, siswa-siswi selaku penerima manfaat sangat mendukung kegiatan vaksinasi yang dilakukan oleh sejumlah tenaga kesehatan dari berbagai pihak.

“Kami sangat mendukung dengan kegiatan vaksin ini karena kami siap untuk proses belajar-mengajar tatap muka. Meskipun kita ada di zona merah tapi kita siap mau tatap muka terbatas karena kita hitung-hitung ini sudah sekitar dua tahun anak-anak tidak sekolah bertatap muka,” ujarnya.

Menurutnya, akibat terlalu lama pembelajaran jarak jauh berdampak pada sulitnya menanamkan keterampilan dan sikap kepada siswa. "Melalui program vaksinasi ini siswa-siswi dapat divaksin dan proses belajar-mengajar di sekolah boleh berlangsung secara normal," katanya.

Pihak sekolah memang menekankan kepada seluruh siswanya untuk mengikuti vaksinasi. Ke depan pihaknya akan menggelar proses belajar secara tatap muka, setiap guru dan siswa yang telah divaksin saja yang diperbolehkan untuk mengikuti pembelajaran tatap muka. CM
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Perwira TNI Dapat...
5 Perwira TNI Dapat Penugasan Baru di Badan Intelijen Negara, Ini Daftar Namanya
Satgas Gabungan TNI...
Satgas Gabungan TNI Lumpuhkan Pimpinan OPM Nekison Enumbi di Puncak Jaya
Kisah Letkol Susdaryanto,...
Kisah Letkol Susdaryanto, Jadi Agen Mata-mata Rusia demi Sesuap Nasi
Kisah Panasnya Perang...
Kisah Panasnya Perang Intelijen Indonesia vs Uni Soviet di Masa Lampau
6 Perwira TNI AD Dimutasi...
6 Perwira TNI AD Dimutasi Jadi Kabinda BIN oleh Jenderal Agus Subiyanto, Ini Nama-namanya
4 Kabinda Naik Pangkat...
4 Kabinda Naik Pangkat Jadi Brigjen Awal September 2024, 2 Nama Teman Seangkatan KSAD Maruli Simanjuntak
Profil Letjen TNI Agus...
Profil Letjen TNI Agus Widodo, Jenderal Kopassus yang Kini Jabat Wakil Kepala BIN
5 Jenderal TNI Jabat...
5 Jenderal TNI Jabat Kepala BIN, 3 di Antaranya dari Satuan Kopassus
Perkuat Intelijen, Panglima...
Perkuat Intelijen, Panglima TNI Tunjuk 2 Brigjen Duduki Jabatan Strategis di BIN pada Mutasi Maret 2026
Rekomendasi
Soroti Kasus Penyekapan...
Soroti Kasus Penyekapan di Bandung, Veronica Tan Ingatkan Bahaya Hubungan Toxic
3 Fakta Terbaru Kasus...
3 Fakta Terbaru Kasus Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Batal Ajukan Gugatan Praperadilan
Ekuador vs Jerman: Der...
Ekuador vs Jerman: Der Panzer Bidik Rekor Sempurna
Berita Terkini
Gagas Forum Dialog,...
Gagas Forum Dialog, AHY Ajak Profesor dan Gen Z Rumuskan Masa Depan Indonesia
Dorong Kemandirian,...
Dorong Kemandirian, UMB Asah Kreativitas Siswa Disabilitas lewat Ekonomi Kreatif
Halte Transjakarta Tebet...
Halte Transjakarta Tebet Eco Park Tetap Beroperasi usai Ditabrak Truk
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Luncurkan Abu Vulkanik 1,2 Km
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Infografis
Penyebab Kasus Covid-19...
Penyebab Kasus Covid-19 di Indonesia Naik, Salah Satunya Mutasi Virus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved